JAKARTA – Lini C5 kini kedatangan varian hybrid baru melalui Chery C5 CSH yang mengusung sentuhan facelift agar tampil lebih modern dan aerodinamis. SUV ini di atas kertas menawarkan perpaduan desain teranyar, interior yang jauh lebih berkelas, serta beragam fitur premium.
Meski begitu, setelah dicermati lebih dekat, muncul sebuah pertanyaan: apakah penyegaran tampilannya sudah cukup memikat perhatian saat melintas di jalanan?
Melihat spesifikasi dimensinya, kendaraan ini memiliki panjang 4.470 mm, lebar 1.824 mm, dan tinggi 1.588 mm. Jarak sumbu roda atau wheelbase mobil ini berada di angka 2.610 mm, ground clearance setinggi 190 mm, serta ditopang oleh roda berukuran 215/55 R18.
Penyegaran paling mencolok pada sisi eksterior terletak di area wajah. Chery menyematkan lampu model baru beserta grill bermotif honeycomb yang mendongkrak kesan agresif jika disandingkan dengan versi terdahulu.
Khusus untuk varian hybrid ini, pabrikan juga memasang aero wheels yang berfungsi meminimalkan turbulensi udara demi mendongkrak efisiensi.
Velg tersebut dibalut kombinasi warna single tone hitam dan perak tanpa model polished, sehingga memancarkan kesan rapi sekaligus mempertegas karakter aerodinamis kendaraan.
Sisi fungsionalitas juga menjadi nilai tambah pada bagian samping yang telah dilengkapi dengan roof rail khas SUV. Sementara itu, identitas sebagai varian bermesin ganda dipertegas lewat emblem CSH Hybrid di bagian buritan.
Detail lain yang patut diacungi jempol adalah desain pintu yang menutup rapat hingga ke bagian kolong bodi. Berkat detail ini, celana penumpang aman dari kotoran akibat cipratan air atau debu ketika keluar dari mobil—sebuah aspek kecil yang kerap terlewatkan pada SUV kelas menengah.
Akan tetapi, terlepas dari adanya penyegaran tersebut, siluet tubuh C5 CSH secara keseluruhan masih sangat identik dengan Chery Omoda E5 maupun Chery Omoda 5.
Mengingat bahasa desain ini sudah diperkenalkan sejak tahun 2022, penampilannya di jalanan Indonesia setelah sekitar empat tahun beredar kini tidak lagi terasa istimewa. Hal ini tentu menjadi catatan tersendiri bagi calon konsumen yang mendambakan pembaruan desain secara total.
Sensasi yang jauh lebih positif justru langsung terasa ketika melangkah masuk ke dalam kabin. Area dasbor C5 CSH dirancang sangat menyerupai Chery E5 versi listrik, sehingga menghadirkan atmosfer yang lebih premium dan futuristis.
Permukaan dasbor serta door trim didominasi oleh material soft touch berpadu jahitan yang rapi, ditambah ornamen panel kayu berkelir gelap yang memperkuat kesan mewah.
Panel instrumen digitalnya pun mengadopsi desain baru dengan jarum analog untuk memantau indikator daya serta pengisian baterai, walaupun pengguna masih bisa mengubahnya ke mode digital penuh sesuai keinginan.
Area konsol tengah kini terasa lebih lapang lantaran tuas transmisi telah dipindahkan ke kolom kemudi (column shifter). Di ruang konsol tersebut, tersedia pengisi daya nirkabel (wireless charging) 50 watt yang dilengkapi penutup dengan mekanisme buka-tutup yang halus.
Suasana interior kian hidup berkat keberadaan ambient lighting dengan beragam opsi warna yang dapat bergerak selaras dengan dentuman musik dari sistem audio Sony 8 speaker.
Kenyamanan kabin juga ditunjang oleh sunroof yang dapat terbuka ke arah luar untuk memberikan kesan lapang. Tidak ketinggalan, Chery menyisipkan fitur pembeda seperti selfie mode di dalam kabin serta fitur penunjuk arah kiblat.
Kendati demikian, terdapat satu poin rancangan yang dinilai kurang ergonomis. Kendali untuk AC serta ventilated seat kini dialihkan sepenuhnya ke dalam layar sentuh karena hilangnya tombol fisik.
Ketika sedang menyetir sendirian dalam kecepatan tinggi, mengoperasikan fitur-fitur tersebut melalui layar monitor berpotensi memecah konsentrasi dan terasa lebih merepotkan ketimbang menekan tombol konvensional.
Secara garis besar, Chery C5 CSH terbukti mampu menyajikan ruang kabin yang jauh lebih modern dan naik kelas dibanding versi pendahulunya. Detail aerodinamis serta kelengkapan fitur premium menjadi magnet utama mobil ini.
Hanya saja, kemiripan eksterior yang terlalu kental dengan generasi Omoda terdahulu membuat nilai eksklusivitasnya sedikit berkurang.
Kendaraan ini tampaknya lebih pas bagi konsumen yang memang menggemari garis desain Omoda namun menginginkan varian yang lebih efisien dan mewah, alih-alih mereka yang berburu penyegaran visual secara menyeluruh.
Sebagai kesimpulan, keunggulan mobil ini terletak pada desain fascia yang lebih modern, aplikasi aero wheels penunjang efisiensi, serta kabin premium bermaterial soft touch.
Di sisi lain, kekurangannya mencakup pengoperasian AC dan ventilated seat via layar sentuh yang kurang praktis, ditambah aspek eksterior yang terlampau mirip dengan Chery Omoda E5 dan Omoda 5 sehingga kehilangan nuansa kebaruan di jalan raya.