Transformasi BUMN, Pertamina Pangkas 118 Perusahaan pada 2026

Jumat, 11 September 2026 | 20:51:02 WIB
Gedung Pertamina [FOTO: NET].

JAKARTA — PT Pertamina (Persero) terus mengakselerasi transformasi dan efisiensi struktur usaha lewat program streamlining. Pada tahun ini, Pertamina membidik penyederhanaan terhadap 118 perusahaan agar tercipta struktur bisnis yang lebih ringkas dan terfokus.

Saat melangsungkan pertemuan bersama Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Dony Oskaria, Pertamina memaparkan progres penyederhanaan usaha yang telah dieksekusi. Sampai dengan kuartal II/2026, Pertamina sukses merampingkan 31 perusahaan dan memproyeksikan angka tersebut bertambah menjadi 48 perusahaan pada September 2026.

 Secara kumulatif, Pertamina tercatat telah mengeliminasi sekitar 139 anak usaha dalam kurun waktu transformasi tersebut.

Di lini hulu, proses penyederhanaan difokuskan pada peleburan berbagai entitas ke dalam satu wadah utama, sehingga tidak ada lagi fragmentasi entitas hulu yang memicu kerumitan birokrasi.

Dony menegaskan bahwa konsolidasi ini sangat krusial guna membentuk postur organisasi yang lebih ramping serta memangkas alur birokrasi yang tak esensial.

“Jadi, ke depan tidak perlu lagi ada banyak entitas seperti Hulu Rokan, Hulu RIK, dan Hulu lainnya. Itu hanya menambah birokrasi yang panjang. Maunya cukup satu konsolidasi dalam satu PT saja,” ujar Dony melalui keterangan resmi, Jumat (11/9/2026).

Ia menambahkan, agenda streamlining serta restrukturisasi BUMN wajib dieksekusi secara mendasar dan terukur. Menurut penilaiannya, pangkas jumlah perusahaan bukan sekadar mengurangi entitas bisnis, melainkan harus mampu mentransformasi budaya kerja agar kian profesional dan berorientasi hasil.

“Proses streamlining dan transformasi perusahaan-perusahaan BUMN ini memang kami lakukan secara fundamental dan terencana. Ekspektasi pemerintah terhadap kami begitu tinggi, sehingga kami tidak punya banyak waktu. You’re in or you’re out,” ujar Dony.

Oleh sebab itu, ia mendesak Pertamina untuk menuntaskan keseluruhan proses restrukturisasi secara cepat sekaligus memastikan setiap tahapannya berjalan optimal serta memberi dampak nyata bagi perseroan.

Agenda streamlining Pertamina ini merupakan bagian integral dari strategi besar transformasi BUMN untuk menciptakan struktur grup yang lebih efisien dan terarah. Dony berharap, langkah konsolidasi ini sanggup memotong rantai birokrasi, mempertegas fokus bisnis, dan mendongkrak daya saing Pertamina dalam mengemban misi strategis bagi perekonomian maupun kedaulatan energi nasional.

Terkini