Dividen Interim Trisula Rp2,27 per Saham Cair Akhir September, Cek Jadwalnya

Rabu, 02 September 2026 | 06:52:00 WIB

BISNISINSIGHT.COM — Dividen ini setara dengan 24,5 persen dari laba bersih yang dapat diatribusikan kepada entitas induk. Hingga semester I-2026, TRIS mencatat laba bersih sebesar Rp28,65 miliar. Adapun saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya mencapai Rp182,67 miliar, dengan total ekuitas perusahaan sebesar Rp857 miliar.

Jadwal Penting bagi Pemegang Saham

Pemegang saham yang berhak menerima dividen adalah mereka yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) pada 11 September 2026. Setelah tanggal tersebut, perdagangan saham dengan hak dividen akan berakhir. Dana dividen dijadwalkan mengalir ke rekening pemegang saham pada akhir September 2026.

Bagi investor ritel yang memegang saham TRIS, langkah pertama adalah memastikan nama terdaftar dalam DPS sesuai jadwal. Biasanya, efek ini berlaku jika transaksi pembelian saham dilakukan maksimal tiga hari bursa sebelum recording date.

Mengapa Membagikan Dividen?

Pembagian dividen interim merupakan sinyal kesehatan keuangan perusahaan. Dengan rasio pembayaran di bawah 25 persen dari laba, manajemen memilih berbagi keuntungan sambil tetap menahan mayoritas laba untuk ekspansi atau kebutuhan operasional.

Sepanjang semester pertama tahun ini, kinerja TRIS terbilang solid. Laba bersih Rp28,65 miliar menjadi dasar pembagian dividen ini. Total aset dan ekuitas juga mencatatkan posisi yang kuat, memberikan ruang bagi perusahaan untuk berbagi keuntungan tanpa mengganggu kas internal.

Prospek dan Rencana ke Depan

Belum ada keterangan resmi lebih lanjut tentang penggunaan laba ditahan setelah pembagian dividen ini. Namun, dengan ekuitas di atas Rp800 miliar, TRIS tetap memiliki kapasitas untuk mendanai ekspansi maupun menjaga likuiditas. Investor dapat memantau laporan keuangan berikutnya untuk melihat arah kebijakan manajemen.

Bagi pemegang saham yang berencana memanfaatkan dividen ini, penting untuk menyesuaikan strategi portofolio. Dengan yield sekitar 1,3 persen dari harga saham saat ini, dividen interim menjadi tambahan return di tengah volatilitas pasar modal.

Terkini