Polri Jadikan Polisi Jepang Model Penguatan Binmas & Bhabinkamtibmas

Sabtu, 12 September 2026 | 16:16:31 WIB
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko. (Foto: NET)

JAKARTA — Kepolisian Negara Republik Indonesia memanfaatkan wawasan serta pengalaman dari praktik pemolisian berbasis masyarakat atau community policing di Jepang sebagai materi evaluasi sekaligus penguatan pelaksanaan tugas pembinaan masyarakat (Binmas) serta Bhabinkamtibmas di tanah air.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu menyampaikan bahwa praktik community policing yang dijalankan oleh kepolisian Jepang dikaji guna menemukan model yang selaras dengan karakteristik sosial masyarakat Indonesia.

“Pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh dari kegiatan ini tentunya akan menjadi bahan bagi Polri untuk memperkuat pelaksanaan community policing di Indonesia. Praktik-praktik yang relevan dan sesuai dengan karakteristik masyarakat Indonesia akan dipelajari untuk kemudian diadaptasi dan diterapkan dalam penguatan tugas Binmas dan Bhabinkamtibmas,” ujar dia.

Menurut Trunoyudo, proses pembelajaran tersebut meliputi implementasi community policing lewat petugas pos polisi setempat seperti Koban dan Chuzaisho, utamanya dalam rangka pencegahan tindak kejahatan serta penjagaan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

“Dalam kegiatan ini, personel Binmas dan Bhabinkamtibmas bertukar informasi dan melihat secara langsung bagaimana kepolisian Jepang menjalankan community policing melalui petugas Koban dan Chuzaisho, khususnya dalam upaya pencegahan kejahatan dan pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat,” kata Trunoyudo.

Ia mengungkapkan bahwa pengalaman tersebut bernilai krusial guna mengoptimalkan fungsi Bhabinkamtibmas sebagai garda terdepan yang bersentuhan langsung bersama warga di tingkat kewilayahan.

Trunoyudo menegaskan bahwa adopsi dari hasil studi tersebut tidak dijalankan secara mentah-mentah, melainkan dengan memperhatikan dinamika kebutuhan serta kondisi sosial masyarakat Indonesia.

“Prinsipnya, apa yang baik dari hasil pembelajaran ini akan kami ambil sebagai bahan penguatan, tentunya dengan menyesuaikan karakteristik dan kebutuhan masyarakat Indonesia,” kata dia.

Di samping mendalami community policing, delegasi Polri turut melaksanakan pertukaran wawasan seputar sistem pendidikan serta pola pembentukan anggota kepolisian melalui lawatan ke lembaga pendidikan kepolisian tingkat prefektur di Jepang.

“Pertukaran informasi juga dilakukan terkait sistem pendidikan kepolisian. Hal ini menjadi bagian dari upaya Polri untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya personel yang nantinya menjalankan fungsi pembinaan masyarakat di lapangan,” ujar dia.

Seluruh rangkaian agenda pembelajaran tersebut terlaksana berkat kunjungan resmi delegasi Binmas Polri ke Negeri Sakura yang berlangsung pada 3 hingga 11 September 2026 melalui skema kerja sama bilateral antara Polri dan Pemerintah Jepang via Japan International Cooperation Agency (JICA).

Rombongan delegasi yang beranggotakan 10 personel ini dipimpin langsung oleh Karo Kerma Kementerian/Lembaga Stamaops Polri Brigjen Pol M. Setyobudi DP, didampingi Kapusdik Binmas Lemdiklat Polri beserta jajaran personel Binmas dan Bhabinkamtibmas, di mana keseluruhan pendanaan kunjungan ini difasilitasi penuh oleh Pemerintah Jepang melalui JICA.

Terkini