KSAL Ungkap Peran Kapal Garibaldi untuk Penanganan Karhutla

Rabu, 09 September 2026 | 19:31:02 WIB
Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali. (Foto: NET)

JAKARTA — Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali menguraikan rancangan pemanfaatan kapal induk Giuseppe Garibaldi sebagai pangkalan helikopter guna menunjang penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Ali di Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (Seskoal), Jakarta Selatan, Rabu, menyatakan bahwa kapal tersebut mampu mengangkut lebih dari sepuluh helikopter menuju perairan yang berdekatan dengan daerah terdampak karhutla.

"Rencananya tidak hanya helikopter Angkatan Laut saja, jadi helikopter Angkatan Darat, helikopter Angkatan Udara juga akan on board," katanya.

Berdasarkan penjelasan Ali, armada helikopter tersebut selanjutnya dapat diberangkatkan dari kapal menuju kawasan karhutla untuk menjalankan misi penyiraman air dari udara (water bombing). 

Usai merampungkan misi, helikopter dapat mendarat kembali ke kapal guna melakukan pengisian bahan bakar tanpa harus bergantung pada ketersediaan fasilitas serupa di daratan sekitar titik bencana.

"Helikopter juga bisa kembali lagi ke kapal induk karena di situ sudah tersedia bahan bakar avtur yang diperlukan oleh heli. Jadi tidak perlu lagi mendarat di daerah-daerah yang belum tentu ada bahan bakar pendukungnya," kata Ali.

Di samping berfungsi sebagai pangkalan udara bagi helikopter, kapasitas kapal tersebut turut dioptimalkan untuk mengangkut aneka perlengkapan penunjang serta perbekalan logistik yang diperlukan selama penanganan karhutla berlangsung.

Sebelumnya, pihak TNI AL telah memastikan bahwa Giuseppe Garibaldi bakal dioperasikan guna menunjang penanganan karhutla selaras dengan instruksi Presiden Prabowo Subianto.

Dalam sidang kabinet terbatas terkait mitigasi bencana di Jakarta pada Senin (7/9), Presiden Prabowo menyampaikan bahwa Giuseppe Garibaldi akan menjalani modifikasi agar optimal dalam memfasilitasi operasional helikopter serta pesawat nirawak (drone).

"Alhamdulillah sebentar lagi kapal induk dari Italia akan masuk ke jajaran Angkatan Laut kita. Itu kita akan refurbish, kita ubah untuk menjadi kapal induk helikopter dan untuk drone," kata Prabowo.

Kepala Negara menyebutkan bahwa kapal itu kelak sanggup menampung sekurangnya sepuluh helikopter kelas menengah yang dilengkapi kapasitas daya angkut air guna memperlancar misi pemadaman kebakaran hutan.

"Jadi kalau kita punya 10 helikopter bisa segera merapat ke titik api yang terbanyak. Ini juga akan sangat membantu respons kita," katanya.

Prabowo menambahkan bahwa pengerahan kapal beserta armada helikopter ini merupakan wujud nyata langkah pemerintah dalam mengoptimalkan mitigasi serta kesiagaan dini menghadapi ancaman bencana.

"Jadi kita persiapan mengatasi mitigasi, jangan menunggu kejadian. Jauh sebelumnya harus kita siapkan," katanya.

Sebagai catatan, Giuseppe Garibaldi merupakan eks kapal induk Angkatan Laut Italia yang dihibahkan kepada pihak Indonesia dan diproyeksikan sebagai kapal induk perdana yang memperkuat jajaran TNI AL. 

Saat ini, armada laut tersebut tengah dalam perjalanan menuju Tanah Air usai bertolak dari Italia. 

Menurut keterangan KSAL, Garibaldi dijadwalkan singgah terlebih dahulu di Kolombo, Sri Lanka, sebelum melanjutkan pelayaran ke Jakarta dan diperkirakan tiba pada Kamis (17/9).

Terkini