XLSmart (EXCL)

XLSmart (EXCL) Ekspansi Sinyal 5G di Sulawesi, Incar Pertumbuhan Pendapatan Segmen Data

XLSmart (EXCL) Ekspansi Sinyal 5G di Sulawesi, Incar Pertumbuhan Pendapatan Segmen Data
XLSmart (EXCL) Ekspansi Sinyal 5G di Sulawesi, Incar Pertumbuhan Pendapatan Segmen Data

JAKARTA - Lanskap telekomunikasi di wilayah Indonesia Timur kini sedang bersiap menghadapi lompatan teknologi yang revolusioner. Sebagai salah satu pemain utama di industri ini, PT XLSmart Telecom Sejahtera Tbk. (EXCL) tengah bersiap memacu ekspansi jaringan generasi kelima (5G) di wilayah Sulawesi. 

Langkah strategis ini diambil sebagai respon atas keberhasilan penguatan fondasi digital di Kota Makassar, di mana perseroan kini mulai membidik lima wilayah strategis lainnya seiring dengan meningkatnya adopsi perangkat dan tingginya potensi belanja layanan data masyarakat di kawasan tersebut.

Kesiapan infrastruktur yang matang diiringi dengan analisis pasar yang tajam menjadi modal utama perusahaan dalam memperluas cakupan konektivitas super cepat ini. Head of Sales XLSmart Area Makassar Greater Adam Amran Achmad mengatakan saat ini terdapat lima kota di Sulawesi yang masuk dalam peta prioritas ekspansi 5G, yakni Parepare, Palopo, Manado, Palu, and Morowali. Wilayah-wilayah ini dinilai memiliki ekosistem pendukung yang kuat, terutama dari sisi tingkat penggunaan perangkat (handset) yang memadai.

Potensi Ekonomi Luar Biasa di Wilayah Morowali

Salah satu sorotan utama dalam rencana XLSmart (EXCL) ekspansi sinyal 5G kali ini adalah Morowali. Wilayah yang dikenal sebagai pusat industri nikel ini memiliki profil pelanggan yang sangat unik dan menggiurkan bagi operator seluler. Berdasarkan data internal perusahaan, wilayah tersebut mencatatkan rata-rata pendapatan per pengguna atau Average Revenue Per User (ARPU) yang sangat signifikan, jauh di atas rata-rata nasional.

ARPU Morowali tercatat mencapai Rp200.000-Rp300.000 per pelanggan. Angka fantastis ini jauh mengungguli performa kota-kota besar lainnya di Indonesia. Sebagai pembanding, ARPU Makassar berada di kisaran Rp57.000-Rp58.000, sementara ARPU nasional tercatat rata-rata hanya berada di angka Rp39.000. Data ini menunjukkan daya beli masyarakat di daerah industri sangat kuat, yang selaras dengan kebutuhan mereka akan akses internet berkualitas tinggi.

"Tingginya ARPU di daerah industri seperti Morowali serta kota besar lainnya di Sulawesi menjadi hal positif bagi kami untuk segera menyajikan layanan 5G guna mengoptimalkan potensi pendapatan dari segmen data," ungkap Adam.

Kesiapan Infrastruktur dan Dominasi di Makassar

Sebelum melancarkan rencana XLSmart (EXCL) ekspansi sinyal 5G ke kota lain, perusahaan telah mengukuhkan posisinya di Kota Makassar dengan cakupan jaringan yang hampir mencapai 100%. Prestasi ini menjadi barometer keberhasilan teknis yang akan direplikasi di wilayah prioritas lainnya di Sulawesi.

Dari total 1.700 Base Transceiver Station (BTS) yang meng-cover Makassar, sebanyak 300 site di antaranya telah mendukung teknologi 5G. Kesiapan menara ini sebenarnya sudah menyentuh hampir seluruh titik, namun perusahaan tetap menerapkan strategi yang terukur dalam aktivasinya. "Secara infrastruktur, seluruh menara kami sebenarnya sudah siap, tinggal diaktifkan saja. Namun, kami sangat mempertimbangkan kesiapan ekosistem perangkat di daerah tersebut agar penggelarannya efektif," tambah Adam.

Pertumbuhan Agresif dan Penetrasi Pengguna

Sejak diluncurkan beberapa bulan lalu di Makassar, penetrasi pengguna 5G memang menunjukkan tren pertumbuhan yang agresif. Hal ini membuktikan bahwa masyarakat Sulawesi sangat adaptif terhadap perkembangan teknologi terbaru. Berikut adalah data penetrasi pengguna yang berhasil dicatatkan:

Pada 2 bulan pertama, penetrasi 5G XLSmart langsung tembus 10%.

Posisi saat ini tercatat 23% dari total 250.000 pelanggan di Makassar.

Secara total di Sulawesi Selatan, XLSmart memiliki basis pelanggan sebanyak 1,2 juta dengan dukungan lebih dari 10.000 BTS 4G yang siap ditingkatkan (upgrade) sesuai kebutuhan pasar.

Untuk mendorong ekosistem yang lebih luas, XLSmart juga menjalin kolaborasi strategis dengan distributor perangkat telekomunikasi. Langkah ini bertujuan agar pelanggan mendapatkan kemudahan akses kartu perdana 5G di berbagai gerai mitra saat mereka melakukan pembelian perangkat baru. Sinergi ini diharapkan mampu mempercepat siklus perpindahan pengguna dari jaringan 4G ke 5G.

Pengalaman Pengguna dan Kecepatan Tanpa Batas

Fokus utama dari XLSmart (EXCL) ekspansi sinyal 5G adalah memberikan pengalaman digital yang tak tertandingi bagi pelanggan. Dari sisi pengalaman pengguna, lompatan teknologi ini menawarkan perbedaan kecepatan yang signifikan bagi pelanggan di Sulawesi. Jika jaringan 4G memiliki kecepatan rata-rata 40-50 Mbps, maka jaringan 5G mampu tembus 300-500 Mbps. Kecepatan ini memungkinkan aktivitas streaming kualitas tinggi, gaming tanpa lag, hingga mendukung kebutuhan industri digital lainnya.

Dengan menyandang predikat sebagai Fastest 5G Network di Indonesia pada 2025, XLSmart pun optimistis pertumbuhan pengguna di wilayah timur akan terus meningkat pesat. Keyakinan ini diperkuat oleh status Makassar sebagai salah satu kota dengan pertumbuhan ekonomi tercepat di Tanah Air, yang secara otomatis menjadi jangkar bagi pertumbuhan ekonomi di kota-kota sekitarnya seperti Parepare, Palu, hingga pusat industri Morowali. Melalui ekspansi ini, XLSmart tidak hanya sekadar membangun jaringan, tetapi juga menyediakan jalan tol informasi bagi kemajuan ekonomi di Sulawesi.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index