JAKARTA - Menjelang Ramadan dan Idul Fitri 2025, Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus memastikan kelancaran pasokan energi di seluruh wilayah operasionalnya, termasuk Jawa Timur. Upaya ini dilakukan guna mendukung mobilitas masyarakat, sektor pariwisata, serta transportasi darat dan udara.
Koordinasi dengan Forkopimda Jawa Timur
Komitmen Pertamina ini ditegaskan dalam Rapat Koordinasi Forkopimda Provinsi Jawa Timur dan Forkopimda Kabupaten/Kota yang berlangsung di Grand Ballroom, Grand City, Surabaya. Rapat ini bertujuan untuk mempersiapkan dan mengamankan arus mudik Lebaran 1446 H di Jawa Timur.
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menekankan pentingnya koordinasi dan komunikasi dalam menjamin kelancaran arus mudik. “Lebaran kali ini bersamaan dengan liburan panjang. Koordinasi seperti ini menjadi bagian yang sangat penting. Kehati-hatian kita semua, kerjasama kita dalam berkomunikasi, berkoordinasi, berkolaborasi, harus nyambung satu dengan yang lain,” ujar Khofifah.
Pembentukan Satgas Ramadan dan Idul Fitri (RAFI) 2025
Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) Ramadan dan Idul Fitri (RAFI) yang bertugas sejak 17 Maret hingga 13 April 2025. Satgas ini bertanggung jawab untuk memastikan ketersediaan dan distribusi BBM, LPG, serta Avtur selama periode mudik dan arus balik.
Group Head Operation Jatimbalinus, Harry Hedwig V. Malonda, mengungkapkan bahwa peningkatan permintaan BBM dan LPG telah diprediksi dengan baik. “Pertamina memproyeksi adanya peningkatan kebutuhan BBM dan LPG di wilayah Jawa Timur, terutama untuk jenis Gasoline. Peningkatan ini seiring dengan meningkatnya mobilitas masyarakat yang melakukan perjalanan mudik,” jelasnya.
Prediksi Lonjakan Konsumsi BBM dan LPG
Selama periode Satgas RAFI, konsumsi BBM di Jawa Timur diperkirakan meningkat sekitar 9,5% dari rata-rata normal 12.728 KL/hari untuk Gasoline. Sebaliknya, konsumsi Gasoil diprediksi turun sekitar 14,4% dari rata-rata normal 6.451 KL/hari akibat pembatasan kendaraan angkutan barang dan truk. Sementara itu, kebutuhan LPG diperkirakan meningkat 6,0% dari konsumsi normal harian 4.663 MT/hari.
Jaminan Pasokan Avtur untuk Penerbangan
Selain BBM dan LPG, Pertamina juga memastikan ketersediaan Avtur untuk mendukung peningkatan mobilitas penumpang udara selama periode mudik. “Untuk sektor aviasi, kami telah menyiapkan pasokan Avtur dengan kapasitas yang memadai, terutama mengingat tingginya volume penerbangan selama arus mudik dan arus balik,” tambah Harry.
Konsumsi Avtur di Jawa Timur diprediksi naik sebesar 19,4% dari rerata normal harian 757 KL/hari, seiring dengan lonjakan perjalanan udara menjelang Idul Fitri.
Pengamanan Stok dan Infrastruktur BBM serta LPG
Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus telah memastikan kesiapan stok BBM dan LPG di seluruh Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) serta agen LPG dalam kondisi optimal. Distribusi juga diperkuat agar tetap merata, terutama di daerah terpencil dan rawan kemacetan.
“Untuk memastikan ketersediaan BBM dan LPG, kami telah menyiapkan cadangan stok yang cukup di seluruh wilayah Jawa Timur. Selain itu, kami juga mengoptimalkan distribusi melalui pengawasan intensif terhadap jalur distribusi, terutama di wilayah-wilayah dengan permintaan tinggi seperti destinasi wisata dan jalur transportasi utama,” ungkap Harry.
Adapun infrastruktur pendukung yang telah disiagakan mencakup enam Terminal BBM (Fuel Terminal dan Integrated Terminal), 991 SPBU, 40 SPBUN, 867 Agen LPG PSO, serta empat Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU).
Koordinasi dengan Pemerintah dan Instansi Terkait
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menegaskan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan berbagai pihak guna menjamin distribusi energi berjalan lancar. “Kita juga tetap standby di lokasi kita untuk memastikan penyaluran BBM dan LPG lancar,” jelasnya.
Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus juga menjalin kerja sama dengan Pemerintah Daerah, BUMN lain, TNI, Polri, Perbankan, serta Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas (Hiswana Migas) guna memastikan distribusi energi berjalan dengan aman dan lancar selama libur Lebaran.
Dengan berbagai langkah antisipasi yang telah disiapkan, Pertamina berkomitmen untuk memastikan kelancaran distribusi energi selama Ramadan dan Idul Fitri 2025. Masyarakat diimbau untuk tetap membeli BBM dan LPG di tempat resmi guna menghindari kelangkaan dan memastikan kualitas produk terjamin.