JAKARTA — Lonjakan arus balik Lebaran mulai dirasakan di berbagai stasiun kereta api di Jakarta. PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI Daerah Operasi 1 Jakarta (Daop 1 Jakarta) mencatat jumlah penumpang yang tiba mencapai lebih dari 52 ribu orang dalam sehari, dengan Stasiun Pasar Senen menjadi titik kedatangan paling padat.
Data resmi KAI menunjukkan, sebanyak 52.056 penumpang tercatat tiba di wilayah operasional Daop 1 Jakarta. Angka ini mencerminkan tren kenaikan volume penumpang pada masa arus balik, terutama setelah libur Lebaran.
Menurut Manajer Humas KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko, volume kedatangan tertinggi terjadi di Stasiun Pasar Senen dengan total 18.250 penumpang, disusul oleh Stasiun Gambir yang melayani 16.700 penumpang.
“Sejak dimulainya periode arus balik, jumlah kedatangan penumpang menunjukkan tren yang cukup tinggi. Setiap harinya terjadi peningkatan yang signifikan, terutama di stasiun-stasiun utama seperti Pasar Senen dan Gambir,” ujar Ixfan dalam keterangan tertulis.
Pasar Senen Jadi Pusat Arus Balik Tersibuk
Stasiun Pasar Senen kembali menjadi pusat kedatangan penumpang tertinggi pada masa arus balik tahun ini. Dengan tingkat okupansi mencapai 104 persen, jumlah penumpang yang tiba bahkan melebihi kapasitas normal berkat adanya tambahan kursi berdiri pada sejumlah kereta.
Lonjakan penumpang ini juga terlihat dari penjualan tiket yang tembus 26.033 lembar, menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat untuk menggunakan transportasi kereta api dalam perjalanan mudik maupun arus balik.
Kepadatan penumpang di Stasiun Pasar Senen juga dirasakan oleh para pemudik seperti Ida, seorang apoteker dari Pondok Cabe yang melakukan perjalanan balik dari Yogyakarta. Ida memilih naik kereta karena waktu libur yang terbatas dan efisiensi waktu tempuh.
“Tahun ini saya memilih naik kereta karena waktu libur pendek. Kalau naik mobil bisa 10-12 jam, sedangkan kereta hanya 8 jam,” ujarnya saat ditemui di Stasiun Pasar Senen.
85 Keberangkatan Masih Beroperasi dari Jakarta
Selain kedatangan yang padat, aktivitas keberangkatan dari Jakarta juga masih tinggi. Pada periode arus balik ini, KAI Daop 1 mengoperasikan 85 perjalanan kereta api, dengan total kapasitas 49.184 tempat duduk yang disediakan bagi calon penumpang.
Hingga pagi hari, sebanyak 33.804 tiket telah terjual, mencerminkan tingkat keterisian rata-rata sekitar 69 persen. Stasiun Pasar Senen kembali mencatat keberangkatan tersibuk dengan 42 perjalanan dan tingkat keterisian mencapai 83 persen dari 27.316 kursi.
Sementara itu, Stasiun Gambir mengoperasikan 46 perjalanan kereta, namun tingkat keterisiannya baru mencapai 51 persen dari total 21.868 kursi. Masih tersedianya kursi di Gambir menjadi kesempatan bagi penumpang yang belum memesan tiket untuk segera melakukan pembelian.
“Masih cukup banyak kursi tersedia terutama di Gambir. Kami imbau pelanggan segera melakukan pemesanan tiket melalui kanal resmi untuk memastikan ketersediaan,” tambah Ixfan.
KAI Tambah 380 Perjalanan dan Sediakan Ratusan Ribu Kursi Tambahan
Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang selama masa mudik dan arus balik Lebaran, PT KAI telah melakukan sejumlah langkah strategis, termasuk menambahkan 380 perjalanan kereta api di berbagai rute utama. Dengan tambahan ini, total perjalanan kereta yang dioperasikan mencapai 1.876 perjalanan selama masa angkutan Lebaran.
Tambahan perjalanan ini memungkinkan KAI menyediakan 194.260 tempat duduk ekstra, sehingga lebih banyak masyarakat dapat menikmati perjalanan dengan kereta api tanpa kekhawatiran kehabisan tiket.
Secara keseluruhan, KAI Daop 1 Jakarta telah menjual 815.512 tiket dari total kapasitas 1.048.630 kursi yang tersedia, dengan rata-rata tingkat okupansi mencapai 78 persen. Ini menandakan kepercayaan masyarakat terhadap moda transportasi kereta api terus meningkat, terutama karena ketepatan waktu dan kenyamanan yang ditawarkan.
Puncak Arus Balik Diprediksi Segera Tiba
Direktur Utama KAI, Didiek Hartantyo, mengungkapkan bahwa puncak arus balik Lebaran diperkirakan akan terjadi dalam waktu dekat. Pihak KAI memproyeksikan puncak arus balik jatuh pada H+5 Lebaran, dengan jumlah penumpang bisa mencapai lebih dari 267 ribu orang dalam sehari.
“KAI memperkirakan puncak arus balik akan terjadi pada H+5 dengan jumlah penumpang mencapai 267.613 orang. Kami terus melakukan pemantauan dan penyesuaian agar pelayanan tetap optimal,” ujar Didiek dalam keterangan resminya.
KAI juga menegaskan komitmennya untuk menjaga keselamatan, ketepatan waktu, dan kenyamanan penumpang, terutama saat menghadapi lonjakan volume seperti saat ini.
Imbauan kepada Masyarakat: Segera Pesan Tiket dan Gunakan Kanal Resmi
Dengan meningkatnya permintaan tiket selama arus balik Lebaran, KAI terus mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan lebih awal dan melakukan pemesanan tiket melalui saluran resmi, seperti aplikasi KAI Access, website kai.id, dan mitra penjualan tiket resmi lainnya.
“Kami mengajak masyarakat untuk tidak menunda pemesanan tiket dan selalu menggunakan jalur resmi agar terhindar dari praktik penipuan atau tiket palsu,” tegas Ixfan.
Selain itu, KAI juga menyiagakan petugas tambahan di stasiun-stasiun utama untuk membantu penumpang, serta meningkatkan pengawasan di lapangan guna menjamin kelancaran operasional.
Kereta Api Tetap Jadi Pilihan Favorit Masyarakat
Kemudahan akses, tarif terjangkau, dan waktu tempuh yang kompetitif menjadikan kereta api sebagai pilihan transportasi favorit masyarakat, baik untuk mudik maupun arus balik. Dengan sistem reservasi daring yang semakin mudah, serta kenyamanan dan keamanan yang terus ditingkatkan, KAI berkomitmen menjadi moda transportasi andalan nasional.
“Kami ingin memastikan bahwa masyarakat dapat kembali dari kampung halaman ke Jakarta dengan selamat, nyaman, dan tepat waktu,” pungkas Didiek.
Dengan volume penumpang yang terus meningkat, KAI Daop 1 Jakarta terus berbenah dalam memberikan layanan terbaik. Dari kedatangan puluhan ribu penumpang hingga pengoperasian puluhan perjalanan setiap harinya, kereta api membuktikan diri sebagai tulang punggung transportasi nasional selama masa Lebaran. Bagi masyarakat yang belum mendapatkan tiket, segera lakukan pembelian sebelum kapasitas habis, terutama menjelang puncak arus balik.