Wapres Gibran Tinjau Pemulihan Tiga Wilayah Sumut Pascabencana

Senin, 07 September 2026 | 01:19:33 WIB
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. (Foto: NET)

JAKARTA – Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka memantau beberapa titik rekonstruksi pascabencana di Kabupaten Tapanuli Tengah, Kota Sibolga, serta Kabupaten Tapanuli Selatan pada Jumat (4/9/2026). Peninjauan yang dilakukan Gibran meliputi tempat tinggal warga, sekolah, jembatan, dan sarana pengendali bencana. 

Proses pemulihan tersebut sudah mulai terlihat di sejumlah titik. Sebagai contoh, di Aek Parombunan, beberapa hunian tetap telah diserahkan kepada masyarakat, sedangkan pengerjaan unit lainnya masih berjalan. 

Di samping itu, pemerintah terus menggenjot percepatan penyediaan hunian permanen bagi warga Tapanuli Selatan yang saat ini masih menjalani masa transisi.

Pengamat dari Universitas Sumatera Utara (USU), Dr. Wahyu Ario Pratomo, berpendapat bahwa perhatian yang diberikan Wakil Presiden terhadap masalah permukiman serta pelayanan dasar sangat krusial, mengingat pemulihan tidak bisa sekadar diukur dari aspek fisik saja.

“Ukuran keberhasilan pemulihan tidak boleh berhenti pada berapa rumah yang selesai dibangun atau berapa kilometer jalan yang telah diperbaiki. Pemerintah perlu melihat apakah masyarakat sudah benar-benar dapat menjalani kehidupan secara normal.” ujar Wahyu, Senin (7/9/2026).

Wahyu turut menganggap penekanan Wakil Presiden agar perbaikan wilayah bencana mencakup sektor pendidikan, kesempatan kerja, serta roda perekonomian warga merupakan langkah yang tepat. 

Menurut pandangannya, tempat tinggal yang baru wajib didukung oleh ketersediaan fasilitas dasar serta sumber pencaharian bagi masyarakat.

“Hunian harus terhubung dengan air bersih, sanitasi, listrik, sekolah, fasilitas kesehatan, transportasi, pekerjaan, dan pusat kegiatan ekonomi. Kalau rumah selesai tetapi warga kehilangan sumber penghidupan, maka secara substantif proses pemulihan belum selesai.” tambah Wahyu

Ia menyampaikan bahwa lawatan kerja Wapres Gibran hendaknya dimanfaatkan sebagai momentum untuk menjamin agar proses rekonstruksi bukan sekadar memulihkan keadaan seperti sebelum bencana, melainkan pula membentuk masyarakat yang lebih terlindung serta tangguh dalam menghadapi potensi ancaman di masa mendatang.

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka memastikan bahwa pembangunan 699 unit hunian tetap bagi warga yang mengalami dampak musibah di Kabupaten Tapanuli Selatan, Provinsi Sumatera Utara, mulai dikerjakan pada September 2026. 

Ratusan hunian tetap tersebut akan didirikan di atas lahan seluas 18 hektare yang letaknya berdekatan dengan area hunian sementara. Kompleks permukiman itu dipersiapkan khusus bagi para korban bencana hidrometeorologi yang melanda daerah tersebut pada November 2025 lalu.

Gibran menyampaikan bahwa percepatan pembangunan hunian tetap ini merupakan bagian dari kewajiban pemerintah dalam memberikan kepastian tempat tinggal yang lebih aman serta layak huni bagi warga yang terdampak musibah.

“Saya pastikan, pemerintah terus melaksanakan tanggung jawabnya mempercepat pembangunan huntap sehingga semua bisa dapat kepastian tempat tinggal yang lebih layak dan aman,” ujar Gibran saat meninjau Huntara Desa Napa, Tapanuli Selatan, Jumat (4/9/2026).

Terkini