BNPB Modifikasi Cuaca Atasi Abu Anak Krakatau di 3 Provinsi

Minggu, 06 September 2026 | 19:48:01 WIB
Kepala BNPB, Suharyanto. (Foto: NET)

JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) akan melangsungkan operasi modifikasi cuaca di wilayah Jakarta, Banten, serta Lampung sebagai respons atas paparan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.

Kepala BNPB, Suharyanto, menyebutkan bahwa langkah ini ditujukan untuk menyapu bersih sebaran abu vulkanik di ketiga daerah terdampak tersebut.

"Hari ini juga kami melaksanakan operasi modifikasi cuaca. Jadi pesawatnya sudah siap di Pondok Cabe, hari ini akan dilaksanakan operasi modifikasi cuaca sampai malam," ucap Suharyanto saat sesi konferensi pers virtual pada Minggu (6/9/2026).

Ia menerangkan bahwa terdapat dua metode operasi modifikasi cuaca (OMC) yang sudah disiapkan. Langkah pertama adalah memakai cara untuk merangsang turunnya hujan.

"Kalau hujannya nanti turun dengan cukup deras begitu, tentu saja abu-abu vulkanik yang sekarang dari mulai kemarin sampai hari ini mengganggu kehidupan kami, ini bisa segera luruh," tambahnya.

Sedangkan untuk langkah kedua, metode OMC Water Mist akan diterapkan jika tidak ada potensi awan hujan. Proses ini berjalan dengan cara menebarkan partikel butiran air halus ke udara.

Diharapkan, prosedur ini mampu memecah partikel abu vulkanik yang berisiko, sehingga kualitas udara di area yang terpapar berangsur membaik.

"Tapi untuk DKI Jakarta, Banten, dan Lampung, apabila tidak ada pertumbuhan awan hujan, ini kami dengan BMKG juga sepakat untuk menggunakan metode water mist, yaitu untuk mengurai partikel abu yang berbahaya," lanjutnya.

Di samping rekayasa cuaca, Suharyanto menyatakan bahwa pihaknya juga sudah bergerak membagikan kebutuhan esensial bagi masyarakat yang terdampak.

"Kemudian yang terakhir, BNPB juga sudah mulai mendistribusikan kebutuhan-kebutuhan logistik masyarakat seperti kebutuhan logistik dasar, kemudian juga masker," tutupnya.

Terkini

Mengenal Air Fungsional, Apakah Lebih Sehat dari Air Biasa?

Minggu, 06 September 2026 | 22:04:02 WIB

Menhub Tutup 6 Bandara Akibat Erupsi Krakatau

Minggu, 06 September 2026 | 22:01:01 WIB

Status Siaga Anak Krakatau Berlanjut Usai Erupsi 25 Jam

Minggu, 06 September 2026 | 21:54:02 WIB

Sayuran Pasaran Tinggi Serat untuk Cukupi Kebutuhan Harian

Minggu, 06 September 2026 | 21:51:01 WIB