Dukung Penerbangan Hijau, Pertamina Tambah 2 Lokasi Sertifikasi SAF

Rabu, 02 September 2026 | 23:33:02 WIB
Ilustrasi Petugas mengisikan bahan bakar bersih yakni Sustainable Aviation Fuel (SAF) ke pesawat [FOTO: NET].

JAKARTA - PT Pertamina Patra Niaga memperlebar jangkauan layanan penyaluran bahan bakar Sustainable Aviation Fuel (SAF) menjadi lima titik strategis di Indonesia sebagai bentuk komitmen perseroan dalam menyokong program penerbangan hijau.

Direktur Pemasaran Korporat Pertamina Patra Niaga Alimuddin Baso, dalam keterangannya di Jakarta, Rabu, mengutarakan bahwa tambahan dua titik yang berhasil meraih sertifikasi International Sustainability and Carbon Certification (ISCC) tersebut yakni Aviation Fuel Terminal (AFT) Juanda serta Integrated Terminal (IT) Surabaya.

"Sertifikasi ISCC di dua lokasi tersebut telah terbit pada 8 Agustus 2026 dan berlaku selama satu tahun," ujarnya.

Kelima fasilitas operasional yang telah mengantongi sertifikasi ISCC mencakup AFT Soekarno-Hatta, AFT Halim Perdanakusuma, AFT Ngurah Rai, AFT Juanda, dan IT Surabaya.

Menurut penjelasan Alimuddin, perluasan cakupan sertifikasi ISCC menuju lima titik ini merupakan pijakan strategis untuk memperluas aksesibilitas layanan SAF sekaligus memperkokoh kesiapan Pertamina Patra Niaga dalam menangkap peluang ekspansi pasar penerbangan berkelanjutan di Tanah Air.

"Dengan semakin luasnya cakupan sertifikasi dan kesiapan rantai pasok, kami optimistis dapat memberikan layanan yang semakin dekat dengan kebutuhan maskapai sekaligus mendukung pertumbuhan ekosistem SAF nasional," ujarnya.

Alimuddin menyampaikan lebih lanjut bahwa menginjak tahun ketiga penerapannya, sertifikasi ISCC menjadi bagian dari langkah Pertamina Patra Niaga guna menjamin pengelolaan SAF beserta atribut keberlanjutannya memenuhi prinsip compliance, governance, traceability, dan chain of custody sesuai dengan standar keberlanjutan yang diakui secara global.

Penambahan fasilitas di Bandara Juanda sekaligus membuka celah untuk menyerap permintaan voluntary dari maskapai penerbangan di wilayah Surabaya dan area sekitarnya.

Sementara itu, IT Surabaya menjadi integrated terminal perdana di lingkungan Pertamina Patra Niaga yang mengantongi sertifikasi ISCC, sehingga memperluas cakupan penerapan standar keberlanjutan pada jejaring rantai pasok di luar aviation fuel terminal.

Penguatan legitimasi sertifikasi ini sekaligus menyokong kesiapan Pertamina Patra Niaga mengarungi implementasi mandat SAF dari Pemerintah Indonesia yang dimulai pada 2027, melalui penyempurnaan operasional, keandalan infrastruktur, serta tata kelola rantai pasok.

"Langkah ini menjadi bagian dari dual growth strategy Pertamina dalam mengembangkan ekosistem biofuel dan bisnis rendah karbon, sekaligus mendukung upaya pencapaian target net zero emission Indonesia pada 2060," sebut Alimuddin.

Terkini