Ampas Teh Bekas Seduhan Jangan Dibuang, Ini Manfaatnya untuk Tanaman di Rumah

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 10:45:00 WIB

BISNISINSIGHT.COM — Brilio.net melansir dari Liputan6.com, Sabtu (29/8/2026), ampas teh yang tersisa setelah menyeduh minuman masih menyimpan unsur hara seperti nitrogen, fosfor, kalium, kalsium, dan magnesium. Sayangnya, bahan organik ini perlu melalui proses penguraian dulu sebelum nutrisinya siap diserap tanaman.

Karena itu, ampas teh tidak bisa disamakan dengan pupuk lengkap yang memang diformulasikan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi. Pemanfaatannya lebih tepat diposisikan sebagai tambahan bahan organik, bukan pengganti tanah maupun pupuk utama.

Ampas Basah Sebaiknya Dikeringkan Lebih Dulu

Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah memisahkan ampas dari sisa air teh. Ampas yang masih basah tidak boleh langsung ditumpuk di dalam pot karena kelembapan tambahan bisa membuat permukaan media mudah berjamur.

Sebarkan ampas secara tipis di atas nampan atau wadah terbuka. Letakkan di tempat dengan sirkulasi udara baik dan biarkan sampai kadar airnya berkurang. Ampas yang sudah kering bisa langsung digunakan dalam jumlah kecil atau disimpan untuk bahan kompos.

Campur Tipis ke Media Tanam atau Tabur di Permukaan

Untuk tanaman yang belum ditanam, ampas teh kering bisa dicampurkan sedikit ke media tanam bersama tanah dan kompos matang. Jangan menjadikan ampas teh sebagai komponen utama karena bahan organik yang belum terurai sepenuhnya belum tentu langsung menyediakan nutrisi dalam bentuk siap pakai.

Jika tanaman sudah tumbuh, taburkan ampas teh kering secara tipis di sekitar tanaman, lalu campur perlahan dengan lapisan tanah paling atas. Hindari menumpuk ampas tepat di pangkal batang karena area tersebut bisa terlalu lembap dan menimbulkan masalah.

Kapan Ampas Teh Sebaiknya Masuk Kompos?

Ketika ampas teh yang terkumpul cukup banyak, pengomposan menjadi pilihan yang lebih praktis. Ampas teh bisa dicampurkan bersama bahan organik lain seperti sisa sayuran dan daun kering. Setelah kompos matang, hasilnya bisa digunakan sebagai campuran media tanam.

Cara ini membuat pemanfaatan ampas teh lebih terarah karena tidak perlu memberikan bahan organik segar dalam jumlah besar langsung ke pot.

Perhatikan Gula, Susu, dan Tanda-Tanda Berlebih

Tidak semua sisa teh cocok untuk tanaman. Ampas dari teh yang diberi gula, susu, krimer, atau bahan tambahan lain sebaiknya tidak langsung dimasukkan ke media tanam. Sisa bahan tersebut bisa mengundang semut dan serangga lain, membuat media tidak nyaman bagi tanaman.

Penggunaan ampas teh juga perlu dihentikan sementara jika media mulai berubah terlalu basah, muncul bau tidak sedap, atau terlihat pertumbuhan jamur berlebihan. Singkirkan sebagian bahan jika lapisannya terlalu tebal dan perbaiki sirkulasi udara media.

Prinsipnya, gunakan sedikit terlebih dahulu dan lihat respons tanaman. Ampas teh bisa menjadi tambahan organik yang berguna selama cara pakainya tepat dan tidak berlebihan.

Terkini