Proyek Tol 2027 Dibatasi, Pemerintah Fokus Tiga Ruas Utama

Senin, 07 September 2026 | 04:59:02 WIB
Kepala BPJT, Ni Komang Rasminiati. (Foto: NET)

JAKARTA — Kementerian Pekerjaan Umum (PU) tercatat hanya mematok target pembangunan infrastruktur jalan tol sepanjang 13,5 kilometer (km) pada Tahun Anggaran (TA) 2027 mendatang, yang rencananya direalisasikan melalui Direktorat Jenderal Bina Marga bersama Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT). 

Kepala BPJT, Ni Komang Rasminiati memaparkan bahwa pihak pemerintah telah menyiapkan kucuran dana senilai Rp3,5 triliun guna menjalankan proyek tersebut.

"Kalau yang terkait program pembangunan jalan tol, ini ada target bisa terbangun di 2027 ada tambahan sepanjang 13,5 km dengan alokasi yang sudah teralokasi di RKA [Rencana Kerja dan Anggaran] sebesar Rp3,15 triliun," ujarnya dalam Raker Bersama Komisi V DPR RI, Senin (7/9/2026).

Komang membeberkan bahwa pengerjaan fisik sepanjang 13,5 km jalan bebas hambatan itu merupakan bagian dari skema dukungan konstruksi atau viability gap fund (VGF) untuk tiga ruas tol yang saat ini masih dalam proses pengerjaan (ongoing). 

Ketiga koridor jalan tol yang menerima suntikan dana dari APBN tersebut mencakup ruas Tol Serang–Panimbang, Tol Semarang–Demak Seksi 1, serta Tol Akses Pelabuhan Patimban yang berlokasi di Jawa Barat.

"Ini khusus untuk 3 ruas tol dukungan konstruksi pemerintah, yaitu Tol Serang–Panimbang (Serpan), kemudian Tol Semarang–Demak Seksi 1, dan terakhir adalah jalan tol Akses Patimban di Jawa Barat," pungkas Komang.

Sementara itu, berdasarkan materi paparan yang dijabarkan, dana sokongan untuk pembangunan jalan tol tersebut masuk ke dalam alokasi pagu indikatif Ditjen Bina Marga TA 2027 yang dipatok senilai Rp37,30 triliun. 

Di samping target pembangunan tol sepanjang 13,5 km, Ditjen Bina Marga juga memploting anggaran guna mendukung pembukaan jalan baru sejauh 200,44 km, peningkatan mutu serta preservasi jalan mencapai 932,71 km, hingga preservasi rutin jalan yang menyentuh angka 47.603 km.

Di samping itu, alokasi dana tersebut turut mencakup pos penanganan dampak bencana di wilayah Sumatra, perbaikan infrastruktur jalan dan jembatan di daerah, pembangunan 128 unit jembatan gantung, serta pengadaan fasilitas flyover dan underpass dengan total panjang mencapai 473,9 meter.

Terkini

Raphinha Kapten Baru Barca, Ukir Sejarah Pemain Brasil

Senin, 07 September 2026 | 05:48:32 WIB

Carrick Soroti PR Besar MU Usai Imbang Lawan Everton

Senin, 07 September 2026 | 05:45:32 WIB

Samsung Galaxy S26 FE Rilis di Indonesia, Harga Rp11 Jutaan

Senin, 07 September 2026 | 05:41:02 WIB

FFI Panggil 16 Pemain Futsal Putri untuk Laga Lawan Rusia

Senin, 07 September 2026 | 05:38:01 WIB