Moto3 Aragon 2026: Veda Ega Finis Ke-20 dan Mengaku Sempat Buntu

Senin, 31 Agustus 2026 | 17:09:02 WIB
Veda Ega Pratama [FOTO: NET].

JAKARTA - MotoGP Aragon 2026 menjadi akhir pekan yang menantang bagi pembalap Indonesia, termasuk Veda Ega Pratama. Rider Honda Team Asia itu mengakhiri balapan Moto3 Aragon 2026 di Sirkuit MotorLand Aragon, Spanyol, dengan finis di peringkat ke-20, yang merupakan capaian terendahnya sepanjang musim ini.

Pembalap berusia 17 tahun itu kesulitan mengeluarkan potensi terbaiknya sejak sesi latihan bebas pertama hingga balapan berlangsung.

Usai gagal menembus Kualifikasi 2, Veda harus mengawali balapan dari posisi ke-22. Ia sempat mendekati zona poin sebelum akhirnya kehilangan kecepatan pada lap-lap berikutnya. 

Setelah balapan usai, Veda mengakui bahwa pekan di Aragon menjadi pengalaman yang cukup menekan dan memilih menjadikannya bahan evaluasi untuk seri mendatang.

Veda Akui Kesulitan Sepanjang Akhir Pekan

Veda mengutarakan bahwa dirinya gagal mendapatkan peningkatan performa selama mengaspal di Aragon. Menurut pengakuannya, beragam upaya yang dilakukan belum mampu membuahkan hasil yang diharapkan.

"Balapan dan akhir pekan ini harus dilupakan. Saya merasa buntu selama akhir pekan dan tidak bisa membuat peningkatan yang kami inginkan," ucap pebala Indonesia itu melalui rilis tim.

Kendati mengawali balapan dari urutan ke-22, Veda sempat merangsek hingga posisi ke-16. Pada momen itu, peluang mengamankan poin sempat terbuka lebar sebelum situasi berbalik.

"Selama balapan saya bisa bergerak maju dari posisi ke-22 dan pada satu titik saya ada di posisi ke-16, jadi saya mendekati poin," ujarnya memaparkan.

Sayangnya, torehan posisi tersebut tidak sanggup dipertahankan sampai melintasi garis finis.

Sempat Dekati Zona Poin Sebelum Kehilangan Ritme

Usai berhasil naik beberapa tingkat, Veda mulai keteteran mempertahankan kecepatan dibandingkan para kompetitornya. Ia mengaku mengalami kendala untuk menjaga konsistensi ritme balapan hingga akhirnya harus puas finis di posisi ke-20.

"Namun, kemudian saya mulai kehilangan beberapa posisi dan kesulitan untuk menjaga ritme dan konsistensi."

Meskipun memetik hasil yang kurang memuaskan, Veda menilai seri ini memberikan pemahaman yang lebih terang mengenai masalah utama yang mesti dibenahi.

"Meski begitu, saya belajar dari balapan ini dan sekarang kami tahu dengan lebih baik di mana masalah saya."

Fokus Perbaikan Menuju Seri Berikutnya

Veda menuturkan bahwa pihak tim juga telah mengidentifikasi poin-poin yang wajib menjadi prioritas pembenahan menjelang balapan berikutnya.

"Tim juga memahami apa yang harus kami kerjakan. Ini mengecewakan tetapi tidak ada yang bisa dilakukan lagi tentang akhir pekan ini."

Pembalap asal Indonesia itu kini memilih langsung mengalihkan fokus ke balapan mendatang dengan menambal berbagai celah kelemahan yang tampak selama tampil di Aragon.

"Kami harus membuka lembar baru, memperbaiki titik-titik lemah saya, dan mencoba lebih baik pada balapan berikutnya."

Sebelum mengaspal di Aragon, Veda sebenarnya masih sanggup menembus Q2 pada seri MotoGP Hungaria, kendati pada akhirnya finis di posisi ke-16 akibat hukuman long lap dan kekhilafan pribadi. 

Hasil di Aragon menjadi catatan paling terjal musim ini lantaran hambatan sudah membayangi sejak awal akhir pekan sampai balapan tuntas.

Saudara-saudara kami di Nusa Tenggara Timur tengah dirundung duka karena gempa M 7,7. Mari kami mengulurkan tangan untuk membantu meringankan beban yang sedang mereka hadapi. Kirim bantuan Anda melalui tautan https://bit.ly/BantuWargaNTT

Terkini

DPR dan Mendagri Cermati Usulan Perpanjangan Jabatan Kades

Senin, 14 September 2026 | 19:28:32 WIB

Sikat Mafia, Kemenhaj Resmi Buka Layanan Aduan Haji & Umrah

Senin, 14 September 2026 | 19:27:01 WIB

Akreditasi RS Bakal Dinilai dari Pengalaman Pasien & Nakes

Senin, 14 September 2026 | 19:24:02 WIB

KNKT Wawancarai Korban Selamat Kecelakaan KM Virgo

Senin, 14 September 2026 | 19:19:01 WIB