Bank Jateng Dukung Pembiayaan Calon Pekerja Migran SMK Go Global

Rabu, 26 Agustus 2026 | 03:32:32 WIB
Direktur Utama Bank Jateng Bambang Widyatmoko. (Foto: NET)

JAKARTA - Bank Jateng mengambil peran aktif dalam memperkuat ekosistem pembiayaan serta layanan perbankan yang ditujukan bagi para calon pekerja migran Indonesia lewat program SMK Go Global.

Direktur Utama Bank Jateng Bambang Widyatmoko di Semarang, Rabu, menyampaikan bahwa program SMK Go Global membuka kesempatan luas bagi sektor perbankan untuk berpartisipasi secara optimal dalam mempersiapkan calon tenaga kerja migran.

"Tidak hanya melalui pembiayaan, tetapi juga layanan keuangan yang terintegrasi," katanya.

Lebih lanjut ia menerangkan bahwa inisiatif tersebut tidak sekadar berfungsi sebagai sarana peningkatan keterampilan dan kesiapan tenaga kerja, melainkan pula sebagai komponen krusial dari ekosistem pembiayaan serta perbankan bagi calon pekerja migran asal Indonesia.

Ia menaruh harapan besar agar program SMK Go Global mampu melahirkan generasi muda yang mumpuni, siap terjun ke dunia kerja, mandiri, serta memiliki daya saing di kancah internasional.

Bentuk dukungan dari Bank Jateng ini, sambung dia, diberikan sejak para peserta mengawali keikutsertaan mereka dalam program, mencakup proses pembukaan rekening tabungan, pemberian edukasi terkait layanan perbankan beserta remitansi, hingga penyaluran dana pembiayaan penempatan bagi peserta yang telah memenuhi kriteria persyaratan.

Ia menegaskan bahwa Bank Jateng senantiasa memegang teguh prinsip kehati-hatian dengan memperhatikan aspek kepastian penempatan serta kejelasan kontrak kerja para peserta sebelum menyalurkan pembiayaan.

"Dalam pemberian pembiayaan, tentu diperlukan kepastian penempatan atau kontrak kerja," katanya.

Di samping itu, Bank Jateng juga memandang potensi transaksi remitansi dari para pekerja migran sebagai elemen esensial dalam mewujudkan ekosistem layanan keuangan yang berkesinambungan.

"Kami ingin membangun ekosistem yang berkelanjutan, mulai dari pembukaan rekening, transaksi remitansi, pembiayaan penempatan, hingga ketika pekerja migran kembali ke Indonesia dan mulai membangun usaha," katanya.

Secara keseluruhan, program SMK Go Global mematok target untuk mempersiapkan sebanyak 500.000 tenaga kerja yang kompeten guna mengisi berbagai sektor industri yang menjanjikan peluang besar di pasar global.

Khusus untuk wilayah Provinsi Jawa Tengah, program ini menargetkan keikutsertaan 6.800 peserta yang terbagi kedalam dua gelombang, yakni Batch 1 sejumlah 1.660 orang serta Batch 2 sejumlah 5.140 orang.

Masa pendaftaran untuk program ini sendiri telah resmi dibuka sejak tanggal 12 Agustus 2026, dengan rangkaian kegiatan pelatihan yang dijadwalkan mulai bergulir pada 26 Agustus 2026 serta target pelaksanaan penempatan perdana pada penghujung September 2026.

Terkini