Ajak Masyarakat Hidup Sehat, Eco RunFest 2026 Hadirkan Pelari Elite

Minggu, 06 September 2026 | 00:32:01 WIB
Pertamina Eco RunFest 2026. (Foto: NET)

JAKARTA – Ketika dunia terus berubah, manusia tetap menjadi pusat dari setiap perubahan. Semangat tersebut dibawa Pertamina lewat penyelenggaraan Pertamina Eco RunFest 2026, dengan mengajak masyarakat agar bergerak lebih hidup sehat sekaligus membangun kepedulian terhadap sesama dan lingkungan.

Project Manager Pertamina Eco RunFest 2026, Didi Andrian Indra Kusuma, menyampaikan bahwa Eco RunFest tidak lagi ingin dipandang sekadar sebagai ajang lari atau festival musik semata, melainkan sebagai sebuah pergerakan yang mendekatkan manusia dengan kesehatan, sesama, serta alam. 

“Intinya kami ingin semakin menguatkan aspek eco dan menjadikan human sebagai core dari pergerakan ini,” ujar Didi saat hari kedua IdeaFest 2026 di JCC, Jakarta, pada Sabtu (5/9/2026).

Semangat rehumanize yang diusung sebagai tema besar IdeaFest 2026 tersebut diterjemahkan melalui tujuh pilar inisiatif keberlanjutan. Menurut Didi, penggunaan nama “Eco” membawa konsekuensi tanggung jawab yang besar karena pesan kelestarian lingkungan tidak boleh berhenti sebatas slogan. 

Seluruh elemen perhelatan, mulai dari rangkaian kegiatan, pihak kolaborator, hingga pengalaman yang dirasakan peserta, wajib mampu merepresentasikan komitmen tersebut. 

“Eco itu tiga huruf yang punya makna luas, tetapi responsibility-nya juga sangat luas. Kami ingin memastikan promise yang kami sampaikan benar-benar bisa kami deliver,” katanya.

Inisiatif pertama diwujudkan melalui Eco Jersey yang mengintegrasikan prinsip ekonomi sirkular ke dalam atribut pakaian para pelari. Jersey dirancang dengan memanfaatkan bahan daur ulang dari limbah botol plastik serta tekstil. 

Pada tahun ini, Pertamina menggandeng Manta Liberta dalam proses pengembangan material tersebut. Langkah ini diproyeksikan mampu menyerap pemanfaatan sekitar 210.000 botol plastik atau setara dengan 2,5 ton sampah plastik.

Berikutnya terdapat Eco Innovation, yang membuka ruang seluas-luasnya bagi generasi muda untuk terlibat aktif mencari solusi atas persoalan sampah. 

Pertamina bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui kegiatan roadshow ke berbagai sekolah tingkat SMP dan SMA, sekaligus memberikan kesempatan bagi para pelajar guna mengembangkan inovasi pengolahan sampah di lingkungan sekolah masing-masing.

Pesan keberlanjutan turut diperkuat lewat Eco Talent dengan melibatkan para tokoh pemengaruh (KOL), kru, serta para seniman sebagai bagian dari kampanye penyampaian pesan mengenai kebiasaan ramah lingkungan. 

Sementara itu, aspek Eco Production menerapkan prinsip ekonomi sirkular dalam tata kelola produksi acara, antara lain melalui optimalisasi material daur ulang maupun bahan sewaan, penggunaan kembali properti produksi dari tahun sebelumnya, serta pemanfaatan unsur tata hijau (greenery).

Pada sektor pengelolaan limbah, Eco Waste Management diterapkan secara konsisten sejak rangkaian acara pemanasan (road to event) hingga perhelatan puncak. Target utamanya bukan sekadar menekan penggunaan plastik, melainkan memastikan agar material yang dipakai dapat terkumpul dan diolah kembali secara optimal. 

“Goals kami bukan untuk menghilangkan plastik, tetapi mengoptimalkan pengolahannya. Harapannya semua sampah bisa kami olah untuk menjadi sesuatu di kemudian hari,” katanya.

Rangkaian program ini semakin lengkap dengan hadirnya dua inisiatif penutup, yakni Eco Mission dan Eco Education. Melalui Eco Mission, seluruh hasil keuntungan penjualan tiket didedikasikan penuh untuk mendukung berbagai program lingkungan yang memberikan nilai manfaat bagi fasilitas sekolah, masyarakat luas, dan ruang publik. 

Di sisi lain, Eco Education menyediakan fasilitas sustainability dashboard serta carbon calculator agar setiap peserta dapat mengenali jejak lingkungan dari aktivitas fisik yang dilakukan. 

“Dengan demikian, tujuh inisiatif Eco Jersey, Eco Innovation, Eco Mission, Eco Talent, Eco Production, Eco Waste Management, dan Eco Education ini dirancang agar pesan keberlanjutan tidak berhenti ketika acara selesai,” tuturnya.

Melalui beragam inisiatif tersebut, gelaran Eco RunFest diharapkan tidak hanya menawarkan pengalaman berolahraga lari, melainkan mampu menanamkan kebiasaan hidup yang lebih sehat serta menumbuhkan kepedulian ekologis yang terus melekat dalam keseharian peserta.

Keikutsertaan para pelari internasional juga menjadi elemen penting yang membentuk karakter Eco RunFest sebagai ajang olahraga yang telah mengantongi sertifikasi World Athletics Label Road Race. 

Nama Pertamina Eco RunFest kini tercatat secara resmi dalam kalender federasi atletik dunia tersebut sebagai ajang lari berstandar internasional di Jakarta.

Menurut Didi, status bergengsi itu menjadikan kehadiran pelari internasional sebagai bagian krusial dalam menyukseskan perhelatan. 

“Selain membuka pendaftaran secara umum, kami juga mencari perwakilan dari berbagai negara yang memang sudah mempunyai level elite,” ujarnya. 

Kehadiran para atlet kelas dunia dari berbagai negara ini diharapkan dapat mendongkrak kualitas kompetisi sekaligus memperkokoh posisi Eco RunFest sebagai agenda lari Indonesia yang terintegrasi langsung dengan ekosistem olahraga global.

Terkini