BISNISINSIGHT.COM — Jakarta — Danantara Indonesia memperkenalkan jajaran direksi dan komisaris PT Danantara Sumber Daya Indonesia (DSI) dalam acara di Wisma Danantara hari ini. Dua nama besar ikut mengisi posisi komisaris: CEO PT Freeport Indonesia Tony Wenas dan mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia Mari Elka Pangestu.
DSI sendiri telah berbadan hukum sejak 1 Juni lalu. Kehadirannya disebut bukan untuk menambah lapisan birokrasi, melainkan memperkuat titik verifikasi dalam aliran data dan transaksi ekspor komoditas strategis nasional.
Nilai Ekspor yang Diawasi Capai US$70 Miliar
Pada tahap awal, DSI fokus mengawal tiga komoditas: batu bara, CPO, dan ferroalloy. Total nilai transaksi yang masuk dalam skema verifikasi ini diperkirakan mencapai US$70 miliar.
- Batu bara: ± US$30,35 miliar
- Minyak sawit (CPO): ± US$22,87 miliar
- Ferroalloy: ± US$16,43 miliar
Verifikasi mencakup kuantitas, kualitas, klasifikasi barang, harga, hingga penyelesaian pembayaran dan repatriasi devisa. Namun, seluruh kewenangan perizinan, pengaturan, dan pengawasan tetap berada di kementerian dan lembaga terkait.
Kontrak Jangka Panjang Eksportir Tidak Terganggu
CEO Danantara Indonesia, Rosan Roeslani, menegaskan DSI tidak mengambil alih fungsi regulator. Ia memastikan hubungan komersial yang sudah terjalin, termasuk kontrak jangka panjang antara eksportir dan pembeli, akan tetap dihormati dan tidak terganggu.
"DSI difokuskan pada penguatan titik verifikasi dalam aliran data dan transaksi ekspor," ujar Rosan dalam sambutannya, hari ini.
Direktur Utama DSI, Luke Thomas Mahony, menyampaikan peluncuran ini menegaskan komitmen institusinya untuk bekerja secara profesional dan penuh integritas. Ia juga mengapresiasi dukungan Danantara Indonesia, pemerintah, dan pelaku industri.
Susunan Lengkap Pengurus DSI
Berikut jajaran Dewan Komisaris dan Direksi PT Danantara Sumber Daya Indonesia:
Dewan Komisaris
- Presiden Komisaris: M. Syaifurrahman Noer
- Komisaris: Harold Tjiptadjaja
- Komisaris: Tony Wenas
- Komisaris: Mari Elka Pangestu
Direksi
- Direktur Utama: Luke Thomas Mahony
- Direktur Keuangan: Sinthya Roesly
- Direktur Manajemen Risiko: Nur Hidayat Udin
- Direktur Legal dan Kepatuhan: Ivan Ferdiansyah Baely
Apa Arti Kehadiran DSI bagi Eksportir?
Bagi pelaku usaha di sektor batu bara, sawit, dan ferroalloy, DSI menjadi lapisan verifikasi tambahan yang perlu diperhitungkan dalam alur administrasi ekspor. Meski klaimnya tidak mengganggu kontrak, proses bisnis baru ini berpotensi menambah waktu klarifikasi data di titik verifikasi.
Kehadiran figur seperti Tony Wenas dan Mari Elka Pangestu di jajaran komisaris memberi sinyal penguatan tata kelola. Keduanya membawa pengalaman panjang di industri pertambangan dan lembaga keuangan global.