Bali United Gandeng Adidas, Bawa Budaya Lokal ke Panggung Dunia

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:47:31 WIB
Bali United resmi menggandeng Adidas. (Foto: NET)

JAKARTA - Menyambut bergulirnya musim yang baru, Bali United terus bergerak matang dalam menyusun kekuatan guna mengarungi kompetisi Super League 2026-2027. 

Kali ini, momentum penting ditandai melalui jalinan kemitraan bersama Adidas Indonesia sebagai penyedia apparel resmi mereka untuk jangka waktu tiga musim ke depan. 

Langkah ini bukan sekadar urusan penyediaan seragam tanding baru, melainkan wujud nyata dari visi besar klub dalam mengukuhkan karakter tim sekaligus mengibarkan nama Bali United di kancah sepak bola internasional.

Hingga tahun 2029 mendatang, Adidas Indonesia akan menyokong seluruh kebutuhan perlengkapan resmi untuk semua kategori tim, mulai dari barisan pemain senior hingga sektor akademi. 

Melalui kemitraan strategis ini, posisi Bali United kini sejajar dengan barisan klub tanah air lainnya yang sudah lebih dulu disokong oleh jenama asal Jerman tersebut, contohnya Persija Jakarta serta PSM Makassar. 

Bagi pihak manajemen, berkolaborasi dengan salah satu produsen olahraga terkemuka di dunia tidak melulu soal kualitas pakaian yang dikenakan di lapangan hijau.

Di balik kesepakatan komersial ini, terselip rencana jangka panjang demi mendongkrak reputasi klub yang tumbuh di Pulau Dewata, sebuah kawasan wisata global yang saban tahun memikat kedatangan jutaan pelancong dari berbagai belahan dunia. 

"Adidas merupakan salah satu merek apparel olahraga terbaik di dunia sehingga kemitraan ini diyakini akan membawa dampak positif bagi perkembangan klub ke depan," ujar Chief Executive Officer (CEO) Bali United, Yabes Tanuri. 

"Klub-klub besar Eropa banyak menggunakan adidas dan meraih kesuksesan. Kami berharap kerja sama ini dapat membawa Bali United makin dikenal di dunia," imbuhnya.

Oleh karena itu, keyakinan besar ini turut disertai harapan agar balutan seragam baru dapat mengembuskan motivasi tambahan bagi segenap elemen tim dalam melakoni Super League 2026-2027. 

"Dari situ kami harapkan ini bisa memberikan tim, seluruh official, hingga pemain untuk mencapai prestasi terbaik di sepak bola Indonesia," kata pria yang biasa disapa Yabes itu.

Di samping itu, walaupun menjalin kemitraan dengan merek berskala global, manajemen Bali United tetap menjamin bahwa karakteristik daerah tetap menjadi fondasi utama pada rancangan jersey musim anyar. 

Pihak klub menggandeng seniman asal Bali, Raka Jana, guna menyisipkan aksen kebudayaan Pulau Dewata pada tiap jengkal pakaian tersebut. Untuk pakaian laga kandang, kombinasi warna merah, hitam, dan putih yang sudah melekat sebagai simbol tim berjuluk Serdadu Tridatu tetap dipertahankan. 

Namun kali ini, tampilannya dipertegas lewat ilustrasi Barong Ket yang merepresentasikan nilai kebaikan, keberanian, serta kekuatan pelindung. 

Sementara itu, untuk pakaian laga tandang mengambil inspirasi dari figur Hanoman, karakter dalam jagat pewayangan yang melambangkan keberanian, loyalitas, dan kegigihan.

Dengan demikian, pertautan antara tradisi lokal dengan gaya desain modern menjadi daya tarik utama yang ingin ditonjolkan oleh Bali United. 

Klub menaruh harapan agar setiap penggawa tidak sekadar memakai pakaian bertanding biasa, tetapi turut menyebarkan kisah kebudayaan Bali di setiap lapangan yang mereka singgahi. 

Bukan hanya mengejar aspek keindahan semata, jersey mutakhir milik Bali United pun memanfaatkan bahan berkualitas tinggi yang berbobot lebih ringan dengan sistem sirkulasi udara yang optimal, sehingga diklaim mampu mendukung performa fisik pemain sepanjang jalannya laga.

Kemitraan bersama Adidas ini juga diproyeksikan sebagai bagian dari taktik guna melejitkan nilai ekonomi Bali United. 

Pihak manajemen sangat percaya bahwa bersanding dengan jenama olahraga kelas dunia bakal mendongkrak pesona klub di mata para mitra sponsor, melebarkan jangkauan pemasaran pernak-pernik resmi, sekaligus mempertegas status Bali United sebagai salah satu klub profesional dengan pertumbuhan paling pesat di Indonesia. 

Menghadapi kompetisi Super League 2026-2027, pihak manajemen menyediakan tiga opsi pakaian laga, yakni versi kandang, tandang, serta alternatif. 

Untuk varian jersey player issue dilepas ke pasaran dengan harga Rp 1,1 juta, sementara untuk fan jersey dapat dibawa pulang mulai dari harga Rp 300 ribu agar lebih ramah di kantong para pendukung setia.

Di pihak lain, Adidas Indonesia melihat jalinan kerja sama ini tidak sebatas urusan memasok pakaian olah raga untuk sebuah tim, melainkan sebagai bentuk partisipasi nyata bagi kemajuan industri sepak bola di tanah air. 

"Kami harap kerja sama ini diterima dengan baik, bukan hanya bagi klub dan kami, tapi pemain, official team dan bisa diterima semuanya. Semoga ini menginspirasi suporter, bukan hanya soal mendukung saja, tapi memberikan yang terbaik untuk klub yang mereka cintai," pungkasnya.

Terkini