Wapres Gibran Respons Positif Inisiatif Kabinet Bayangan Pemuda

Rabu, 29 Juli 2026 | 17:42:01 WIB
Wakil Presiden (Wapres) RI Gibran Rakabuming. (Foto: NET)

JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) RI Gibran Rakabuming menyatakan bahwa ia menghargai upaya pengawasan publik yang digagas oleh lembaga terpercaya, aspirasi dari masyarakat dan pers, serta gerakan kabinet bayangan yang dibentuk oleh generasi muda.

"Saya menghormati setiap hasil survei, kajian, maupun analisis yang disampaikan oleh lembaga-lembaga yang kredibel. Saya juga menghormati setiap bentuk partisipasi masyarakat, termasuk pengamat, akademisi, awak media, serta inisiatif anak-anak muda dalam menyampaikan masukan maupun membentuk kabinet bayangan," kata Wapres Gibran Rakabuming dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Rabu (29/7/2026).

Ia menjelaskan bahwa pada sistem negara demokrasi, seluruh warga negara mempunyai hak untuk mengekspresikan opini, melayangkan kritik, serta berpartisipasi mengawasi roda pemerintahan. Segala hal tersebut menjadi cerminan dari dinamika iklim demokrasi yang sehat.

"Karena itu, selama pengawasan publik disampaikan secara objektif, berbasis data, dan berorientasi pada solusi, saya memandangnya sebagai bahan evaluasi yang baik bagi jalannya pemerintahan," kata Wapres Gibran menambahkan.

Menurut Gibran, sikap tersebut diambil lantaran kewajiban pemerintah adalah bekerja secara lebih optimal, lebih banyak menyerap aspirasi, dan menjamin seluruh kebijakan yang dilahirkan benar-benar mendatangkan maslahat bagi masyarakat luas.

Wapres menekankan lewat komitmen semacam itu, mutu tata kelola jalannya pemerintahan bakal terus membaik, sistem demokrasi di Indonesia akan kian dewasa, dan keyakinan masyarakat dapat senantiasa dirawat melalui tindakan konkret, transparansi, serta akuntabilitas.

Pada waktu sebelumnya, aliansi masyarakat sipil mendeklarasikan pembentukan Kabinet Bayangan guna memantau regulasi maupun kebijakan yang diputuskan oleh kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wapres Gibran Rakabuming.

Aliansi masyarakat tersebut memublikasikan gerakan Kabinet Bayangan pada 17 Juli 2026, yang di dalamnya beranggotakan 15 orang dengan latar belakang akademisi, aktivis, hingga peneliti. Tiap-tiap tokoh ini memegang sektor spesifik yang selaras dengan struktur Kabinet Merah Putih.

Terkini