Manfaat Kopi untuk Jantung Sehat

Kamis, 30 Juli 2026 | 02:07:01 WIB
Minum kopi secukupnya dihubungkan dengan berkurangnya potensi berbagai gangguan jantung. (Foto: NET)

JAKARTA — Minum kopi secukupnya dihubungkan dengan berkurangnya potensi berbagai gangguan jantung, berdasarkan evaluasi ilmiah mutakhir yang dimuat pada jurnal Circulation terbitan American Heart Association (AHA).

Wartaan dari situs Eating Well pada Kamis menyampaikan, evaluasi tersebut menerangkan bahwa meminum beberapa cangkir kopi harian berdaya guna meredakan potensi fibrilasi atrium, gangguan arteri koroner, lemah jantung, sampai angin strok.

Salah satu uji klinis acak yang disitir dalam evaluasi itu memperlihatkan pasien fibrilasi atrium yang meminum sekurang-kurangnya satu takar cangkir kopi berkafein setiap hari mempunyai potensi 39 persen lebih kecil menderita kambuhnya kekacauan kelistrikan jantung pascaterapi jika dibandingkan pihak yang membuang jauh-jauh kafein.

Di samping itu, kebiasaan menyeruput dua sampai tiga cangkir kopi per hari dihubungkan dengan berkurangnya kurang lebih 10 persen potensi penyakit arteri koroner.

Penggabungan analisis berskala luas yang menghimpun kira-kira 2,4 juta subjek turut mendapati bahwa meminum tiga hingga empat cangkir kopi tiap hari berkaitan erat dengan penurunan potensi strok mencapai 21 persen. 

Potensi strok yang lebih minim ini turut dijumpai pada kebiasaan meminum seduhan teh hitam ataupun teh hijau secara teratur.

Walau demikian, evaluasi tersebut menekankan bahwa khasiat itu tidak berlaku bagi produk minuman penambah tenaga berkafein pekat. 

Meminum minuman penambah tenaga, khususnya menjelang aktivitas fisik, sanggup menaikkan tekanan darah serta potensi tekanan darah tinggi sekaligus memicu kekacauan kelistrikan jantung akibat kadar kafein yang teramat pekat.

Di luar potensi menyokong kesehatan jantung, meminum 3,5 sampai 5 cangkir kopi berkafein setiap hari pun dihubungkan dengan menurunnya potensi kencing manis tipe 2 sampai 30 persen.

AHA berpandangan bahwa khasiat kopi tidak semata-mata bersumber dari zat kafein, melainkan pula dari zat polifenol dan unsur renik di dalamnya. 

Salah satu zat tersebut ialah asam klorogenat yang berfungsi dalam pengolahan glukosa, serta magnesium dan kromium yang berfaedah mendongkrak kepekaan insulin dan merendahkan kadar gula dalam darah.

Evaluasi tersebut merumuskan bahwa kebiasaan meminum cairan berkafein yang sarat kandungan polifenol, layaknya kopi dan teh hijau, sanggup menjelma sebagai komponen dari gaya hidup bugar guna menopang kesehatan jantung bilamana dikonsumsi dalam takaran yang proporsional.

Terkini