JAKARTA – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan bahwa stok bahan bakar minyak (BBM), gas LPG, dan listrik dalam kondisi aman menjelang Hari Raya Idulfitri 1446 H.
"Dalam 10 hari terakhir saya terus memantau ke berbagai daerah. Kemarin saya dari Jawa Timur dan memastikan bahwa stok BBM cukup untuk 18-21 hari, sementara LPG bisa bertahan hingga 30 hari ke depan," ujar Bahlil di DPP Partai Golkar, Jakarta.
Ia juga menegaskan bahwa pengadaan listrik tetap stabil selama periode Lebaran. "Kebutuhan listrik juga tidak ada masalah. Stok batu bara, gas, dan BBM untuk kelistrikan cukup hingga 25 hari ke depan," katanya.
Tingginya Mobilitas Masyarakat Saat Mudik
Berdasarkan data Kementerian Perhubungan RI, potensi pergerakan masyarakat selama mudik Lebaran 2025 diperkirakan mencapai 146,48 juta jiwa, atau sekitar 52 persen dari total penduduk Indonesia. Dari angka tersebut, pengguna transportasi publik diproyeksikan sebagai berikut:
• Bus: 24,76 juta penumpang
• Kereta api antarkota: 23,58 juta penumpang
• Pesawat: 19,77 juta penumpang
Pertamina Pastikan Distribusi BBM dan Avtur Lancar
Sementara itu, Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Fadjar Djoko Santoso menegaskan bahwa Pertamina berkomitmen penuh dalam menjamin ketersediaan BBM untuk transportasi publik dan pribadi selama masa mudik.
"Pertamina menjamin BBM untuk seluruh moda transportasi publik tersedia cukup dan distribusinya lancar," ujar Fadjar.
Selain BBM, Pertamina juga menyalurkan Avtur untuk transportasi udara dan Biosolar untuk transportasi darat dan laut. Bahkan, Pertamina telah menyesuaikan harga Avtur di 37 bandara guna mendukung kebijakan penurunan harga tiket pesawat, sehingga mudik masyarakat menjadi lebih terjangkau.
Sebagai bagian dari Satgas Ramadan dan Idulfitri 2025, Pertamina Group akan beroperasi 24 jam penuh dan bersinergi dengan BUMN serta instansi terkait guna memastikan kelancaran arus mudik Lebaran tahun ini.
Masyarakat pun diimbau untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian berlebihan, mengingat stok energi telah dipastikan dalam kondisi aman dan terkendali.