Wamenkop Optimistis Kopdes Merah Putih Dorong Kebangkitan Ekonomi Desa Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 11:08:06 WIB
Wamenkop Optimistis Kopdes Merah Putih Dorong Kebangkitan Ekonomi Desa Nasional

JAKARTA - Upaya mendorong kemandirian ekonomi desa terus diperkuat melalui berbagai program strategis pemerintah. 

Salah satu inisiatif yang kini menjadi perhatian adalah pengembangan Koperasi Desa Merah Putih yang diharapkan mampu menjadi penggerak utama ekonomi masyarakat pedesaan.

Wakil Menteri Koperasi Farida Farichah memastikan Koperasi Desa (Kopdes ) Merah Putih yang kini tengah berjalan mampu membangkitkan pertumbuhan ekonomi masyarakat pedesaan.

"Kita optimistis Kopdes Merah Putih dapat membangkitkan ekonomi masyarakat desa, terlebih masyarakat desa kaya dengan segala potensi yang ada,dan ini kesempatan mereka berdaya dan berdaulat untuk mengelola desa masing-masing," kata Farida saat menghadiri Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Lebak, Senin.

Program ini dipandang sebagai peluang besar bagi masyarakat desa untuk memanfaatkan potensi lokal secara optimal sekaligus meningkatkan kesejahteraan secara berkelanjutan.

Pembangunan Infrastruktur Kopdes Terus Dipercepat Pemerintah

Dalam rangka mendukung keberhasilan program tersebut, pemerintah melalui Kementerian Koperasi terus mempercepat pembangunan berbagai fasilitas pendukung Kopdes Merah Putih. Pembangunan ini mencakup sarana fisik yang dibutuhkan untuk menunjang aktivitas ekonomi koperasi.

Kementerian Koperasi untuk mensukseskan Kopdes Merah Putih sesuai Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 dan 17, kini tengah berjalan pembangunan fisik, seperti gerai, pergudangan dan kelengkapan lainnya yang dilakukan PT Argrinas Pangan Nusantara (Persero), termasuk pengadaan kendaraan.

Persiapan yang dilakukan Kemenkop memprioritaskan pembangunan Kopdes Merah Putih, karena ini merupakan program Presiden Prabowo Subianto.

Selain itu juga pihaknya melakukan pendampingan dengan pengurus Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

Langkah ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam memastikan koperasi desa dapat beroperasi secara optimal dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Puluhan Ribu Kopdes Telah Terbentuk dan Mulai Beroperasi

Perkembangan program Kopdes Merah Putih menunjukkan progres yang signifikan. Hingga saat ini, pembentukan Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (KDKMP) telah mencapai puluhan ribu unit yang tersebar di berbagai wilayah.

Saat ini, kata dia, pembentukan KDKMP sudah selesai dan yang Berbadan Hukum ada 83 ribu sekian, termasuk kepengurusannya.

"Sekarang hari ini KDKMP di antaranya ada yang sudah berlangsung menjalani bisnis secara mandiri," kata Farida.

Menurut dia, jumlah KDKMP sekitar 83 ribu unit itu di antaranya sekitar 34 ribu sampai 35 ribu tengah dilakukan pembangunan gerai, pergudangan dan kelengkapan lainnya yang dilakukan PT Agrinas Pangan Nusantara.

Bahkan, proses pembangunan KDKMP itu ada yang sudah mencapai 20 persen,50 persen hingga 70 persen.

Pihaknya juga minta warga cek Kopdes di Lebak berapa yang sudah selesai dan belum, namun data terakhir saat rapat koordinasi pembangunan KDKMP yang sudah selesai 100 persen ada sekitar 3.000 unit.

Capaian ini menunjukkan bahwa program tersebut tidak hanya sebatas perencanaan, tetapi sudah memasuki tahap implementasi yang nyata di lapangan.

Tahap Operasional dan Penguatan Sumber Daya Koperasi

Setelah pembangunan fisik rampung, tahap selanjutnya adalah operasionalisasi koperasi yang mencakup berbagai aspek penting. Mulai dari pengisian barang, pengelolaan sumber daya manusia, hingga perekrutan anggota menjadi bagian dari proses penguatan kelembagaan.

"Kita persiapan tahapan pembangunan KDKMP sedang berjalan dan bila seluruhnya selesai 100 persen, nantinya ada operasionalisasi pengisian kelengkapan , pengisian barang yang dijual, penghidupan penetapan personalia , termasuk jumlah yang dipekerjakan sambil rekrutmen anggota di desa dan kelurahan," kata Politisi PKB.

Tahap ini menjadi krusial karena menentukan keberlanjutan dan efektivitas koperasi dalam mendukung aktivitas ekonomi masyarakat desa.

Dampak Nyata bagi UMKM dan Perekonomian Desa

Di tingkat lokal, keberadaan Kopdes Merah Putih mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Koperasi menjadi wadah yang membantu pengembangan usaha sekaligus memperluas akses pasar.

Manager Kopdes Merah Putih Desa Pondok Panjang Kecamatan Cihara Kabupaten Lebak Aep Saepudin mengatakan, saat ini binaan koperasi yang dikelolanya itu sudah memiliki anggota 294 orang dan sebagian besar pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

Mereka pelaku UMKM itu memproduksi emping kaceprek, gula aren, sale pisang dan bakso ikan, karena di daerahnya terdapat bahan baku melimpah.

Bahkan, produksi gula aren itu dipasok ke sejumlah daerah di Jawa Timur dan bisa menggulirkan perputaran uang Rp400 juta jika dikalkulasikan Rp40 ribu per kilogram dari produksi 10 ton per bulan itu.

"Kami optimistis KDMP dapat menumbuhkan ekonomi desa, sekaligus bisa menghapus kemiskinan ekstrem," katanya.

Dengan potensi yang dimiliki serta dukungan dari pemerintah, Kopdes Merah Putih diharapkan mampu menjadi solusi nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa sekaligus memperkuat ekonomi nasional dari tingkat akar rumput.

Terkini