UFC

Ilia Topuria Lepas Sabuk Juara Kelas Bulu UFC: Alexander Volkanovski dan Diego Lopes Berlaga untuk Gelar di UFC 314

Ilia Topuria Lepas Sabuk Juara Kelas Bulu UFC: Alexander Volkanovski dan Diego Lopes Berlaga untuk Gelar di UFC 314
Ilia Topuria Lepas Sabuk Juara Kelas Bulu UFC: Alexander Volkanovski dan Diego Lopes Berlaga untuk Gelar di UFC 314

JAKARTA - Dalam perkembangan terbaru yang mengguncang arena seni bela diri campuran (MMA), Ilia Topuria, juara bertahan kelas bulu UFC, secara resmi melepaskan sabuk juaranya. Keputusan yang mengejutkan ini diumumkan oleh CEO UFC, Dana White, melalui akun media sosial X (sebelumnya dikenal sebagai Twitter).

Ilia Topuria pertama kali merebut gelar juara kelas bulu UFC pada Februari 2024 di UFC 298. Saat itu, dia berhasil mengalahkan Alexander Volkanovski dengan KO di ronde kedua, sebuah kemenangan sensasional yang membuat namanya melambung di dunia MMA. Selama masa jabatannya sebagai juara, Topuria berhasil mempertahankan gelarnya satu kali, yaitu pada Oktober 2024 di UFC 308 ketika mengalahkan Max Holloway dengan KO di ronde pertama.

Meski hanya sempat mempertahankan gelar sekali, Ilia Topuria telah menunjukkan dominasinya di divisi kelas bulu. Dalam pernyataannya, Topuria mengungkapkan keinginannya untuk mencari tantangan baru di divisi berbeda. "Saya merasa telah mencapai segala sesuatu yang bisa saya capai di kelas bulu dan ingin menghadapi tantangan baru di kelas ringan. Tubuh saya tidak lagi nyaman di kelas ini, jadi inilah waktu yang tepat untuk naik ke kelas 155 pon," ujar Topuria dengan mantap.

Keputusan Topuria untuk naik ke divisi kelas ringan menimbulkan berbagai spekulasi di kalangan penggemar dan pakar MMA. Banyak yang membicarakan kemungkinan pertarungannya melawan juara bertahan kelas ringan saat ini, Islam Makhachev. Meski begitu, sampai saat ini, Makhachev belum menunjukkan minat untuk bertarung melawan Topuria. Makhachev sendiri juga sedang mempertimbangkan langkah untuk naik ke kelas yang lebih tinggi.

Dengan kosongnya gelar juara kelas bulu, UFC bergerak cepat untuk mengatur pertarungan yang akan menentukan siapa yang akan menjadi penguasa baru divisi tersebut. Pertarungan yang sangat dinantikan antara mantan juara, Alexander Volkanovski, dan penantang kuat peringkat tiga, Diego Lopes, akan menjadi sorotan utama di UFC 314 yang dijadwalkan berlangsung di Kaseya Center, Miami, Florida pada 12 April mendatang.

Bagi Alexander Volkanovski, kesempatan ini adalah peluang emas untuk merebut kembali gelarnya yang pernah dia kuasai selama 1.526 hari. Sebagai mantan penguasa kelas bulu yang disegani, Volkanovski tercatat berhasil mempertahankan sabuknya sebanyak lima kali sebelum akhirnya kehilangan gelar tersebut di tangan Topuria.

"Alexander adalah salah satu petarung terbaik yang pernah kami lihat di divisi kelas bulu. Dia memiliki keterampilan yang luar biasa dan tentunya akan menjadi lawan tangguh bagi siapa pun," ungkap Dana White saat berbicara tentang Volkanovski.

Di sisi lain, Diego Lopes datang ke pertarungan ini dalam kondisi prima dengan catatan lima kemenangan beruntun. Lopes dikenal karena semangat juangnya yang tinggi dan kemampuan striking mematikan yang bisa menjadi ancaman bagi Volkanovski. Pertarungan antara Volkanovski dan Lopes diprediksi akan berlangsung sengit, mengingat kedua petarung memiliki keterampilan dan strategi bertarung yang berbeda.

"Diego Lopes adalah petarung yang sangat lapar dan siap untuk merebut gelar ini. Ini akan menjadi pertarungan yang berat bagi Alexander," tambah Dana White.

CEO UFC tersebut juga memastikan bahwa begitu bell pertama berbunyi di tengah oktagon, gelar juara kelas bulu akan resmi kosong. Artinya, siapa pun yang keluar sebagai pemenang dalam pertarungan ini, dialah yang berhak menyandang predikat juara baru di divisi kelas bulu UFC.

Pertarungan ini tidak hanya menarik bagi para penggemar, tetapi juga penting bagi UFC untuk memastikan ada persaingan sengit di puncak divisi kelas bulu. Dengan banyaknya talenta luar biasa dalam divisi ini, masa depan kelas bulu UFC tetap cerah dengan potensi laga-laga spektakuler di masa mendatang.

Di sisi lain, masa depan Ilia Topuria di kelas ringan masih penuh misteri. Namun, dengan bakat luar biasa dan catatan kariernya, Topuria diprediksi akan menjadi salah satu pesaing kuat dan potensial di kelas ini. "Kami semua menunggu untuk melihat bagaimana Topuria bisa tampil di kelas ringan. Dia punya kemampuan yang luar biasa dan akan menarik untuk melihat bagaimana dia bersaing di divisi baru ini," tutup Dana White.

Para penggemar UFC dari seluruh dunia menantikan apa yang akan terjadi di Kaseya Center pada 12 April nanti. Pertaruhan besar antara mantan raja dan penantang tak terkalahkan ini tidak diragukan lagi akan menjadi salah satu pertandingan yang paling dinanti di kalender UFC tahun ini. Sementara itu, perjalanan karier Ilia Topuria di kelas ringan juga menjadi bahan pembicaraan yang menarik di kalangan komunitas MMA global.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index