Prabowo Lepas 432 Atlet Asian Games 2026 dan Janjikan Bonus Rp3 Miliar

Kamis, 10 September 2026 | 18:47:02 WIB
Presiden Prabowo Subianto saat memberikan sambutan dalam agenda pelepasan kontingen Asian Games 2026 di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (9/9/2026) [FOTO: NET].

JAKARTA - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan bahwa keikutsertaan sebagai bagian dari kontingen Indonesia pada ajang Asian Games ke-20 Aichi-Nagoya 2026 merupakan sebuah bentuk kehormatan yang teramat besar, mengingat para atlet mengemban nama baik bangsa sekaligus mewakili ratusan juta warga negara Indonesia.

Prabowo memaparkan bahwa hanya terdapat 432 atlet terpilih yang berhasil lolos tahap kualifikasi guna merepresentasikan Indonesia di tengah total populasi yang mencapai kisaran 287 juta jiwa.

"432 ini kehormatan yang sangat besar. Saya sekarang Presiden Republik Indonesia, saya di tentara dapat pangkat yang tertinggi, tapi saya sebetulnya dalam hati saya, saya belum bisa seperti kalian ini mewakili bangsa," kata Prabowo saat memberikan taklimat dalam pelepasan kontingen Asian Games 2026 di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (9/9/2026).

Menurut pandangan Prabowo, sektor keolahragaan memegang fungsi esensial dalam proses pembangunan kekuatan suatu negara. Ia menilai bahwa sebuah peradaban bangsa yang kokoh senantiasa menuntut dukungan kondisi fisik, keterampilan, serta mentalitas rakyat yang tangguh.

"Olahraga adalah sangat penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara karena bangsa yang berhasil, bangsa yang kuat, adalah bangsa di mana rakyatnya kuat," ujarnya.

Ia menyatakan bahwa talenta serta kapasitas yang dimiliki para atlet merupakan anugerah berharga yang wajib disyukuri. Oleh karena itu, Prabowo mengimbau agar kesempatan emas tersebut tidak disia-siakan begitu saja seraya mengerahkan performa terbaik selama berlaga di negeri Sakura.

"Atas nama negara, bangsa, dan rakyat Indonesia saya ucapkan terima kasih atas jerih payah saudara-saudara," kata Prabowo.

Prabowo turut mengingatkan para atlet bahwa pencapaian prestasi di panggung internasional menuntut pengorbanan serta rangkaian latihan yang panjang. Dirinya lantas membagikan prinsip fundamental yang pernah diutarakan oleh seorang pelatih Olimpiade perihal kunci sukses mendulang gelar juara.

"Saya pernah dengar seorang pelatih Olimpiade dari satu bangsa waktu ditanya apa rumus menjadi Olympic Champion? Dia jawab hanya tiga: rumus untuk jadi champion itu hanya tiga. Latihan, latihan, latihan," tuturnya.

Prabowo menyebut bahwa doktrin tersebut senantiasa dipegang teguh. Menurutnya, keberhasilan para atlet menembus level multievent Asian Games membuktikan bahwa mereka telah melewati fase tempaan latihan serta perjuangan yang tidak mudah.

"Berarti saudara untuk mencapai puncak ini, saudara-saudara telah berjuang sangat keras," ujarnya.

Ia pun mendesak para atlet agar menampilkan karakter keindonesiaan yang gigih, ulet, dan pantang menyerah sepanjang bergulirnya kompetisi.

"Buatlah yang terbaik untuk bangsamu. Berikan yang terbaik. Wakili bangsa kami, tunjukkan bahwa anak-anak Indonesia itu tangguh, semangat, tidak mengenal menyerah," kata Prabowo.

Di sela-sela taklimatnya, Prabowo sempat menceritakan kisah perjuangan heroik salah satu atlet equestrian Indonesia pada multievent SEA Games sebelumnya. Atlet nomor eventing tersebut diketahui mengalami cedera parah pada bagian tulang rusuk hanya berselang beberapa hari jelang pertandingan.

Meskipun mendapati kondisi fisik yang cedera serta disodori opsi penggantian oleh atlet pelapis, sosok atlet tersebut secara tegas menolak dan memilih tetap turun bertanding.

"Dia tidak mau. Waktu dia naik itu sambil memegang badannya, naik kuda. Kalau atlet yang lain dia bisa pegang dua, dia hanya satu tangan, satu tangan," ujar Prabowo.

Pada akhirnya, atlet tangguh itu mampu merampungkan seluruh rangkaian perlombaan sekaligus mengantar tim Indonesia menyabet medali. Prabowo menilai keteguhan mental tersebut mencerminkan teladan nyata bagaimana seorang atlet menempatkan kehormatan negara jauh di atas kepentingan personal.

"Orang ini tidak mau memilih jalan yang aman atau jalan yang enak. Dia mikir kehormatan bangsa dan negaranya. Ini salah satu contoh yang membanggakan," katanya.

Prabowo menambahkan bahwa atlet yang bersangkutan merupakan prajurit aktif TNI Angkatan Darat. Menyikapi hal itu, ia lantas menginstruksikan para petinggi institusi militer agar memberikan reward berupa akselerasi kenaikan pangkat sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi prestasinya.

Selain memberikan suntikan motivasi moril, Prabowo mengumumkan bahwa pihak pemerintah turut menyediakan insentif finansial bagi segenap atlet yang sukses merengkuh prestasi puncak di ajang Asian Games 2026. Ia merinci bahwa atlet peraih medali emas akan diganjar bonus senilai Rp3 miliar.

Nominal tersebut tercatat jauh lebih tinggi apabila dikomparasikan dengan besaran bonus peraih medali emas pada ajang SEA Games yang berada di kisaran Rp1 miliar.

"Saya diberi laporan oleh Pak Erik, untuk SEA Games medali emas dapat Rp1 miliar ya. Tapi ini Asian Games, medali emas Rp3 miliar," kata Prabowo.

Tidak hanya berhenti pada dukungan bonus uang tunai, Prabowo memastikan bahwa pemerintah juga menyiapkan bentuk penghargaan berupa percepatan jenjang karier bagi para atlet maupun jajaran pelatih peraih medali. Kebijakan afirmasi serupa turut berlaku bagi atlet atau pelatih berstatus anggota aktif institusi TNI maupun Polri.

"Yang kemarin medali perak, medali perunggu pun karier-kariernya kami semua percepat," ujarnya.

Prabowo menegaskan bahwa negara tidak boleh bersikap pelit dalam memberikan apresiasi serta penghormatan kepada insan-insan yang telah mengharumkan nama bangsa.

"Kalau orang Indonesia kan ada pepatah, saya nggak tahu sekarang tapi dulu di tentara: kalau kami berbuat baik komandan suka lupa, kalau kami berbuat kesalahan komandan nggak lupa-lupa. Jadi kalau kesalahan diingat kalau kebaikan suka dilupa. Ini kami rubah," kata Prabowo.

"Kami yang kebaikan kami hargai," lanjutnya.

Mengakhiri rangkaian arahan tersebut, Prabowo berpesan agar seluruh kontingen berjuang secara maksimal demi menjaga kehormatan bangsa Indonesia di panggung Asian Games Aichi-Nagoya 2026, seraya berharap perjuangan keras tersebut berbuah manis berupa berkumandangnya lagu kebangsaan di Jepang.

"Negara dan bangsa menanti prestasimu dan ingin mendengar lagu kebangsaan kami dikumandangkan di sana," tutur Prabowo.

Terkini