JAKARTA - Ilia Topuria, petarung berbakat asal Spanyol yang telah dikenal karena kecepatan dan ketangkasan di oktagon, membuat pengumuman penting dengan menyatakan akan naik ke divisi kelas ringan UFC. Penggemar MMA di seluruh dunia pun terkejut dan mulai berspekulasi mengenai siapa yang akan menjadi lawan pertama 'El Matador' di kelas baru ini.
Topuria yang sebelumnya memegang sabuk juara di kelas bulu merasa tidak lagi tertantang dan memutuskan untuk meninggalkan ketatnya perjuangan menurunkan berat badan ke 145 pon. Dengan keyakinan penuh atas prestasinya di kelas tersebut, Topuria merasa siap untuk menorehkan sejarah baru di divisi 155 pon.
Siapa yang Akan Jadi Lawan Berikutnya?
Kepindahan Ilia Topuria ke kelas ringan tentunya menambah bumbu persaingan di divisi ini. Para penggemar dan pakar MMA sudah menyusun daftar petarung potensial yang mungkin akan menjadi lawan pertama Topuria. Berikut adalah lima kandidat kuat yang mungkin menantang Topuria di oktagon:
Islam Makhachev
Menduduki puncak daftar kandidat, Islam Makhachev adalah salah satu nama yang paling banyak dibicarakan. Pertarungan antara Topuria dan Makhachev disebut-sebut sebagai salah satu laga terbesar yang dapat diselenggarakan UFC pada tahun 2025. Menurut laporan GiveMeSport, UFC berencana untuk menghadirkan laga ini pada International Fight Week di bulan Juni. "Ini akan menjadi pertarungan impian bagi penggemar MMA," kata seorang sumber dari UFC yang tak disebutkan namanya.
Dustin Poirier
Dustin Poirier, petarung veteran yang telah mengonfirmasi akan pensiun setelah pertarungan berikutnya, juga masuk dalam daftar calon lawan Topuria. Pertarungan melawan Topuria bisa menjadi ajang penutup yang megah bagi kariernya. "Bagi Poirier, menghadapi Topuria adalah cara yang bagus untuk mengakhiri kariernya dengan kebanggaan," ungkap analis MMA ternama, John Smith.
Charles Oliveira
Charles Oliveira, yang tengah berada dalam jalur penantang gelar juara kelas ringan, juga bisa menjadi rival berikutnya bagi Topuria. "Kedatangan Topuria bisa merubah lanskap divisi ini," ujar Oliveira dalam sebuah wawancara. Sebuah duel antara Topuria dan Oliveira tentunya akan menjadi suguhan menarik bagi para penonton.
Arman Tsarukyan
Meski baru saja gagal memperoleh kesempatan untuk bertarung memperebutkan gelar, Arman Tsarukyan tetap menjadi kandidat kuat. Pertarungan melawan Topuria bisa memberikan Tsarukyan jalan untuk kembali ke peta perebutan gelar. Namun, mengingat reputasi Topuria, UFC mungkin lebih memilih lawan yang lebih dikenal publik untuk debutnya di kelas ringan.
Conor McGregor
Nama yang tak pernah lepas dari spekulasi adalah Conor McGregor. Perseteruan media sosial antara Topuria dan McGregor menjadikan laga ini berpotensi menarik perhatian banyak pihak. Namun, mempertimbangkan absennya McGregor dari perebutan gelar baru-baru ini, konfrontasi ini mungkin masih perlu waktu untuk terealisasi. "Pertarungan seperti ini pasti akan menghasilkan banyak uang dan perhatian," jelas pakar pemasaran olahraga, Laura Thompson.
Implikasi di Kelas Ringan
Naiknya Topuria ke divisi 155 pon tentunya mengubah peta persaingan. Pengumuman ini juga membangkitkan antusiasme baru di antara penggemar yang selalu haus akan pertarungan berkualitas tinggi. Banyak pengamat yang percaya bahwa Topuria dapat membawa dinamika baru dengan kemampuan unik yang ia bawa dari kelas bulu.
Namun, Topuria akan segera menyadari bahwa tantangan di kelas ringan memerlukan persiapan dan strategi yang berbeda. Setiap petarung yang disebutkan memiliki gaya dan kekuatan unik, menjadikan setiap laga potensial sebagai pertarungan yang sengit dan tak mudah diprediksi.
Pengaruh pada Karier Ilia Topuria
Keputusan Topuria untuk naik kelas adalah langkah berani yang dapat mempengaruhi masa depan kariernya. Dengan basis penggemar yang kuat di belakangnya, ia memiliki potensi besar untuk menjadi bintang terkenal di divisi baru ini. Tekad dan keyakinan Topuria pastinya menjadi modal kuat dalam menghadapi tantangan di depan mata.
Satu hal yang pasti, Ilia Topuria siap untuk memperluas warisan bertarungnya. "Saya merasa siap untuk tantangan berikutnya di divisi baru ini. Ini adalah awal dari babak baru," ujar Topuria dalam pernyataan resminya. Semua mata kini terarah padanya dan bagaimana ia menaklukkan peta baru di dunia MMA.
Dalam kancah pertarungan UFC yang terus berkembang, langkah Topuria tidak hanya menambah daya tarik divisi kelas ringan tetapi juga menjadikannya sebagai salah satu sosok yang dinanti-nantikan dalam pertarungan MMA mendatang. Panggung sudah dipersiapkan, dan para penggemar tidak sabar menunggu debut Topuria yang akan memperlihatkan apakah ia mampu menaklukkan tantangan baru di atas seoktagon.