IHSG Sesi I Ditutup Melemah 0,76% ke Level 6.484,92

Selasa, 15 September 2026 | 23:32:02 WIB
Investor mengamati data saham [FOTO: NET].

JAKARTA - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada sesi pertama perdagangan terpantau parkir di zona merah dan ditutup melemah ke level posisi 6.484,92 pada hari Selasa (15/9/2026).

Berdasarkan paparan data IDX Mobile per pukul 12.05 WIB, indeks komposit tercatat mengalami penurunan sebesar 0,76% atau tergerus 49,77 poin menuju level 6.484,92. 

Sepanjang berjalannya sesi perdagangan secara intraday, pergerakan indeks sempat menyentuh level terendahnya di posisi 6.461,01 serta sempat merangkak naik hingga menyentuh titik posisi tertingginya di level 6.549,60. Adapun total perolehan nilai kapitalisasi pasar (market cap) secara keseluruhan mencapai angka Rp11.296 triliun.

Dari total keseluruhan saham yang diperdagangkan, tercatat sebanyak 333 saham berhasil menguat, sebanyak 317 saham mengalami tekanan pelemahan, serta 313 saham lainnya terpantau stagnan tidak mencatatkan perubahan nilai.

Sejumlah emiten yang berhasil masuk ke dalam deretan jajaran top gainers di antaranya adalah saham PT Danasupra Erapacific Tbk. (DEFI) yang melesat kencang hingga 32,4% ke level harga Rp136 per saham. Menyusul di belakangnya, saham PT Communication Cable Systems Indonesia Tbk. (CCSI) juga ikut menanjak naik hingga 24,86% ke posisi harga Rp442.

Kenaikan signifikan berikutnya dicatatkan oleh saham PT Alakasa Industrindo Tbk. (ALKA) yang turut menguat sebesar 19,68% ke level harga Rp7.450. Pada posisi urutan berikutnya, saham PT Rukun Raharja Tbk. (TRAJA) mencatatkan penguatan sebesar 18,3% ke level Rp144, disusul pula oleh lonjakan harga saham PT Semacom Integrated Tbk. (SEMA) yang menguat sebesar 17,77% ke level harga Rp232.

Di sisi sebaliknya, sejumlah daftar saham yang terperosok ke dalam jajaran top losers meliputi instrumen saham Reksa Dana Indeks KISI IDX30 ETF (XKID) yang menyusut hingga 15% ke level harga Rp680. Selain itu, produk Pinnacle Core High Dividend ETF (XPDV) turut mengalami koreksi susut sebesar 14,94% menjadi di level Rp655.

Melangkah ke urutan berikutnya di lantai Bursa Efek Indonesia (BEI), terdapat saham milik PT Satria Antaran Prima Tbk. (SAPX) yang ikut merosot 14,85% ke level harga Rp430. Produk Reksa Dana Indeks Batavia SRI-KEHATI ETF (XBSK) juga tercatat masuk ke dalam jajaran barisan top losers dengan koreksi penurunan sebesar 14,84% ke level harga Rp482. Guna melengkapi daftar 5 besar saham tertekan, saham PT Rig Tenders Indonesia Tbk. (RIGS) turut menyusut sebesar 14,39% ke level posisi Rp595.

Sebelumnya, Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman, menyampaikan pandangannya bahwa indeks komposit masih mempunyai peluang besar untuk mengalami pembalikan arah penguatan (rebound) apabila mampu menembus level titik resistance kunci pada sesi perdagangan hari ini.

“IHSG berpotensi rebound hari ini, jika berhasil break di atas resistance 6550. Hati-hati jika gagal break 6550, potensi kembali koreksi mendekati pengumuman the Fed,” ujar Fannya dalam publikasi riset harian, Selasa (15/9/2026).

Pihak BNI Sekuritas sendiri memproyeksikan kisaran batasan area support IHSG berada pada rentang level 6.450 hingga 6.500, sementara untuk area level resistance diperkirakan berada pada rentang kisaran 6.550 sampai dengan 6.600.

Terkini