Tingkatkan Logistik, Prabowo Minta Rute Pelayaran RI-Rusia Dibuka

Jumat, 04 September 2026 | 22:14:01 WIB
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Federasi Rusia Vladimir Putin di Vladivostok, Rusia [FOTO: NET].

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto mendorong penguatan hubungan ekonomi antara Indonesia dan Rusia lewat kolaborasi bisnis yang lebih riil serta konektivitas logistik yang lebih mumpuni. Salah satu langkah yang dipandang strategis ialah membuka jalur pelayaran langsung yang kompetitif antara Vladivostok dan Indonesia.

Gagasan itu disampaikan Prabowo sewaktu menyampaikan pidato kunci selaku tamu kehormatan utama dalam Eastern Economic Forum (EEF) ke-11 di Far Eastern Federal University (FEFU), Vladivostok, Rusia, Kamis (3/9/2026).

Dalam pidatonya, Prabowo menggarisbawahi semakin eratnya interaksi di antara komunitas bisnis kedua negara. Menurut penjelasannya, bermacam kunjungan dan pertemuan bisnis telah melahirkan hasil yang melampaui sekadar hubungan diplomatik.

“Delegasi bisnis Rusia dan Indonesia bergerak secara intensif di berbagai bidang,” kata Prabowo.

Ia menuturkan, tiap kunjungan antarkedua negara membentangkan jalan bagi hadirnya perkenalan, peluang usaha, rasa percaya, transaksi, hingga kemitraan bisnis jangka panjang. Prabowo menilai dinamika tersebut telah membentuk lingkaran kepercayaan yang makin meluas sejak pertemuan di St. Petersburg pada tahun sebelumnya.

“Sejak St. Petersburg tahun lalu, lingkaran kepercayaan ini telah berkembang,” ujarnya.

Meski begitu, Prabowo menggarisbawahi bahwa kepercayaan yang sudah terbangun di tataran perorangan dan pelaku usaha mesti ditingkatkan menjadi kepercayaan yang bersifat institusional. Hal tersebut terbilang penting supaya kerja sama ekonomi tidak bergantung pada relasi pribadi ataupun pergantian rezim pemerintahan.

“Tugas kami adalah mengubah kepercayaan pribadi menjadi kepercayaan institusional: aturan yang jelas, pembayaran yang dapat diandalkan, logistik yang dapat diprediksi, serta kesepakatan yang tetap bertahan meskipun terjadi pergantian pejabat,” tegas Prabowo.

Dorong Pelayaran Langsung Vladivostok-Indonesia

Dalam agenda tersebut, Prabowo mengemukakan ide yang lebih konkret untuk memperkokoh konektivitas perdagangan kedua negara. Ia berharap ajang forum ekonomi itu mampu menjadi momentum guna merintis rute pelayaran langsung yang kompetitif yang menghubungkan Vladivostok dengan Indonesia.

“Saya percaya di forum ini kami dapat membangun pelayaran langsung yang kompetitif antara Vladivostok dan Indonesia,” kata Prabowo.

Menurutnya, konektivitas tersebut mesti ditopang kepastian operasional, mulai dari jadwal hingga ongkos pengiriman. Aspek asuransi serta ketersediaan muatan dari kedua belah pihak juga patut dikalkulasikan agar rute tersebut dapat beroperasi secara berkelanjutan.

Prabowo menghendaki adanya kepastian mengenai jadwal, biaya, asuransi, serta muatan dua arah sehingga aktivitas pelayaran tidak sekadar menjadi simbol konektivitas, melainkan benar-benar menyokong kegiatan perdagangan.

Dorongan tersebut sejalan dengan langkah Indonesia dan Rusia dalam memperluas jangkauan hubungan ekonomi di tengah meningkatnya interaksi bisnis kedua negara.

Di samping urusan perdagangan dan logistik, Prabowo turut menyerukan pendekatan yang tak kalah praktisnya dalam mempererat hubungan antarmanusia.

“Dan mari kami juga bersikap sama praktisnya mengenai hubungan antarmanusia,” ujar Prabowo.

Terkini

Dilepas Madrid Lewat Telepon, Ceballos Tantang Mantan

Jumat, 04 September 2026 | 06:19:32 WIB

Skenario Lolos Timnas U20 ke Piala Asia 2027

Jumat, 04 September 2026 | 06:18:01 WIB

Bocoran iPhone 18: Harga, Kamera, hingga Layar Lipat

Jumat, 04 September 2026 | 06:16:31 WIB

WBO Desak Sheeraz dan Zhanibek Segera Capai Kesepakatan Duel

Jumat, 04 September 2026 | 06:13:31 WIB