Premier League Jawab Kontroversi Handball Maguire & Alisson

Selasa, 01 September 2026 | 02:27:31 WIB
Alasan Premier League Sahkan Gol Maguire dan Penalti Alisson. (Foto: NET)

JAKARTA - Sejumlah keputusan wasit serta Video Assistant Referee (VAR) kembali menjadi sorotan sepanjang Pekan ke-2 Premier League 2026-2027. 

Premier League Match Centre lantas memberikan penjelasan terkait tiga insiden utama, yakni handball Harry Maguire dalam laga Manchester United, penalti Alisson saat Liverpool menjamu Nottingham Forest, serta keputusan nihil penalti bagi Manchester City usai bola mengenai tangan pemain Crystal Palace.

Klarifikasi tersebut dipublikasikan langsung melalui laman resmi Premier League. Ketiga insiden itu terjadi dalam rangkaian pertandingan antara Manchester United kontra Ipswich Town, Liverpool versus Nottingham Forest, serta Crystal Palace melawan Manchester City. 

Pekan ke-2 sendiri belum sepenuhnya rampung karena masih menyisakan satu laga penutup antara Aston Villa dan Arsenal di Villa Park pada hari Selasa pukul 02.00 WIB.

Kejadian pertama bermula ketika Manchester United menaklukkan Ipswich Town dengan skor 5-2 di Old Trafford pada hari Minggu. Memasuki menit ke-56, bola hasil sapuan Sasa Lukic sempat mengenai tangan Harry Maguire sebelum bek tengah Manchester United tersebut melepaskan tembakan. 

Tembakan Maguire kala itu tidak mengarah langsung ke gawang, melainkan membentur Jacob Greaves dan berbelok masuk sebagai gol bunuh diri. Pihak VAR pada akhirnya tetap mengesahkan gol tersebut.

Premier League Match Centre menerangkan bahwa Maguire memang melakukan handball, tetapi kontak tersebut terjadi secara tidak disengaja dan ia bukanlah pemain yang mencetak gol secara langsung. 

"Itu gol bunuh diri dan handball yang tidak disengaja tidak dapat dihukum, jadi kami merekomendasikan Anda memberikan gol," demikian bunyi komunikasi resmi VAR yang sejalan dengan regulasi Laws of the Game dari IFAB.

Insiden kedua terjadi di Anfield saat Liverpool menjamu Nottingham Forest pada hari Sabtu. Tepat pada menit ke-68, Alisson menjatuhkan Neco Williams di area terlarang. Wasit Sam Barrott langsung menunjuk titik putih dan memberikan penalti kepada Forest yang kemudian diperiksa ulang oleh VAR. 

"Bagi saya, dia keluar dan tidak memainkan bola ketika dia menjatuhkan pemain. Dia tidak memainkan bola," ujar wasit dalam komunikasi resmi Premier League Match Centre, sementara VAR mengonfirmasi adanya kontak fisik antara tangan kanan Alisson dan kaki kiri Williams.

Morgan Gibbs-White sukses memanfaatkan peluang tersebut untuk membawa Forest unggul sebelum disamakan Victor Munoz pada menit ke-82.

Insiden ketiga berlangsung dalam lawatan Manchester City ke markas Crystal Palace di hari yang sama. Pada menit ketujuh, bola sempat mengenai lengan Jorgen Strand Larsen di dalam kotak penalti Palace, namun wasit memutuskan untuk tidak memberikan hadiah penalti. 

Premier League Match Centre menyatakan bahwa keputusan tersebut dipertahankan karena bola terlebih dahulu mengenai bagian tubuh Strand Larsen sebelum membentur lengannya. 

"Keputusan di lapangan adalah tidak penalti. Kami melihat bola mengenai kaki lalu lengan," tegas sang wasit yang diperkuat oleh konfirmasi VAR. 

Manchester City pada akhirnya tetap mengamankan kemenangan meyakinkan 4-1 atas Palace lewat aksi gemilang Rayan Cherki.

Terkini