Liga Inggris

Liverpool Kian Dekat dengan Gelar Premier League, Yossi Benayoun Yakin The Reds Akan Juara

Liverpool Kian Dekat dengan Gelar Premier League, Yossi Benayoun Yakin The Reds Akan Juara
Liverpool Kian Dekat dengan Gelar Premier League, Yossi Benayoun Yakin The Reds Akan Juara

JAKARTA - Liverpool semakin dekat untuk mengamankan gelar juara Premier League musim ini. Dengan keunggulan 12 poin di puncak klasemen dan hanya menyisakan sembilan pertandingan, The Reds berada dalam posisi yang sangat menguntungkan untuk meraih trofi liga yang telah lama dinantikan. Meski sempat mengalami kekalahan di Liga Champions melawan Paris Saint-Germain serta di final Piala Liga melawan Newcastle United, harapan tim asuhan Arne Slot tetap tinggi untuk menuntaskan musim dengan sukses.

Kebangkitan semangat suporter Liverpool semakin terasa setelah kemenangan 2-0 atas Manchester City pada Februari lalu. Nyanyian khas mereka, "We're gonna win the league", kembali menggema di Anfield, mengingatkan pada momen-momen kejayaan klub di masa lalu. Namun, sejarah juga menunjukkan bahwa perayaan dini bisa berujung kekecewaan, seperti yang terjadi pada musim 2008/09 ketika Liverpool sempat memimpin klasemen sebelum disalip oleh Manchester United yang tampil konsisten hingga akhir musim.

Mantan gelandang Liverpool, Yossi Benayoun, yang pernah menjadi bagian dari skuad The Reds pada musim tersebut, mengakui bahwa dirinya sempat yakin Liverpool akan menjuarai liga setelah mencetak gol kemenangan melawan Fulham. Namun, nasib berkata lain ketika Federico Macheda mencetak gol kemenangan bagi Manchester United sehari setelahnya, yang kemudian membawa Setan Merah ke tangga juara.

Benayoun: Liverpool Punya Peluang Besar untuk Juara

Meski pernah mengalami kekecewaan, Benayoun percaya bahwa situasi kali ini berbeda dan The Reds memiliki peluang besar untuk meraih gelar Premier League musim ini. "Saya yakin gelar Premier League ada di tangan Liverpool. Sayang mereka gagal di Piala Liga dan Liga Champions, tetapi gelar liga adalah yang paling penting di Inggris," ujar Benayoun dalam wawancara dengan Liverpool ECHO.

Benayoun merupakan salah satu pemain yang pernah menjadi bagian penting dalam skuad Liverpool. Selama tiga musim di Anfield, ia mencatatkan 134 penampilan dengan torehan 29 gol dan 20 assist. Ia juga turut merasakan pahitnya kegagalan Liverpool dalam perebutan trofi, termasuk kekalahan dramatis dari Chelsea di semifinal Liga Champions pada 2008 dan 2009.

Namun, perjalanan Benayoun di Liverpool juga diwarnai oleh keputusan sulit. Ia mengungkapkan bahwa dirinya sebenarnya ingin bertahan di Anfield lebih lama, tetapi merasa kurang dihargai oleh manajer saat itu, Rafael Benitez. Akhirnya, pada tahun 2010, ia memilih untuk hengkang ke Chelsea. Ironisnya, meski gagal meraih trofi bersama Liverpool, ia justru memenangkan gelar Liga Europa bersama Chelsea pada tahun 2013.

Liverpool Siap Raih Trofi yang Ditunggu-Tunggu

Terlepas dari masa lalunya, Liverpool tetap menjadi klub yang memiliki tempat khusus di hati Benayoun. Bahkan, dalam laga reuni antara Liverpool dan Chelsea baru-baru ini, ia memilih untuk tidak membela salah satu tim dan hanya menikmati suasana nostalgia di Anfield.

Kini, dengan hanya beberapa laga tersisa, Liverpool memiliki semua yang dibutuhkan untuk mengamankan gelar juara Premier League. Di bawah kepemimpinan Arne Slot, The Reds menunjukkan permainan yang solid dan mampu mempertahankan keunggulan mereka di puncak klasemen.

Para pendukung Liverpool di seluruh dunia kini menanti saat ketika mereka akhirnya bisa merayakan keberhasilan yang sudah di depan mata. Jika Liverpool mampu mempertahankan performa impresif mereka hingga akhir musim, maka tidak ada yang bisa menghentikan The Reds untuk kembali mengangkat trofi Premier League dan menambah catatan sejarah gemilang mereka.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index