IHSG Melemah ke 6.619, Saham BUMI dan PTBA Menguat

Senin, 07 September 2026 | 05:21:01 WIB
Indeks harga saham gabungan (IHSG). (Foto: NET)

JAKARTA — Indeks harga saham gabungan (IHSG) berakhir melemah ke posisi 6.619,67 dalam sesi perdagangan Senin (7/9/2026). Kendati indeks mengalami tekanan penurunan, beberapa emiten saham tetap menunjukkan performa positif, di antaranya BUMI, PTBA, dan AADI.

Merujuk pada data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG mencatatkan koreksi sebesar 0,25% atau setara dengan pengurangan 16,80 poin ke level 6.619,67. Pergerakan indeks komposit pada hari ini dibuka pada posisi 6.652,09 serta sempat berada di titik tertingginya pada level 6.667,75. 

Tercatat ada sebanyak 281 saham yang mengalami penguatan, 332 saham melemah, dan 179 saham berada dalam posisi stagnan, dengan total kapitalisasi pasar menyentuh angka Rp11.600,45 triliun.

Di tengah tren pelemahan indeks tersebut, apresiasi harga tertinggi dicatatkan oleh saham PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) sebesar 4,76% ke level Rp220, diikuti oleh saham PT AKR Corporindo Tbk. (AKRA) yang menguat 4,69% ke posisi Rp1.450. Selain itu, saham PT Bukit Asam Tbk. (PTBA) turut ditutup menanjak sebesar 4,51% menjadi Rp3.010 per lembar saham. 

Pergerakan positif juga dialami oleh saham PT Adaro Andalan Indonesia Tbk. (AADI) yang naik 4% ke level Rp11.700 per saham, serta saham PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk. (INKP) yang bertambah 3,12% menjadi Rp9.075 per saham.

Sebelumnya, laju IHSG sempat tercatat melemah tipis sebesar 0,12% atau turun ke area 6.628 pada penutupan perdagangan paruh pertama hari ini. Lonjakan harga pada sejumlah saham sektor batu bara terbukti mampu meredam tekanan aksi jual yang menimpa saham-saham perbankan berkapitalisasi besar.

Berdasarkan laporan riset harian Mirae Asset Sekuritas, saham BUMI menjadi motor penggerak sektor batu bara setelah melesat hingga 6,7%. Tren positif ini turut disusul oleh PTBA yang mencatat kenaikan 4,5% serta saham AADI yang meningkat 4,2%. 

Ketahanan sektor energi tersebut berhasil membatasi kejatuhan lanjutan pada IHSG yang sebelumnya tertekan oleh pelemahan sektor keuangan, khususnya saham emiten perbankan berskapitalisasi besar seperti BBCA dan BBRI yang masing-masing terkoreksi 1,5%.

Terkini

Raphinha Kapten Baru Barca, Ukir Sejarah Pemain Brasil

Senin, 07 September 2026 | 05:48:32 WIB

Carrick Soroti PR Besar MU Usai Imbang Lawan Everton

Senin, 07 September 2026 | 05:45:32 WIB

Samsung Galaxy S26 FE Rilis di Indonesia, Harga Rp11 Jutaan

Senin, 07 September 2026 | 05:41:02 WIB

FFI Panggil 16 Pemain Futsal Putri untuk Laga Lawan Rusia

Senin, 07 September 2026 | 05:38:01 WIB