BRI Siap Dukung Arahan Prabowo Perluas Kepemilikan Rekening Bank

Selasa, 08 September 2026 | 21:56:02 WIB
Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BRI) Hery Gunardi [FOTO: NET].

JAKARTA - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) berpeluang menambah basis nasabahnya seiring instruksi pemerintah untuk menggenjot kepemilikan rekening perbankan masyarakat.

Instruksi perluasan rekening tersebut disampaikan oleh Presiden Prabowo Subianto pada rapat terbatas bersama jajaran pemerintah di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (7/9/2026).

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan bahwa presiden meminta masyarakat Indonesia memiliki rekening bank serta meminta sejumlah perbankan, termasuk BRI, menyiapkan rekening bagi masyarakat.

Direktur Utama BRI Hery Gunardi menyatakan perseroan siap mendukung kebijakan tersebut melalui koordinasi dengan pemerintah dan pemangku kepentingan terkait. Menurut Hery, perluasan rekening bukan sekadar pembukaan rekening baru, melainkan juga memastikan masyarakat masuk ke ekosistem keuangan formal serta mendapatkan akses layanan keuangan.

“BRI menyambut baik dan siap mendukung arahan Bapak Presiden untuk semakin memperluas kepemilikan rekening masyarakat Indonesia. Bagi kami, ini bukan semata-mata tentang membuka rekening, tetapi bagaimana memastikan semakin banyak masyarakat dapat masuk ke dalam ekosistem keuangan formal serta memperoleh akses terhadap layanan keuangan,” ujar Hery dalam keterangannya, Selasa (8/7/2026).

Menurut Hery, peningkatan kepemilikan rekening dapat menjadi fondasi dalam memperkuat efektivitas berbagai program pemerintah. Dengan masyarakat yang kian terhubung ke sistem perbankan, penyaluran program pemerintah ke depan dapat dilakukan secara lebih cepat, transparan, dan efisien.

Pemerintah juga menyiapkan integrasi data kependudukan dari Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) yang disinkronkan dengan sistem Bank Indonesia, termasuk dalam ekosistem sistem pembayaran. Penggunaan QRIS turut menjadi bagian dari penguatan transaksi digital.

Sebagai bank yang berfokus pada segmen UMKM dan masyarakat mikro, BRI dibekali infrastruktur kuat untuk mendukung perluasan akses layanan keuangan. Hingga akhir kuartal II/2026, BRI mencatat kepemilikan 131 juta nasabah individual.

Jangkauan tersebut ditopang oleh 7.377 unit jaringan kantor, 637.000 e-channel, serta 1,13 juta Agen BRILink yang telah menjangkau lebih dari 60.000 desa. Di samping itu, ekosistem digital melalui super app BRImo hingga kuartal II/2026 telah digunakan oleh 49,7 juta pengguna.

Kombinasi jaringan fisik dan digital tersebut menjadi salah satu keunggulan BRI dalam menjangkau masyarakat yang selama ini memiliki keterbatasan akses terhadap layanan perbankan formal. Kendati demikian, ekspansi rekening perlu dibarengi dengan peningkatan literasi keuangan agar masyarakat tidak hanya memiliki rekening, tetapi juga aktif memanfaatkannya untuk transaksi maupun mengakses layanan keuangan lainnya.

Hery menilai edukasi keuangan merupakan bagian penting dalam memperluas inklusi keuangan. Bagi pelaku usaha mikro dan UMKM, rekening perbankan dapat menjadi pintu masuk untuk membangun rekam jejak transaksi yang mendukung akses terhadap berbagai layanan keuangan. Sementara itu, pemanfaatan sistem pembayaran digital seperti QRIS diharapkan dapat semakin mengintegrasikan masyarakat dan pelaku UMKM ke dalam ekonomi digital.

Hery menilai perluasan kepemilikan rekening memberikan dampak strategis terhadap penguatan ekonomi kerakyatan. Semakin banyak masyarakat yang masuk ke dalam sistem keuangan formal, semakin besar pula peluang terciptanya aktivitas ekonomi yang lebih inklusif dan terdigitalisasi.

“Ketika masyarakat memiliki akses terhadap rekening dan aktif menggunakannya, kami bukan hanya memperluas inklusi keuangan, tetapi juga membuka akses yang lebih besar terhadap aktivitas ekonomi formal dan berbagai kesempatan untuk meningkatkan kesejahteraan,” pungkasnya.

Terkini