JAKARTA - Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) kembali menggelar program Mudik Bareng Gratis untuk masyarakat dalam rangka menyambut Idulfitri 1446 H. Tahun ini, sebanyak 10.833 pemudik telah difasilitasi melalui program tersebut dengan menggunakan tiga moda transportasi, yakni transportasi darat, kereta api, dan laut.
Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, secara simbolis melepas keberangkatan 636 peserta Mudik Bareng Pemprov Sumut di halaman Stasiun Kereta Api Medan, Jalan Kereta Api, Kota Medan. Dalam kesempatan itu, Bobby mengimbau para pemudik untuk berhati-hati di perjalanan, menjaga kesehatan, serta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima sebelum berangkat.
Mudik Bareng Pemprov Sumut 2025
Dalam sambutannya, Bobby Nasution menegaskan bahwa program Mudik Bareng ini bertujuan untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat yang ingin merayakan Idulfitri bersama keluarga di kampung halaman.
“Pada hari ini kita secara bersama-sama, secara simbolis, melepas pemudik dengan angkutan kereta api tujuan Medan-Tanjungbalai. Jumlahnya kurang lebih 636 orang. Pemerintah Provinsi Sumut ingin bersama-sama merasakan kebersamaan seluruh masyarakat Sumut dalam merayakan Idulfitri dengan keluarga,” ujar Bobby.
Lebih lanjut, Bobby juga mengingatkan para pemudik untuk tidak memaksakan diri apabila merasa lelah dan mengantuk di perjalanan. Ia menyarankan agar para pemudik beristirahat sejenak guna memastikan perjalanan tetap aman dan nyaman.
“Sebelum berangkat mudik, pastikan kesehatan fisik dan kondisi kendaraan dalam keadaan optimal agar tidak mengalami kendala di jalan. Kami berharap program mudik gratis ini tidak hanya menjadi momen silaturahmi, tetapi juga turut serta membantu perputaran ekonomi di daerah tujuan pemudik,” tambahnya.
Upaya Menekan Kecelakaan Lalu Lintas
Kepala Dinas Perhubungan Sumut, Agustinus Panjaitan, menyampaikan bahwa pelepasan pemudik yang menggunakan moda kereta api pada hari tersebut merupakan bagian dari rangkaian program Mudik Bareng Pemprov Sumut. Sebanyak enam rangkaian kereta api diberangkatkan menuju Tanjungbalai.
“Pada hari ini, kami melepas keberangkatan peserta mudik melalui angkutan kereta api berjumlah 636 orang ke Tanjungbalai. Kemarin, pada jam yang sama, telah berangkat kloter pertama dengan tujuan yang sama,” jelas Agustinus.
Ia juga menambahkan bahwa program Mudik Bareng ini merupakan langkah strategis untuk menyediakan layanan transportasi yang aman selama masa mudik serta menekan angka kecelakaan lalu lintas.
“Kita tahu bahwa berdasarkan data tahun 2024 dari Kepolisian Daerah Sumut, sebanyak 1.813 orang meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas. Rata-rata ada 4-5 korban meninggal setiap harinya. Ini angka yang cukup tinggi dan menjadi perhatian kita semua. Salah satu upaya intervensi yang dilakukan adalah menyediakan layanan angkutan massal secara khusus. Selain itu, ini juga sejalan dengan arahan Gubernur Sumut dalam mengendalikan inflasi dengan mengurangi biaya transportasi masyarakat,” terangnya.
Jadwal Keberangkatan dan Kepulangan Pemudik
Menurut Agustinus, total pemudik yang mengikuti program Mudik Bareng Pemprov Sumut tahun ini mencapai 10.833 orang. Para pemudik telah diberangkatkan secara bertahap sejak 26 Maret hingga 29 Maret. Sementara itu, jadwal kepulangan pemudik yang difasilitasi oleh pemerintah akan berlangsung pada 5 hingga 7 April.
Untuk memastikan kelancaran program ini, Pemprov Sumut bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk PT KAI dan instansi terkait lainnya. Bobby Nasution bersama Wakil Gubernur Sumut, Surya, turut serta dalam pengecekan kesiapan masinis sebelum pelepasan keberangkatan pemudik menggunakan kereta api tujuan Medan-Tanjungbalai.
Program Mudik Bareng Gratis ini mendapat apresiasi dari masyarakat karena dinilai sangat membantu, terutama bagi mereka yang ingin merayakan Idulfitri di kampung halaman tetapi menghadapi keterbatasan biaya transportasi. Dengan adanya program ini, pemerintah berharap bisa memberikan kenyamanan dan keamanan bagi para pemudik serta mengurangi risiko kecelakaan di jalan raya.