Kemensos Bantu Kebutuhan Dasar Korban Konflik di Flores Timur

Senin, 20 Juli 2026 | 17:27:01 WIB
Kemensos Salurkan Bantuan Darurat Korban Konflik di Flores Timur [FOTO: NET].

JAKARTA - Tim Kementerian Sosial menyalurkan bantuan bagi warga yang terlibat dalam konflik sosial di Kecamatan Adonara Timur, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kementerian Sosial (Kemensos) memberikan bantuan logistik darurat guna mencukupi kebutuhan pokok masyarakat yang terdampak konflik sosial di Kecamatan Adonara Timur, Kabupaten Flores Timur, NTT.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf dalam keterangannya di Jakarta, Senin, mengungkapkan rasa duka mendalam bagi para keluarga korban serta memastikan bantuan telah dikirim dari Gudang Sentra Effata Kupang ke lokasi terdampak pada Senin (20/7) ini.

"Kementerian Sosial terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan seluruh pihak terkait agar penanganan terhadap warga terdampak berjalan cepat, tepat, dan sesuai dengan kebutuhan di lapangan," kata dia.

Saifullah memaparkan, perselisihan yang melibatkan warga Desa Narasoina dan Dusun Bele, Desa Waiburak tersebut terjadi pada Sabtu (18/7), menyebabkan tiga orang meninggal dunia dan lima orang lainnya luka-luka.

Selain jatuhnya korban jiwa, bentrokan tersebut mengakibatkan kerusakan materiil berupa 20 rumah warga, satu unit tempat usaha, serta satu unit kendaraan roda dua yang hangus maupun rusak.

Menanggapi peristiwa tersebut, Kemensos mendukung penuh upaya sigap Pemerintah Kabupaten Flores Timur bersama TNI dan Polri yang diterjunkan langsung ke lapangan untuk meredam konflik lewat pendekatan persuasif.

Bantuan logistik darurat dari Kemensos mencakup 200 paket makanan siap saji, 100 paket makanan anak, 200 paket lauk pauk siap saji, 50 kasur, 50 selimut, dan satu unit tenda serbaguna.

Kemensos turut mengirimkan masing-masing 50 paket perlengkapan anak, perlengkapan keluarga, serta paket sandang dewasa untuk menjamin kebutuhan hidup para pengungsi selama masa pemulihan keamanan.

Saat ini, Pemkab Flores Timur sedang memproses Surat Keterangan Tanggap Darurat (SKTD), sementara Dinas Sosial setempat melakukan verifikasi data korban sebagai dasar pengajuan santunan duka ke Kemensos.

Saifullah berharap semua pihak dapat menahan diri, mengedepankan perdamaian, serta menyerahkan penegakan hukum kepada aparat agar situasi di Adonara Timur lekas kondusif.

Terkini