Jasa Marga

Jasa Marga Siapkan Rekayasa Lalu Lintas untuk Kelancaran Arus Mudik Lebaran 2025

Jasa Marga Siapkan Rekayasa Lalu Lintas untuk Kelancaran Arus Mudik Lebaran 2025
Jasa Marga Siapkan Rekayasa Lalu Lintas untuk Kelancaran Arus Mudik Lebaran 2025

JAKARTA - PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) akan menerapkan sejumlah rekayasa lalu lintas guna memastikan kelancaran arus mudik dan balik Lebaran 2025. Kebijakan ini mencakup pembatasan angkutan barang, penerapan contraflow, sistem one way, serta aturan ganjil-genap di ruas jalan tol yang diprediksi mengalami kepadatan tinggi.

Menurut Kepala Grup Komunikasi Korporat dan Pengembangan Masyarakat Jasa Marga, Lisye Octaviana, rekayasa lalu lintas akan mulai diberlakukan pada H-7 Lebaran (24 Maret 2025) hingga H+6 (7 April 2025). “Kami telah berkoordinasi dengan pihak kepolisian serta Kementerian Perhubungan untuk memastikan kebijakan ini berjalan efektif dalam mengurai kemacetan selama puncak arus mudik dan balik Lebaran,” ujar Lisye.

Rekayasa Lalu Lintas untuk Kelancaran Arus Mudik

Untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan yang diprediksi mencapai jutaan unit selama periode mudik, Jasa Marga akan memberlakukan sistem rekayasa lalu lintas di beberapa ruas tol utama, termasuk Tol Jakarta-Cikampek, Tol Cipali, dan ruas Tol Trans Jawa lainnya.

Sistem One Way Sistem satu arah (one way) akan diberlakukan untuk mempercepat arus kendaraan di jalur mudik, terutama dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah dan sekitarnya. Kebijakan ini akan diterapkan pada waktu-waktu tertentu yang akan diumumkan lebih lanjut oleh pihak kepolisian.

Contraflow Untuk mengurangi kepadatan, sistem contraflow akan diterapkan di ruas Tol Jakarta-Cikampek dan beberapa titik lainnya. Sistem ini memungkinkan kendaraan menggunakan sebagian jalur yang berlawanan arah guna meningkatkan kapasitas jalan.

Ganjil-Genap Sesuai dengan kebijakan Kementerian Perhubungan dan Polri, aturan ganjil-genap juga akan diterapkan untuk membatasi jumlah kendaraan yang melintas di ruas tol tertentu. Kebijakan ini berlaku bagi kendaraan pribadi berdasarkan nomor polisi.

Pembatasan Angkutan Barang Kendaraan berat seperti truk sumbu tiga ke atas akan dilarang melintas di ruas tol tertentu pada periode puncak arus mudik dan balik guna mengurangi kepadatan dan memperlancar arus kendaraan pribadi.

Prediksi Puncak Arus Mudik dan Balik

Lisye menyampaikan bahwa puncak arus mudik diprediksi terjadi pada H-3 dan H-2 Lebaran (28–29 Maret 2025), sementara arus balik diperkirakan akan mencapai titik tertinggi pada H+3 dan H+4 Lebaran (3–4 April 2025). “Kami mengimbau para pemudik untuk merencanakan perjalanan mereka dengan baik dan memanfaatkan layanan informasi lalu lintas yang tersedia agar perjalanan lebih nyaman dan aman,” ujarnya.

Layanan dan Fasilitas Tambahan

Selain rekayasa lalu lintas, Jasa Marga juga menyiapkan sejumlah layanan tambahan guna mendukung kelancaran perjalanan mudik Lebaran 2025, antara lain:

Posko layanan informasi di beberapa rest area strategis untuk memberikan informasi seputar lalu lintas dan rute alternatif.

Penambahan rest area sementara guna mengakomodasi peningkatan jumlah kendaraan dan memberikan kenyamanan bagi pemudik.

Layanan derek gratis bagi kendaraan yang mengalami kendala di jalan tol.

Peningkatan jumlah petugas patroli jalan tol untuk mempercepat respons terhadap kondisi darurat di jalan.

Imbauan kepada Pemudik

Jasa Marga juga mengimbau kepada masyarakat agar selalu mempersiapkan kendaraan dalam kondisi prima sebelum melakukan perjalanan jauh. Pemudik disarankan untuk mengisi saldo e-toll sebelum masuk tol, menghindari bepergian pada puncak arus mudik dan balik, serta mengikuti informasi lalu lintas yang diberikan oleh otoritas terkait.

“Keselamatan dan kenyamanan pemudik adalah prioritas utama kami. Kami berharap dengan adanya rekayasa lalu lintas dan dukungan fasilitas tambahan, perjalanan mudik tahun ini dapat berjalan lebih lancar dan aman,” tutup Lisye.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai rekayasa lalu lintas dan kondisi jalan tol selama periode mudik Lebaran 2025, masyarakat dapat mengakses situs resmi Jasa Marga atau menghubungi call center Jasa Marga di 14080.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index