Cadev Agustus 2026 Naik 1,2 Miliar Dolar AS Jadi 146,5 Miliar Dolar

Senin, 07 September 2026 | 21:23:32 WIB
Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia Ramdan Denny Prakoso [FOTO: NET].

JAKARTA - Bank Indonesia (BI) mengumumkan bahwa saldo cadangan devisa Indonesia pada penutupan Agustus 2026 menyentuh 146,5 miliar dolar AS, atau bertambah 1,2 miliar dolar AS bila dibandingkan dengan posisi pada akhir Juli 2026 yang sebesar 145,3 miliar dolar AS.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso dalam rilis resminya di Jakarta, Senin, menjelaskan bahwa dinamika posisi cadangan devisa periode Agustus 2026 terutama dipicu oleh setoran pajak dan jasa, disamping penarikan pinjaman luar negeri oleh pemerintah.

Pergerakan positif ini terjadi di tengah pemenuhan pembayaran utang luar negeri pemerintah serta langkah stabilisasi nilai tukar rupiah yang dilancarkan Bank Indonesia demi merespons tingginya ketidakpastian di pasar keuangan global.

Bank sentral mengutarakan bahwa posisi cadangan devisa pada akhir Agustus 2026 setara dengan pembiayaan 5,4 bulan impor atau 5,3 bulan impor plus pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada aman di atas ambang kecukupan internasional yang berada di kisaran 3 bulan impor.

Bank Indonesia menilai tingkat cadangan devisa ini sangat memadai untuk menopang ketahanan sektor eksternal, sekaligus memelihara stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan.

Bank Indonesia turut optimistis bahwa ke depannya, imunitas sektor eksternal bakal tetap solid disokong oleh ketersediaan cadangan devisa yang kuat serta derasnya aliran modal asing yang masuk, sejalan dengan persepsi positif para investor terhadap prospek ekonomi nasional dan imbal hasil investasi yang terus atraktif.

“Bank Indonesia terus meningkatkan sinergi dengan Pemerintah dalam memperkuat ketahanan eksternal guna menjaga stabilitas perekonomian untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” kata Ramdan.

Setelah sempat melandai selama lima bulan beruntun, cadangan devisa pada penutupan Juni 2026 mencatatkan pembalikan arah dengan naik sebesar 700 juta dolar AS hingga bertengger di angka 145,6 miliar dolar AS.

Selanjutnya pada akhir Juli 2026, posisi cadangan devisa terpantau cenderung stabil dengan mengalami pengikisan tipis sebesar 0,3 miliar dolar AS sehingga berada pada level 145,3 miliar dolar AS.

Terkini