JAKARTA - Dalam dunia sepak bola, dukungan dan prediksi dari seorang legenda seringkali menjadi sorotan utama. Baru-baru ini, David Beckham, mantan pesepak bola ikonik asal Inggris, memberikan pernyataan yakin bahwa Real Madrid akan menjadi juara Liga Champions musim 2024/2025. Kepercayaan Beckham terhadap kemampuan skuad Los Blancos ini menambah motivasi bagi tim asuhan Carlo Ancelotti dalam mengarungi kompetisi elit Eropa tersebut.
Optimisme Beckham Terhadap Real Madrid
David Beckham menyampaikan pandangannya dalam sebuah sesi tanya jawab di London bersama Kepala Konten Netflix, Bela Bajaria. Acara itu bagian dari pameran audiovisual MIP, di mana Beckham membahas berbagai topik, mulai dari perjalanan kariernya hingga pandangan terhadap dunia sepak bola saat ini.
"Saya pikir musim ini Real Madrid akan memenangkan Liga Champions," ujar Beckham dengan keyakinan tinggi. Tidak hanya berdasarkan faktor teknis, tetapi juga menggarisbawahi mental juara yang dimiliki Real Madrid. “Los Blancos memiliki mental juara yang sulit ditandingi oleh tim lain di Eropa,” tambahnya. Dengan reputasi sebagai raja Eropa, Madrid selalu menjadi tim yang sulit dihentikan, terutama dalam fase gugur.
Sorotan Pada Kedalaman Skuat dan Mental Juara
Real Madrid bukanlah nama asing dalam sejarah Liga Champions. Hingga saat ini, klub tersebut telah meraih 14 trofi Liga Champions, lebih banyak dari klub mana pun. Capaian tersebut tentunya tidak datang tanpa dasar kuat. Beckham melihat bahwa Real Madrid memiliki kedalaman skuat dan kualitas individu yang memadai untuk kembali mengukir sejarah.
Kualitas permainan serta pengalaman bertanding pada level tinggi adalah kombinasi yang membuat Real Madrid favorit di ajang ini. Selain itu, pengaruh pelatih Carlo Ancelotti tidak bisa diabaikan. Ancelotti dikenal karena kemampuannya mengelola strategi dan membangun atmosfer tim yang solid. Apabila dapat memaksimalkan potensi skuat, harapan besar Beckham bisa terealisasi.
Pandangan Beckham Mengenai Klub Lain
Selain Real Madrid, Beckham juga berbicara mengenai situasi yang kurang menyenangkan bagi Manchester City di bawah asuhan Pep Guardiola. "Setiap klub hebat mengalami saat-saat seperti ini, ketika sebuah tim kehilangan pemain atau pemain baru tiba, skuadnya bisa sedikit terpecah-pecah," ujar Beckham. Meski musim ini kurang bersinar, Beckham yakin bahwa Manchester City tetap berpotensi bangkit mengingat sejarah panjang kesuksesan yang telah mereka raih.
Hubungan Emosional Beckham dengan Tiga Kota: London, Manchester, dan Miami
Tak hanya pandangan soal sepak bola saat ini, Beckham juga mengulas kehidupan pribadinya, khususnya mengenai hubungan emosionalnya dengan tiga kota yang berpengaruh dalam hidupnya: London, Manchester, dan Miami.
"London adalah rumahku dan Manchester sudah lama menjadi rumahku, dan Miami adalah rumah baruku," ungkap Beckham dengan hangat. Sejak kecil, kehidupannya di London dan kariernya di Manchester United menjadi landasan awal suksesnya dalam dunia sepak bola. Kini dengan peran barunya sebagai pendiri Inter Miami, Beckham menulis bab baru dalam hidupnya di kota yang menyimpan banyak potensi serta tantangan.
Masa Depan Pasca Pensiun
Berbeda dengan banyak rekannya di dunia sepak bola yang memilih karier kepelatihan setelah pensiun, Beckham mengungkapkan bahwa dirinya tidak memiliki ambisi tersebut. "Saya selalu tahu bahwa pada suatu saat saya akan berhenti bermain dan memulai semacam bisnis. Aspirasi saya tidak pernah menjadi pelatih," kenangnya.
Sebagai salah satu ikon terbesar di dunia olahraga, Beckham kini lebih fokus pada kegiatan bisnis dan proyek-proyek yang menyangkut perkembangan sepak bola, seperti klub miliknya di MLS, Inter Miami. Pilihannya ini menunjukkan bagaimana Beckham terus berinovasi di bidang yang dia cintai tanpa harus terikat dengan jalur konvensional.
Antisipasi Kejutan di Liga Champions
Dengan pernyataan Beckham, harapan besar masyarakat sepak bola beralih pada performa Real Madrid musim ini. Mereka diharapkan bisa menambah koleksi trofi Liga Champions mereka yang ke-15. Bisakah Real Madrid menjawab ekspektasi Beckham dan banyak penggemar lainnya? Kita hanya perlu menantikan perjalanan dramatis tim ini dalam kompetisi yang selalu menghadirkan kejutan ini.
Bagi David Beckham, keyakinannya terhadap Real Madrid bukan hanya sebatas dukungan emosional sebagai mantan pemain klub, tetapi juga didasari oleh analisis terhadap dinamika tim dan potensi individu yang bisa menciptakan perbedaan di lapangan. Patut kita tunggu, apakah proyeksinya akan menjadi kenyataan dan Real Madrid kembali berjaya di panggung Eropa.