JAKARTA - Hitachi Energy mengumumkan investasi tambahan lebih dari USD250 juta untuk memperluas produksi global komponen transformator hingga tahun 2027. Keputusan ini merupakan tindak lanjut dari investasi USD6 miliar yang telah dialokasikan sebelumnya, yang mencerminkan tingginya permintaan transformator di seluruh dunia akibat meningkatnya elektrifikasi industri.
Lonjakan Permintaan Transformator Dorong Investasi Besar
Seiring dengan meningkatnya elektrifikasi di berbagai sektor, termasuk pusat data dan kecerdasan buatan (AI), permintaan listrik mengalami lonjakan signifikan. Kondisi ini berdampak langsung pada kebutuhan transformator yang semakin tinggi. Menanggapi hal ini, Hitachi Energy memperluas kapasitas produksinya dan memperkuat rantai pasokan tidak hanya di Amerika Serikat (AS) tetapi juga di berbagai negara lainnya.
CEO Hitachi Energy, Andreas Schierenbeck, menegaskan bahwa sebagai produsen transformator terbesar di dunia, pihaknya memiliki tanggung jawab untuk mempercepat produksi guna memenuhi kebutuhan pasar yang terus berkembang.
“Sebagai produsen transformator terbesar, kami memiliki tanggung jawab untuk memperluas kapasitas dan mempercepat pengiriman transformator serta komponen penting lainnya guna membantu industri ini berkembang lebih cepat,” ujar Andreas Schierenbeck dalam pernyataan resminya.
Ekspansi Produksi di AS dan Global
Investasi baru ini akan memperkuat kemampuan manufaktur Hitachi Energy di seluruh AS, termasuk pabrik transformator yang berlokasi di Virginia, Missouri, dan Mississippi. Selain meningkatkan kapasitas produksi transformator, ekspansi ini juga mencakup komponen penting seperti bushing dan insulasi, yang menjadi elemen utama dalam operasional transformator.
Selain di AS, Hitachi Energy juga memperkuat manufakturnya di Asia, Amerika Selatan, dan Eropa guna memastikan rantai pasokan yang lebih tangguh dan berkelanjutan. Langkah ini diyakini dapat membantu mengatasi kekurangan pasokan transformator yang tengah terjadi di pasar global.
“Kami melihat peningkatan permintaan transformator tidak hanya di AS tetapi juga di berbagai wilayah lain. Dengan investasi ini, kami memastikan pasokan tetap stabil dan mendukung transisi energi bersih secara global,” tambah Schierenbeck.
Dampak Positif terhadap Energi Bersih
Investasi ini juga selaras dengan visi Hitachi Energy dalam mendukung transisi ke energi bersih. Transformator memiliki peran penting dalam mengintegrasikan sumber energi terbarukan ke dalam jaringan listrik, sehingga ekspansi ini diharapkan dapat mempercepat penggunaan energi hijau secara luas.
Dalam beberapa tahun terakhir, kebutuhan transformator mengalami pertumbuhan pesat, terutama karena semakin banyak negara yang beralih ke sumber energi terbarukan seperti tenaga surya dan angin. Dengan peningkatan produksi, Hitachi Energy berupaya memastikan infrastruktur kelistrikan global siap menghadapi perubahan besar dalam sistem energi.
Memperkuat Ketahanan Rantai Pasokan
Selain meningkatkan produksi, Hitachi Energy juga berkomitmen untuk memperkuat rantai pasokan guna menghindari potensi kendala distribusi. Selama beberapa tahun terakhir, industri transformator mengalami keterbatasan suplai akibat gangguan logistik dan meningkatnya biaya bahan baku. Dengan ekspansi ini, perusahaan berharap dapat meningkatkan ketahanan rantai pasokan dan memastikan ketersediaan produk secara konsisten.