Menkeu Tegaskan Bencana Tidak Ganggu Perekonomian Secara Signifikan

Senin, 07 September 2026 | 19:31:01 WIB
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa [FOTO: NET].

JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa berharap situasi bencana yang menerjang Indonesia saat ini tidak memberi dampak signifikan pada perekonomian di kuartal III dan IV tahun ini.

"Aman, dari anggaran tidak ada masalah. Dari ekonomi harusnya ada gangguan sedikit tapi tidak akan sampai memperlambat ekonomi secara signifikan," ujar Purbaya di Jakarta, Senin (7/9/2026).

Ia mengimbuhi bahwa laju perekonomian masih berada dalam koridor target pemerintah.

"Masih (sesuai target), malah kami genjot triwulan ketiga dan keempat ini," katanya.

Menyinggung alokasi penanganan bencana, Purbaya menjelaskan bahwa perkara itu ditopang oleh anggaran Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Walau begitu, pihaknya siap mengalirkan suntikan dana tambahan demi penanggulangan bencana bilamana diperlukan.

"BNPB ada dana. Pasti pertama kali masuk BNPB kalau ada kebutuhan. Nanti kalau (ada) kebutuhan dana tambahan baru kami kasih. Mudah-mudahan tidak besar dampaknya," katanya.

Sebagai informasi, Presiden Prabowo Subianto mengimbau publik, terutama yang berada di daerah Jakarta, Banten, Lampung, dan kawasan sekitar Selat Sunda, supaya tetap tenang serta menguatkan kewaspadaan imbas aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau.

Presiden menyerukan warga guna menuruti seluruh instruksi pemerintah dan petugas di lapangan serta tak mendekati zona Gunung Anak Krakatau. Masyarakat pun diminta mematuhi ketentuan zona bahaya dan batas aman yang sudah ditentukan oleh pihak berwenang.

Presiden Prabowo mengutarakan pemerintah senantiasa mengamati dinamika aktivitas Gunung Anak Krakatau dan menerima pembaruan informasi dari instansi terkait.

Ia juga telah menginstruksikan jajaran BNPB, BMKG, TNI, Polri, Pemerintah Daerah, Kementerian Kesehatan, Kementerian Perhubungan, hingga kementerian dan lembaga terkait guna terus memantau perkembangan situasi.

Di samping itu, seluruh elemen pemerintah diminta menjamin kesiapsiagaan berjalan optimal serta menyalurkan perlindungan dan bantuan yang diperlukan publik.

Khusus untuk warga yang terkena imbas abu vulkanik, Presiden Prabowo mengimbau supaya menjaga kondisi kesehatan dan memakai masker atau alat pelindung pernapasan.

Masyarakat juga diminta membatasi kegiatan di luar ruangan jika pekatnya abu vulkanik cukup tinggi serta mematuhi arahan dari petugas kesehatan maupun pemerintah daerah.

Terkini