PLN

Jelang Lebaran 2026, PLN Jatim Kerahkan 5.524 Personel untuk Jaga Keandalan Listrik

Jelang Lebaran 2026, PLN Jatim Kerahkan 5.524 Personel untuk Jaga Keandalan Listrik
Jelang Lebaran 2026, PLN Jatim Kerahkan 5.524 Personel untuk Jaga Keandalan Listrik

JAKARTA - Menjelang perayaan Idul Fitri, kebutuhan masyarakat terhadap pasokan listrik yang stabil biasanya meningkat. 

Aktivitas ibadah, mobilitas masyarakat, hingga kegiatan ekonomi yang meningkat selama Ramadan dan Lebaran membuat keandalan sistem kelistrikan menjadi salah satu aspek penting yang harus dijaga.

Untuk memastikan pelayanan listrik tetap optimal selama momen tersebut, berbagai langkah kesiapsiagaan dilakukan oleh PT PLN (Persero). Selain menyiapkan sumber daya manusia dalam jumlah besar, perusahaan juga mengerahkan berbagai peralatan pendukung serta memperkuat koordinasi dengan berbagai pihak guna mengantisipasi potensi gangguan yang mungkin terjadi.

Di wilayah Jawa Timur, PLN melakukan pengamanan sistem kelistrikan secara menyeluruh agar masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dan merayakan Idul Fitri dengan nyaman tanpa gangguan pasokan listrik. Langkah ini menjadi bagian dari upaya menjaga keandalan jaringan listrik selama periode siaga Lebaran.

Ribuan Personel Disiagakan Selama Masa Lebaran

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur mengerahkan 5.524 personel dilengkapi peralatan pendukung untuk melakukan pengamanan sistem kelistrikan selama masa Idul Fitri 1447 Hijriah pada 14-29 Maret 2026.

General Manager PLN UID Jawa Timur Ahmad Mustaqir menyatakan ribuan personel yang diterjunkan tersebut tersebar di 562 posko siaga seluruh Jawa Timur.

“Semua demi masyarakat dapat menjalankan ibadah serta merayakan Idul Fitri 1447 H dengan nyaman,” kata Ahmad Mustaqir di Surabaya, Rabu.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh sistem kelistrikan tetap berada dalam kondisi optimal selama masa siaga. Dengan menempatkan personel di berbagai titik strategis, PLN dapat merespons secara cepat apabila terjadi gangguan pada jaringan listrik.

Dukungan Peralatan untuk Antisipasi Gangguan

Selain itu, PLN juga menyiapkan peralatan pendukung seperti 92 genset, 62 UPS Mobile, 234 gardu bergerak, 15 truk crane, 399 mobil operasional, dan 457 motor operasional untuk memastikan respon cepat jika terjadi gangguan kelistrikan.

Ketersediaan berbagai peralatan tersebut memungkinkan tim teknis melakukan penanganan secara lebih cepat dan efektif apabila muncul kendala pada jaringan listrik. Dengan dukungan peralatan bergerak, perbaikan dapat segera dilakukan tanpa harus menunggu waktu lama.

Langkah antisipatif ini juga menjadi bagian dari strategi PLN untuk menjaga stabilitas pasokan listrik selama periode dengan tingkat konsumsi yang cenderung meningkat.

Pengamanan Listrik di Lokasi Prioritas

Dalam periode siaga ini, PLN turut melakukan pengamanan pada 562 lokasi prioritas di Jawa Timur yang meliputi tempat ibadah, rumah sakit, pusat transportasi, pusat perbelanjaan, kawasan wisata, hingga instansi pemerintahan.

Seluruh lokasi itu mendapatkan pengamanan berlapis untuk memastikan suplai listrik tetap andal selama momen Ramadhan dan Idul Fitri 1447 H.

Selanjutnya, PLN juga memastikan kecukupan pasokan listrik di sistem Jawa Timur yakni dengan daya mampu mencapai sekitar 9.815 MW dan cadangan daya lebih dari 2.600 MW.

Dengan kapasitas tersebut, PLN memastikan sistem kelistrikan di wilayah Jawa Timur memiliki cadangan daya yang cukup untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan listrik selama masa perayaan Idul Fitri.

Dukungan Infrastruktur Kendaraan Listrik dan Sinergi Antar Lembaga

Dalam mendukung mobilitas masyarakat khususnya pengguna kendaraan listrik, PLN juga menyiapkan 297 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di 158 lokasi tersebar berbagai wilayah Jawa Timur.

Infrastruktur ini disiapkan untuk mendukung perjalanan pemudik yang menggunakan kendaraan listrik agar tetap aman dan nyaman selama perjalanan.

PLN sekaligus memperkuat sinergi dengan berbagai pihak seperti TNI, Polri, PT KAI, Pertamina, BPBD, serta pemerintah daerah untuk pengamanan aset kelistrikan dan mitigasi potensi risiko termasuk cuaca ekstrem maupun gangguan jaringan.

"Kami memiliki program mudik gratis berkolaborasi dengan PT KAI, alhamdulillah animo membludak. Sebanyak 6.400 pemudik siap diberangkatkan dari Surabaya pada tanggal 17-18 Maret 2026," kata Ahmad.

Dengan langkah kesiapsiagaan ini, PLN berharap masyarakat dapat menjalani Ramadhan dan merayakan Idul Fitri dengan tenang didukung pasokan listrik yang andal di seluruh wilayah Jawa Timur.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index