Maybank Indonesia Resmi Jadi PIKK untuk Perkuat Ekosistem Keuangan

Kamis, 03 September 2026 | 01:08:32 WIB
PT Bank Maybank Indonesia Tbk. (BNII). (Foto: NET)

JAKARTA — PT Bank Maybank Indonesia Tbk. (BNII) memperkuat ekosistem layanan keuangan mereka setelah mengantongi izin resmi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai Perusahaan Induk Konglomerasi Keuangan (PIKK).

Direktur Operations Maybank Indonesia Widya Permana mengungkapkan bahwa status anyar ini membuka lebar peluang bagi institusi untuk menyuguhkan solusi finansial secara lebih komprehensif kepada nasabah lewat kolaborasi bersama berbagai entitas di dalam grup.

“Ini memberikan kesempatan bagi kami untuk bisa melayani nasabah kami juga lebih baik,” ujar Widya ketika ditemui dalam Konferensi Pers Hari Pelanggan Nasional yang berlangsung di Kantor Cabang Maybank Thamrin, Jakarta Pusat, pada Kamis (3/9/2026).

Pada saat ini, ekosistem bisnis Maybank Indonesia telah menaungi sederet entitas yang beroperasi di berbagai lini sektor jasa keuangan. Di samping perbankan konvensional, perusahaan juga membawahi WOM Finance yang berfokus pada pembiayaan kendaraan roda dua serta Maybank Indonesia Finance untuk sektor roda empat.

Tidak hanya itu, portofolio mereka turut diperkuat oleh Etiqa Insurance di ranah asuransi, serta Maybank Asset Management dan Maybank Securities Indonesia yang handal menyediakan ragam layanan investasi maupun pasar modal.

Menurut Widya, kelengkapan lini ekosistem tersebut memberi keleluasaan bagi perusahaan untuk menawarkan bermacam opsi produk finansial yang sangat relevan dengan kebutuhan nasabah di setiap fase kehidupan.

Ia mencontohkan bahwa preferensi nasabah umumnya mengalami perkembangan dinamis, mulai dari rencana pembelian kendaraan bermotor, hunian tempat tinggal, hingga kebutuhan instrumen investasi di jenjang usia berikutnya.

“Sudah ada kebutuhan untuk membeli motor, kebutuhannya pada saat usia tertentu perlu beli rumah, pada saat usia tertentu mereka ingin investasi. Nah, di situ semua ada produk yang bisa kami tawarkan,” jelasnya.

Melalui langkah tersebut, ruang lingkup interaksi tidak sekadar berpusat pada urusan transaksi perbankan semata, melainkan wujud nyata komitmen perseroan dalam mendalami kebutuhan finansial serta merumuskan solusi tepat guna lewat ekosistem terintegrasi.

Widya menambahkan, akselerasi penguatan ekosistem ini selaras dengan misi utama Maybank Indonesia, yakni Humanizing Financial Services, guna senantiasa menghadirkan standar produk serta layanan finansial yang bernilai tambah bagi para nasabah.

“Ekosistem ini juga menghadirkan tadi ya, solusi finansial yang lebih lengkap kepada nasabah kami. Dan ini tentu sejalan dengan komitmen kami dan juga dengan misi kami, Humanizing Financial Services,” paparnya.

Agenda penguatan ekosistem ini sekaligus merefleksikan strategi jangka panjang perseroan dalam merajut kedekatan bersama nasabah. Mengambil momentum Hari Pelanggan Nasional 2026, manajemen mengangkat tema Moving Forward Together yang dipadukan bersama filosofi Barefoot Leadership.

Lewat pendekatan interaktif tersebut, jajaran direksi serta manajemen turun langsung menyapa nasabah guna menyerap aspirasi konstruktif demi mendongkrak mutu pelayanan ke depan.

Widya menegaskan bahwa nasabah menempati posisi sentral sebagai pemangku kepentingan utama. Oleh karena itu, manajemen berupaya memastikan setiap masukan berharga dapat menjadi fondasi strategis dalam pengembangan layanan perbankan selanjutnya.

“Kami ingin tahu apa sih kebutuhan nasabah. Makanya kami juga hadir, mendengarkan, tadi kita juga tanya feedback-nya, masukan apa, sehingga kami bisa terus memberi layanan yang terbaik bagi nasabah,” pungkasnya.

Terkini

PMUI Perpanjang Divestasi Saham GRPM Hingga Akhir 2026

Kamis, 03 September 2026 | 04:03:02 WIB

TRIS Tebar Dividen Interim Rp7 Miliar Usai Laba Naik

Kamis, 03 September 2026 | 04:00:01 WIB

Cesc Fabregas Raih Penghargaan Pelatih Terbaik di Serie A

Kamis, 03 September 2026 | 03:56:32 WIB