Cinema XXI

Dividen Rp980 Miliar Dibagikan CNMA, Ini Keputusan Lengkap RUPST Cinema XXI

Dividen Rp980 Miliar Dibagikan CNMA, Ini Keputusan Lengkap RUPST Cinema XXI
Dividen Rp980 Miliar Dibagikan CNMA, Ini Keputusan Lengkap RUPST Cinema XXI

JAKARTA - Kinerja positif yang dicatat sepanjang tahun buku 2025 mendorong PT Nusantara Sejahtera Raya Tbk, pengelola jaringan bioskop Cinema XXI, mengambil sejumlah keputusan strategis dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST). 

Salah satu yang paling menyita perhatian adalah pembagian dividen dalam jumlah besar kepada para pemegang saham, sekaligus langkah lanjutan untuk menjaga pertumbuhan bisnis ke depan.

RUPST yang digelar pada Senin, 6 April 2026 di Jakarta ini menjadi momentum penting bagi perusahaan untuk menegaskan arah strategi, mulai dari penggunaan laba bersih hingga perubahan struktur manajemen.

Keputusan Pembagian Dividen Tunai kepada Pemegang Saham

Dalam rapat tersebut, pemegang saham menyetujui pembagian dividen tunai untuk tahun buku 2025 sebesar Rp980 miliar atau setara Rp12 per saham. Nilai ini terdiri dari dividen interim sebesar Rp5 per saham yang telah dibayarkan pada 28 November 2025, serta sisa dividen sebesar Rp7 per saham yang akan dibagikan pada 28 April 2026.

Secara rinci, dividen tersebut mencakup Rp8,63 per saham yang berasal dari laba bersih tahun buku 2025, atau setara dengan 99,98% laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk. Selain itu, terdapat tambahan Rp3,37 per saham yang berasal dari saldo laba ditahan tahun-tahun sebelumnya.

Keputusan ini mencerminkan komitmen perusahaan dalam memberikan nilai tambah kepada pemegang saham sekaligus menjaga kepercayaan investor terhadap kinerja perseroan.

Distribusi Saham Treasury dan Strategi Korporasi

Selain pembagian dividen, RUPST juga menyetujui pengalihan saham hasil pembelian kembali atau treasury shares. Distribusi dilakukan melalui mekanisme proporsional kepada pemegang saham dengan rasio 50:1, di mana setiap pemegang 50 saham CNMA akan memperoleh 1 saham treasury.

Distribusi saham ini dijadwalkan berlangsung pada 28 April 2026, bersamaan dengan pembagian dividen tunai. Langkah ini menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk mengoptimalkan struktur permodalan sekaligus memberikan manfaat tambahan kepada investor.

Keputusan lain yang diambil dalam rapat ini mencakup persetujuan laporan tahunan serta pengesahan laporan keuangan konsolidasian untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2025.

Perubahan Susunan Direksi dan Dewan Komisaris

RUPST juga menyetujui perubahan susunan pengurus perseroan menyusul pengunduran diri Mohammad Noor Rachman Soejoeti dari posisi Komisaris Independen. Perubahan ini diharapkan dapat memperkuat tata kelola perusahaan serta mendukung strategi bisnis ke depan.

Susunan terbaru Direksi terdiri dari Suryo Suherman sebagai Direktur Utama, Arif Suherman, Tri Rudy Anitio, dan Dody Suhartono sebagai Direktur. Sementara itu, Dewan Komisaris dipimpin oleh Ongki Wanadjati Dana sebagai Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen, bersama Melia Suherman, Harris Lasmana, Sacheen Harris Lasmana, Ariani Vidya Sofjan sebagai Komisaris Independen, serta Edwin Surya Winarta.

Manajemen menyampaikan bahwa perubahan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat fondasi organisasi dalam menghadapi dinamika industri hiburan yang semakin kompetitif.

Kinerja Keuangan dan Ekspansi Jaringan Bioskop

Sepanjang 2025, Cinema XXI mencatat pendapatan sebesar Rp5,9 triliun, meningkat 2,6% dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar Rp5,7 triliun. Selain itu, perusahaan membukukan laba bersih setelah pajak sebesar Rp776,2 miliar dengan EBITDA mencapai Rp1,8 triliun.

Pertumbuhan ini turut didukung oleh ekspansi jaringan bioskop yang terus dilakukan perusahaan. Hingga akhir 2025, Cinema XXI telah mengoperasikan 267 bioskop dengan total 1.388 layar yang tersebar di 55 kota dan 30 kabupaten di seluruh Indonesia.

Ekspansi tersebut menunjukkan konsistensi perusahaan dalam memperluas jangkauan layanan sekaligus memperkuat posisinya sebagai salah satu pemain utama di industri bioskop nasional.

Komitmen Perusahaan Dorong Industri Film Nasional

Direktur Utama Cinema XXI, Suryo Suherman, menyampaikan optimisme terhadap prospek bisnis perusahaan ke depan. Ia menegaskan bahwa dukungan pemegang saham serta penguatan tata kelola menjadi kunci dalam menjaga pertumbuhan berkelanjutan.

“Dengan dukungan pemegang saham serta penguatan tata kelola perusahaan, kami optimistis Cinema XXI dapat terus menghadirkan pengalaman menonton terbaik bagi masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan industri film nasional,” ungkapnya.

Ke depan, perusahaan berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan, memperluas jaringan, serta menghadirkan inovasi dalam pengalaman menonton. Langkah ini diharapkan mampu memperkuat posisi Cinema XXI di tengah persaingan industri yang semakin ketat.

Dengan berbagai keputusan strategis yang diambil dalam RUPST, Cinema XXI menunjukkan arah yang jelas dalam menjaga kinerja bisnis sekaligus memberikan nilai optimal bagi pemegang saham dan industri secara keseluruhan.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index