Garuda Indonesia

Garuda Indonesia dan Citilink Tambah 341 Penerbangan Ekstra untuk Lebaran 2025

Garuda Indonesia dan Citilink Tambah 341 Penerbangan Ekstra untuk Lebaran 2025
Garuda Indonesia dan Citilink Tambah 341 Penerbangan Ekstra untuk Lebaran 2025

JAKARTA - Menyambut lonjakan jumlah penumpang selama musim mudik Lebaran 2025, Garuda Indonesia Group mengumumkan penambahan sebanyak 341 penerbangan ekstra. Kebijakan ini diterapkan untuk mengakomodasi tingginya permintaan perjalanan udara pada periode arus mudik dan arus balik Lebaran tahun ini.

Direktur Niaga Garuda Indonesia, Ade R. Susardi, mengatakan bahwa penerbangan tambahan ini terdiri dari 315 penerbangan ekstra yang dioperasikan oleh Garuda Indonesia serta 26 penerbangan tambahan oleh Citilink. "Ratusan penerbangan tambahan ini kami hadirkan guna memenuhi kebutuhan transportasi udara pada rute-rute dengan keterisian tinggi selama musim Lebaran," ujar Ade dalam keterangannya.
 

1,9 Juta Kursi Disediakan untuk Perjalanan Domestik dan Internasional
 

Selain menambah penerbangan ekstra, Garuda Indonesia Group juga telah menyiapkan sekitar 1,9 juta kursi untuk penerbangan domestik maupun internasional selama periode angkutan Lebaran 2025.

"Terdiri dari 1.027.255 kursi yang dilayani melalui 5.710 penerbangan Garuda Indonesia, serta 902.830 kursi yang dilayani melalui sedikitnya 5.196 frekuensi penerbangan Citilink," jelas Ade. Dengan jumlah ini, perusahaan berharap dapat memenuhi tingginya permintaan masyarakat yang ingin bepergian saat Lebaran.

Ade juga menambahkan bahwa pada musim angkutan Lebaran tahun ini, Garuda Indonesia Group memperkirakan pertumbuhan jumlah penumpang akan meningkat sekitar 5-8% dibandingkan dengan puncak musim mudik tahun sebelumnya. Menurutnya, puncak arus mudik Lebaran 2025 diprediksi akan terjadi pada 28 Maret 2025, sementara puncak arus balik diperkirakan pada 6 April 2025.
 

Persiapan Inflight Catering dengan Menu Khas Lebaran
 

Sebagai bagian dari persiapan operasional dalam menyambut musim mudik, Garuda Indonesia Group melalui Aerofood ACS juga meningkatkan kapasitas produksi layanan inflight catering.

Direktur Operasi Aerofood ACS, Yanti Herlina R. Siregar, mengatakan bahwa selama periode Lebaran 2025, rata-rata produksi makanan dalam penerbangan (inflight meals) meningkat menjadi 58 ribu penyajian per hari. Jumlah ini mengalami kenaikan sekitar 30% dibandingkan dengan periode libur Lebaran tahun sebelumnya, yang rata-rata memproduksi 43.383 makanan per hari.

"Kami terus mengoptimalkan kesiapan operasional untuk memastikan pelayanan yang berkualitas dan memenuhi prosedur keamanan pangan dengan standar internasional," kata Yanti. "Selain itu, kami menghadirkan berbagai hidangan khas Lebaran seperti lontong sayur, opor ayam, rendang, serta kurma untuk memberikan pengalaman yang lebih berkesan bagi para penumpang selama perjalanan."
 

Rute-Rute Favorit Pemudik
 

Penerbangan tambahan yang disediakan oleh Garuda Indonesia Group akan difokuskan pada rute-rute favorit yang mengalami lonjakan permintaan tinggi. Beberapa destinasi utama yang menjadi tujuan mudik antara lain:

Jakarta - Surabaya

Jakarta - Yogyakarta

Jakarta - Semarang

Jakarta - Medan

Jakarta - Makassar

Sementara untuk penerbangan internasional, rute seperti Jakarta - Kuala Lumpur dan Jakarta - Singapura juga mengalami peningkatan pemesanan tiket yang signifikan.
 

Antisipasi Kenaikan Harga Tiket
 

Dengan meningkatnya jumlah pemudik yang menggunakan moda transportasi udara, harga tiket pesawat juga berpotensi mengalami kenaikan. Namun, Garuda Indonesia memastikan bahwa harga tiket yang diberlakukan tetap berada dalam batas tarif yang diatur oleh Kementerian Perhubungan.

"Kami selalu mengikuti regulasi terkait batas tarif tiket pesawat dan memastikan harga yang ditawarkan masih dalam kategori wajar. Kami juga menyediakan berbagai promo khusus bagi pelanggan yang memesan tiket lebih awal," tambah Ade R. Susardi.
 

Imbauan bagi Penumpang
 

Seiring dengan meningkatnya volume penumpang selama periode Lebaran, Garuda Indonesia Group mengimbau para penumpang untuk datang lebih awal ke bandara guna menghindari antrean panjang di area check-in dan pemeriksaan keamanan.

Selain itu, perusahaan juga mendorong penggunaan fasilitas check-in online dan self-check-in di bandara untuk mempercepat proses keberangkatan. "Kami mengimbau seluruh penumpang agar memanfaatkan layanan check-in online yang tersedia melalui website dan aplikasi resmi kami untuk mempermudah proses perjalanan mereka," pungkas Ade.

Dengan berbagai persiapan yang telah dilakukan, Garuda Indonesia Group berharap dapat memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat selama periode mudik Lebaran 2025. Penambahan penerbangan ekstra serta peningkatan layanan diharapkan dapat memberikan kenyamanan dan kemudahan bagi para pemudik yang ingin berkumpul dengan keluarga di kampung halaman.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index