Kilang Balongan Uji Coba Pengolahan Minyak Jelantah Jadi Green Gasoline

Kamis, 10 September 2026 | 02:31:31 WIB
PT Pertamina Patra Niaga. (Foto: NET)

JAKARTA — PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit (RU) Balongan yang berlokasi di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, memulai langkah uji coba dalam mengolah minyak jelantah atau used cooking oil (UCO) agar menjadi produk bernilai tinggi lewat fasilitas Unit Residue Catalytic Cracking (RCC).

Wakil Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga Taufik Aditiyawarman lewat keterangan yang diperoleh di Indramayu pada hari Kamis menjelaskan bahwa minyak jelantah tersebut diinjeksikan menuju Unit RCC demi diolah menjadi ragam produk seperti green gasoline.

“Per 9 September 2026, minyak jelantah yang diinjeksikan ke Unit RCC untuk diolah menjadi produk green gasoline telah mencapai level 5 persen,” katanya.

Pihaknya mencatat bahwa Unit RCC Kilang Balongan memiliki kapasitas pengolahan mencapai 83 Million Barel Steam Day (MBSD), sehingga keberhasilan uji coba ini dipandang berpotensi menghadirkan dampak positif terhadap produksi green gasoline secara berkelanjutan.

Menurut Taufik, pemanfaatan minyak jelantah sebagai bahan baku energi juga mampu membuka peluang pengembangan ekonomi sirkular pada lingkungan sekitar area operasional perusahaannya.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan uji coba tidak semata ditentukan oleh pencapaian persentase injeksi minyak jelantah, melainkan wajib mengutamakan aspek keselamatan serta keandalan operasi kilang.

Selain itu, tambahnya, seluruh data hasil plant test perlu dicatat secara lengkap dan akurat guna memastikan kualitas produk yang dihasilkan sepanjang proses pengolahan UCO berlangsung.

“Kami kawal uji coba produk rendah karbon ini hingga selesai dan berhasil, guna membangun ekonomi sirkular melalui pemanfaatan minyak jelantah sebagai bahan baku energi,” ujar dia.

Taufik menuturkan bahwa pemanfaatan minyak jelantah sebagai bahan baku energi secara tidak langsung sanggup menekan kebutuhan terhadap impor minyak mentah.

Ia menyebutkan bahwa proyek ini menjadi salah satu bentuk kontribusi perusahaannya dalam mendukung Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto, terutama dalam hal pencapaian swasembada serta ketahanan energi nasional.

Sementara itu, Direktur Operasi Kilang PT Pertamina Patra Niaga Didik Bahagia menyampaikan apresiasi atas soliditas para perwira Kilang Balongan serta seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan pengolahan perdana minyak jelantah tersebut.

Penggunaan minyak jelantah, lanjut dia, diproyeksikan mampu memberikan nilai tambah melalui produksi green gasoline sekaligus memanfaatkan limbah minyak goreng yang berisiko mencemari lingkungan apabila dibuang secara sembarangan.

Pihaknya pun menaruh harapan agar keberhasilan uji coba pengolahan minyak jelantah di Balongan ini sanggup menjadi model yang bisa diterapkan pada unit-unit kilang lainnya.

“Pengolahan perdana minyak jelantah di RU Balongan ini merupakan langkah nyata transformasi bisnis kilang dalam mendukung transisi energi dan pengembangan energi berkelanjutan,” katanya.

Terkini