JAKARTA – BPJS Kesehatan memastikan bahwa pelayanan bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) tetap berjalan lancar meskipun selama libur hari raya Idul Fitri 1446 Hijriah. Hal ini disampaikan oleh Kepala Cabang BPJS Kesehatan Banda Aceh, Manna, dalam konferensi pers yang digelar di Banda Aceh.
Menurut Manna, meskipun banyak fasilitas kesehatan terdaftar (FKTP) tutup selama libur Lebaran, para peserta JKN tetap bisa mengakses pelayanan kesehatan dengan mudah. "Jika nanti FKTP terdekat tidak beroperasi, mereka bisa mencari FKTP lain yang buka. Jika kondisi gawat darurat, rumah sakit wajib melayani tanpa rujukan," ujar Manna, menjelaskan tentang kesiapan BPJS Kesehatan dalam memberikan akses layanan yang mudah selama libur Lebaran.
Pihak BPJS Kesehatan juga memberikan sejumlah kemudahan bagi peserta JKN, terutama bagi mereka yang membutuhkan pengambilan obat rutin atau yang terdaftar dalam Program Rujuk Balik (PRB). Selama periode liburan, peserta JKN dapat mengambil obat lebih awal, yaitu 7 hari sebelum tanggal jatuh tempo. "Mereka boleh mengambil obat 7 hari sebelum jatuh tempo, supaya tidak terkendala dengan obat saat libur Lebaran nanti," tambah Manna.
Kemudahan Pengambilan Obat dan Program Rujuk Balik (PRB)
Biasanya, para peserta harus mengambil obat sesuai dengan jadwal yang ditentukan oleh rumah sakit atau FKTP tempat mereka terdaftar. Namun, untuk memudahkan para peserta yang mungkin sedang bepergian atau mudik, BPJS Kesehatan mengizinkan mereka mengambil obat lebih cepat selama libur Lebaran.
Bahkan, BPJS Kesehatan juga mempermudah peserta PRB, dengan memberikan kesempatan untuk mengambil obat di fasilitas kesehatan tempat tujuan mudik. Hal ini diharapkan bisa mengurangi hambatan bagi peserta yang mungkin kesulitan mengakses layanan di tempat asalnya. "Obat bisa diambil di pelayanan kesehatan tempat tujuan mudik, ini salah satu upaya untuk memberikan kenyamanan bagi peserta yang sedang dalam perjalanan," ujar Manna.
Pastikan Kepesertaan JKN Tetap Aktif Sebelum Mudik
Dalam kesempatan yang sama, Manna juga mengingatkan peserta JKN untuk memastikan status kepesertaan mereka tetap aktif sebelum mudik. Hal ini penting untuk menghindari masalah saat membutuhkan layanan kesehatan di tengah perjalanan. "Pastikan status kepesertaan JKN senantiasa aktif, supaya terhindar dari denda layanan rawat inap. Bagi peserta JKN mandiri, jangan lupa bayar iuran sebelum tanggal 10," ujar Manna.
Untuk memudahkan pengecekan status kepesertaan, BPJS Kesehatan menyediakan beberapa saluran komunikasi, seperti Aplikasi Mobile JKN, Care Center 165, dan layanan WhatsApp PANDAWA (0811 8 165 165). Layanan ini memungkinkan peserta untuk mengecek status kepesertaan mereka tanpa perlu mengunjungi kantor BPJS Kesehatan secara langsung.
Layanan Piket dan Layanan Administrasi di Tengah Libur Lebaran
Manna juga mengungkapkan bahwa selama libur Lebaran, BPJS Kesehatan akan tetap membuka layanan administrasi di beberapa kantor cabang. Piket layanan administrasi akan dibuka pada 28 Maret, 2, 3, 4, dan 7 April 2025, mulai pukul 08.00 hingga 12.00 WIB. "Untuk layanan administrasi, peserta JKN tidak perlu datang ke kantor, mereka bisa memanfaatkan layanan PANDAWA yang tetap beroperasi 24 jam," ujarnya.
Dengan adanya layanan ini, peserta JKN dapat tetap mengakses layanan administrasi secara fleksibel tanpa harus datang langsung ke kantor cabang BPJS Kesehatan. Hal ini menjadi langkah strategis untuk mendukung kenyamanan peserta yang mungkin berada di luar kota atau sedang mudik.
Posko Kesehatan untuk Pemudik
Selain layanan BPJS Kesehatan, Dinas Kesehatan (Dinkes) Banda Aceh juga berkolaborasi untuk menyediakan layanan kesehatan bagi pemudik. Kabid Pelayanan Kesehatan Dinkes Banda Aceh, Isril, menyampaikan bahwa mereka membuka posko kesehatan di Terminal L300 Lueng Bata mulai Rabu, 26 Maret hingga 8 April 2025. Posko ini juga dilengkapi dengan ambulans untuk membantu pemudik yang membutuhkan pertolongan medis selama perjalanan.
Posko kesehatan lainnya juga dibuka di Terminal Batoh oleh Dinkes Aceh untuk memberikan pelayanan bagi pemudik yang melintasi wilayah tersebut. "Kami membuka posko kesehatan di beberapa terminal untuk memberikan pelayanan kesehatan bagi pemudik. Kami juga menyediakan ambulans untuk situasi darurat," kata Isril.
Dengan berbagai kemudahan dan jaminan pelayanan yang diberikan selama libur Lebaran, BPJS Kesehatan berkomitmen untuk memastikan peserta JKN tetap mendapatkan akses kesehatan yang memadai, meskipun dalam masa libur panjang. Selain itu, kolaborasi antara BPJS Kesehatan dan Dinkes Banda Aceh dalam membuka posko kesehatan di terminal-terminal penting juga diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi pemudik.
Dengan layanan yang tetap berjalan selama libur Lebaran dan kemudahan yang diberikan kepada peserta, BPJS Kesehatan berusaha untuk memaksimalkan kenyamanan dan kepuasan peserta JKN dalam menjalani liburan, tanpa khawatir akan masalah kesehatan yang mungkin muncul.