Ingatkan Mitra Kerja, Menteri PKP Minta Jaga Kepercayaan Publik

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 17:25:32 WIB
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait [FOTO: NET].

JAKARTA - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait mengingatkan para mitra kerja pemerintah guna konsisten merawat kepercayaan publik serta mengedepankan mutu melalui proses check and balance pada tiap tingkatan kerja.

Ia pun menggarisbawahi komitmen pemerintah dalam memacu pelaku usaha di daerah sebagai langkah pemerataan roda ekonomi, sembari tetap memegang erat kepercayaan masyarakat dan pemerintah.

“Harus menjaga komitmen. Jangan sekedar menerima uang (menjual produk) tapi rumahnya tidak jelas, kasihan masyarakat nantinya,” ujar Maruarar atau disapa Ara dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (29/8/2026).

Menteri PKP Maruarar Sirait menghadiri penganugerahan 20th Annual Indonesia Property & Bank Award (IPBA) ke-20 Tahun 2026. Dalam helatan itu, Ara menyerahkan hadiah umrah yang tidak hanya ditujukan bagi pengembang rumah subsidi terbaik, namun juga dianugerahkan kepada marbot masjid serta jurnalis. Secara komprehensif, terhitung 60 tiket umrah disalurkan pada rangkaian apresiasi tersebut.

Penyerahan hadiah umrah untuk pengembang rumah subsidi terbaik menjadi wujud apresiasi bagi elemen yang selama ini berkontribusi menyokong penyediaan hunian untuk masyarakat berpenghasilan rendah.

Sektor rumah subsidi mengantongi posisi strategis di dalam ikhtiar pemerintah memperluas jangkauan kepemilikan hunian. Oleh sebab itu, penghargaan bagi pengembang terbaik diharapkan bukan cuma menjadi wujud pengakuan atas raihan kinerja perusahaan, melainkan turut merangsang eskalasi kualitas pembangunan rumah subsidi di berbagai pelosok daerah.

Uniknya, Menteri PKP Maruarar Sirait menegaskan bahwasanya hadiah yang diserahkan kepada pengembang tidak diperuntukkan bagi kepentingan personal pemilik atau jajaran direksi.

“Hadiah tersebut harus diberikan kepada karyawan masing-masing pengembang sebagai bentuk penghargaan atas kontribusi dan kerja mereka di lapangan,” kata Ara.

Kebijakan itu menitipkan pesan bahwasanya ketercapaian suatu perusahaan pengembang tak bisa dipisahkan dari kerja kolektif seluruh tim, termasuk para pekerja yang terjun langsung pada alur pembangunan dan pelayanan menuju masyarakat.

Komitmen menyalurkan apresiasi bagi pelaku industri rumah subsidi juga dipastikan berlanjut pada tahun depan.

Pada kesempatan itu, Maruarar Sirait mengutarakan komitmennya untuk mengucurkan hadiah yang kian nyata berwujud delapan unit rumah subsidi bagi pengembang rumah subsidi terbaik pada ajang penghargaan tahun depan. Hadiah itu kembali diprioritaskan untuk diserahkan kepada para karyawan pengembang.

Komitmen ini sekaligus menjadi bentuk penghargaan terhadap para pekerja yang memegang peranan krusial dalam keberhasilan pengembang mengesekusi proyek rumah subsidi.

Pemberian rumah subsidi sebagai hadiah juga mengusung makna yang seirama dengan spirit program perumahan nasional, yakni memperlebar akses publik terhadap hunian yang layak serta terjangkau.

Terkini