JAKARTA - Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446 H, stok bahan bakar minyak (BBM) di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Jalan Diponegoro, Palu, Sulawesi Tengah, dipastikan dalam kondisi aman. Pasokan BBM, termasuk Pertalite, Pertamax, dan Solar, tetap stabil meskipun terjadi peningkatan permintaan dari masyarakat yang bersiap menghadapi arus mudik dan perayaan Lebaran.
Pihak SPBU telah melakukan berbagai langkah antisipasi untuk memastikan distribusi BBM tetap berjalan lancar tanpa kendala. Salah seorang petugas SPBU di Jalan Diponegoro menyatakan bahwa pasokan BBM telah dipersiapkan dengan baik untuk menghadapi lonjakan konsumsi.
Antisipasi Lonjakan Permintaan BBM
"Kami sudah melakukan antisipasi dengan menambah stok untuk menghadapi arus mudik dan pulang kampung. Saat ini, pasokan lancar dan tidak ada kekurangan," ujar salah seorang petugas SPBU Jl. Diponegoro kepada awak media, Rabu 26 Maret 2025.
Petugas tersebut juga menjelaskan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan Pertamina guna memastikan distribusi BBM berjalan tanpa hambatan selama periode Lebaran. Menurutnya, penambahan stok telah dilakukan untuk menjamin ketersediaan BBM bagi masyarakat.
"Kami mendapat jaminan pasokan tambahan untuk mengantisipasi peningkatan konsumsi. Dengan langkah ini, kami berharap masyarakat tetap tenang dan tidak panik dalam membeli BBM," tambahnya.
Imbauan Agar Masyarakat Tidak Menimbun BBM
Selain memastikan stok tetap tersedia, pihak SPBU juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian berlebihan atau menimbun BBM secara tidak perlu. Hal ini dilakukan guna mencegah kelangkaan akibat lonjakan permintaan yang tidak wajar.
"Kami harap masyarakat bisa bijak dalam membeli BBM agar distribusi tetap merata dan tidak terjadi kekurangan di kemudian hari," kata petugas SPBU tersebut.
Senada dengan hal itu, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi juga memastikan bahwa stok BBM di seluruh wilayah Sulawesi, termasuk di Palu, dalam kondisi aman menjelang Lebaran. Langkah ini diambil untuk mengakomodasi kebutuhan masyarakat yang meningkat pada musim mudik tahun ini.
Persiapan Pertamina Menyambut Mudik Lebaran
Pertamina juga menyiapkan layanan tambahan seperti SPBU kantong dan motorist BBM untuk melayani pemudik yang membutuhkan bahan bakar di jalur-jalur padat. SPBU kantong adalah tangki BBM bergerak yang ditempatkan di lokasi strategis guna mengantisipasi permintaan tinggi di titik-titik tertentu.
"Kami telah menyiapkan berbagai strategi, termasuk penguatan stok di SPBU utama dan menambah layanan BBM siaga seperti SPBU kantong serta motorist BBM. Ini semua kami lakukan demi memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi selama momen mudik dan Idul Fitri," ujar Unit Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi dalam keterangannya.
Kesiapan SPBU di Palu Hadapi Peningkatan Permintaan
Menjelang Idul Fitri, SPBU di Palu tidak hanya meningkatkan pasokan BBM tetapi juga memastikan pelayanan berjalan optimal. Pengawasan terhadap kualitas dan takaran BBM terus dilakukan guna menjaga kepercayaan masyarakat. Beberapa SPBU juga memperpanjang jam operasional guna mengantisipasi antrean panjang, terutama di jam-jam sibuk.
Pemerintah daerah dan aparat kepolisian setempat juga ikut mengawasi distribusi BBM di sejumlah SPBU untuk memastikan tidak terjadi penyimpangan, seperti penimbunan atau praktik curang dalam penjualan BBM.
Dengan berbagai langkah yang telah diambil oleh Pertamina dan pihak SPBU, masyarakat Palu diharapkan tidak perlu khawatir akan ketersediaan BBM selama periode Lebaran 2025. Seluruh pihak terkait terus berkoordinasi untuk memastikan pasokan tetap lancar. Masyarakat pun diminta untuk tetap bijak dalam membeli BBM agar distribusi berjalan merata dan tidak terjadi kepanikan akibat informasi yang tidak akurat.
Dengan adanya jaminan dari Pertamina dan pengawasan ketat di lapangan, diharapkan perayaan Idul Fitri tahun ini dapat berjalan dengan lancar tanpa kendala dalam hal ketersediaan bahan bakar.