Gas

Bupati Pesisir Barat Sidak Pangkalan untuk Pastikan Ketersediaan Gas LPG 3 Kg Menjelang Idul Fitri

Bupati Pesisir Barat Sidak Pangkalan untuk Pastikan Ketersediaan Gas LPG 3 Kg Menjelang Idul Fitri
Bupati Pesisir Barat Sidak Pangkalan untuk Pastikan Ketersediaan Gas LPG 3 Kg Menjelang Idul Fitri

JAKARTA - Menyikapi kelangkaan gas LPG 3 kg yang terjadi menjelang Hari Raya Idul Fitri, Bupati Pesisir Barat Lampung, Dedi Irawan, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke beberapa pangkalan, agen, dan toko di wilayah setempat. Langkah ini dilakukan untuk memastikan pasokan gas LPG tersedia dengan cukup dan harga yang diterapkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Sidak tersebut dilakukan di beberapa titik strategis, di antaranya pangkalan gas LPG di Pekon Seray, Lingkungan Pasar Mulia Timur02/Pagar Baru Kelurahan Pasar Krui Kecamatan Pesisir Tengah, Pekon Padang Haluan Kecamatan Krui Selatan, dan Pekon Bumi Waras Kecamatan Way Krui. Bupati Dedi Irawan turun langsung ke lapangan untuk memantau distribusi dan mendengarkan langsung keluhan masyarakat terkait permasalahan gas bersubsidi ini.

Komitmen Pemerintah Daerah

Dalam sidak tersebut, Bupati Dedi Irawan menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat akan segera berkoordinasi dengan pihak terkait guna memastikan tidak ada lagi kelangkaan gas LPG 3 kg di daerah tersebut. Selain itu, ia juga menyoroti potensi permainan harga yang dilakukan oleh distributor, agen, maupun pangkalan.

“Pemkab Pesibar akan segera berkoordinasi dengan pihak terkait agar bisa memastikan tidak ada lagi kejadian-kejadian kelangkaan gas LPG subsidi dan permainan harga baik dari distributor, pangkalan, dan agen yang ada di Pesibar,” ujar Bupati Dedi Irawan saat melakukan sidak.

Lebih lanjut, ia meminta agar seluruh distributor, agen, dan pangkalan menjalankan tugasnya dengan baik dalam menyalurkan suplai gas LPG subsidi. Distribusi harus dilakukan sesuai dengan ketentuan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan.

Saat ini, HET untuk gas LPG 3 kg di Kabupaten Pesisir Barat telah ditetapkan sebesar Rp 21 ribu per tabung. Oleh karena itu, bupati mengingatkan kepada seluruh pihak yang terlibat dalam distribusi agar tidak melakukan praktik-praktik yang merugikan masyarakat.

Sanksi Tegas bagi Pelanggar

Bupati Dedi Irawan juga menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak akan segan-segan memberikan sanksi tegas bagi distributor maupun agen yang terbukti mempermainkan harga atau menimbun pasokan gas LPG 3 kg.

“Bagi distributor ataupun agen yang bermain-main dengan harga, kami pastikan akan ada tindak lanjut dan akan berlaku ke depannya karena ini menyangkut keperluan masyarakat,” tegasnya.

Selain memastikan harga tetap sesuai dengan HET, pemerintah daerah juga akan melakukan pengawasan ketat terhadap mekanisme distribusi agar gas LPG bersubsidi benar-benar sampai kepada masyarakat yang berhak. Pihaknya akan melakukan evaluasi berkala dan berkoordinasi dengan instansi terkait, termasuk Pertamina dan aparat penegak hukum, guna memastikan distribusi berjalan dengan baik.

Dukungan Masyarakat dan Harapan ke Depan

Bupati Dedi Irawan berharap agar pangkalan dan agen gas LPG di Kabupaten Pesisir Barat dapat bekerja sama dalam memastikan pasokan gas tetap aman dan tersedia bagi masyarakat, terutama menjelang Hari Raya Idul Fitri yang biasanya terjadi peningkatan konsumsi.

“Harga juga harus sesuai dengan HET sehingga tidak ada lagi keluhan dari masyarakat, dan ketersediaannya gas LPG juga harus dipastikan khususnya menjelang Hari Raya Idul Fitri,” katanya.

Selain itu, masyarakat juga diminta untuk melaporkan jika menemukan indikasi penyelewengan dalam distribusi gas LPG subsidi. Pemerintah daerah siap menindaklanjuti setiap laporan demi menjaga stabilitas pasokan dan harga di pasaran.

Dengan langkah sigap yang dilakukan pemerintah daerah, diharapkan ketersediaan gas LPG 3 kg dapat tetap stabil dan masyarakat tidak mengalami kesulitan dalam mendapatkan bahan bakar rumah tangga tersebut. Langkah ini juga diharapkan dapat memberikan efek jera bagi pihak-pihak yang mencoba mencari keuntungan dengan cara yang tidak bertanggung jawab.

Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat berkomitmen untuk terus mengawal kebijakan ini demi kesejahteraan masyarakat dan memastikan kebutuhan pokok, termasuk gas LPG bersubsidi, tetap terjangkau dan tersedia dengan baik di seluruh wilayah.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index