BISNISINSIGHT.COM — Pantauan di lokasi sekitar pukul 09.00 WIB menunjukkan prajurit berseragam lengkap berjaga di beberapa titik konsentrasi, termasuk sekitar Menara BNI dan kolong flyover Slipi. Sebagian personel terlihat membantu petugas kebersihan menyingkirkan sisa-sisa material dan mengatur arus parkir kendaraan di pedestrian jalan.
Pengerahan Pasukan Gabungan dan Pembersihan Lokasi
Selain pasukan khusus Korpasgat TNI AU, tampak personel Polisi Militer (POM) dan prajurit TNI AD dari Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad) bersiaga di area Jalan Tentara Pelajar yang mengarah ke Senayan maupun Tanah Abang.
Petugas kebersihan dari Menara BNI juga berupaya menghapus coretan cat semprot (pilox) yang memenuhi dinding gedung. "Tolong parkirnya pindah, jangan di sini (pedestrian jalan). Kami baru bersihkan areanya," ujar seorang petugas di lokasi.
Hingga pukul 09.20 WIB, arus lalu lintas di sekitar lokasi terpantau ramai lancar dan tidak terlihat lagi massa aksi berkumpul. Situasi disebut masih dalam kondisi terkendali setelah sempat terjadi bentrokan pada Jumat dini hari.
Kronologi Ketegangan Sejak Kamis Malam
Kawasan Pejompongan menjadi salah satu titik konsentrasi massa setelah aparat kepolisian berupaya membubarkan aksi pada Kamis malam (27/8). Berdasarkan laporan yang dihimpun, kerusuhan di lokasi berlanjut hingga Jumat dini hari (28/8) dan kembali memanas akibat bentrokan pada pagi harinya.
Belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian maupun TNI mengenai jumlah personel yang dikerahkan atau penyebab pasti pemicu bentrokan terakhir. Namun, kehadiran pasukan khusus dari tiga matra tersebut mengindikasikan status siaga tinggi masih diberlakukan di wilayah Jakarta Pusat.
Langkah Pengamanan Lanjutan
Pembersihan area publik dan pengaturan lalu lintas menjadi prioritas utama aparat untuk memulihkan fungsi kawasan perkantoran dan permukiman di Pejompongan. Belum ada informasi mengenai penambahan personel atau perpanjangan status siaga, tetapi patroli di titik-titik rawan masih terus dilakukan hingga siang nanti.