Pede Sabet Ballon d'Or 2026, Mbappe Dikritik Christophe Dugarry

Selasa, 08 September 2026 | 02:03:31 WIB
Penyerang timnas Perancis, Kylian Mbappe [FOTO: NET].

JAKARTA - Striker Real Madrid, Kylian Mbappe, menuai semprotan dari legenda Perancis Christophe Dugarry pasca-menegaskan optimismenya bakal merengkuh Ballon d'Or 2026. Klaim tersebut mencetus usai Mbappe melewati musim yang mengesankan bersama klub maupun Timnas Prancis, termasuk mengukir rekor baru sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia 2026. Tingginya rasa percaya diri kapten Timnas Perancis itu justru memicu kontroversi.

Dugarry menilai Mbappe terlalu menonjolkan capaian individu, padahal piala bersama tim tetap menjadi variabel krusial dalam perebutan trofi bergengsi tersebut.

Mbappe Yakin Ballon d'Or 2026 Jadi Miliknya

Mbappe tampil sangat tajam sepanjang musim bersama Real Madrid melalui koleksi 42 gol dari total 44 laga di seluruh ajang. Kegacorannya berlanjut pada pentas Piala Dunia 2026 saat ia menorehkan rekor sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah kompetisi itu.

Bermodal deretan rekor tersebut, pesepak bola berusia 27 tahun ini meyakini Ballon d'Or 2026 berada dalam jangkauannya. Menurut Mbappe, statusnya sebagai penggawa Real Madrid turut membuat namanya senantiasa disangkutpautkan dengan penghargaan itu.

"Saya rasa ketika Anda bermain untuk Real Madrid, orang-orang akan selalu mengasosiasikan Anda dengan penghargaan ini (Ballon d'Or)," ujar Kylian Mbappe dikutip dari One Football.

"Ada banyak orang yang membicarakan saya dan penghargaan itu. Tentu saja saya telah mengukir sejarah di kompetisi paling penting."

"Saya merasa ini adalah tahun yang tepat untuk hal itu, namun masih banyak waktu tersisa dan orang-orang bebas memilih siapa pun yang menurut mereka sebagai pemain terbaik di dunia," akunya.

Walau sangat produktif, Mbappe belum mengunci perjalanan musim dengan raihan piala juara bersama Real Madrid maupun Timnas Prancis.

Dugarry Nilai Pernyataan Mbappe Terlalu Sombong

Pernyataan Mbappe memicu reaksi keras dari Christophe Dugarry, eks penyerang Timnas Perancis yang turut membawa negerinya menjuarai Piala Dunia 1998.

Ia menganggap ocehan juniornya itu terlampau fokus pada pencapaian diri sendiri. Dugarry berargumen bahwa pesepak bola sekaliber Mbappe semestinya lebih mementingkan raihan kolektif bersama klub dan negara ketimbang menggebu-gebu meminta pengakuan atas torehan statistik pribadi.

"Meminta penghargaan individu secara terbuka seperti itu menurut saya tindakan yang kekanak-kanakan dan menyedihkan," kecam Dugarry, dikutip dari Football360.

"Tidak ada hal yang hebat dari tindakan meminta-minta (Ballon d'Or), terutama sebagai kapten tim nasional," tambahnya.

Ballon d'Or Masih Dipengaruhi Prestasi Tim

Sepanjang kariernya, Mbappe sejatinya telah mengoleksi banyak trofi individu. Namun, Ballon d'Or masih menjadi piala pribadi paling prestisius yang belum sanggup ia amankan.

Di dalam penilaian Ballon d'Or, angka statistik pribadi memang memegang peranan. Akan tetapi, pencapaian kolektif bersama klub dan tim nasional turut mengusung bobot yang amat besar.

Absennya trofi bergengsi seperti Liga Champions dalam periode penilaian menyebabkan peluang Mbappe tetap diwarnai perdebatan. Walau bagaimanapun, jumlah gol serta penampilannya sepanjang musim tetap terhitung di jajaran terbaik dunia.

Terkini