Megawati Pertanyakan Peran PBB: Mengapa Perang Tak Kunjung Selesai?

Jumat, 28 Agustus 2026 | 16:28:00 WIB

BISNISINSIGHT.COM — Megawati mengaku resah melihat berbagai perang yang masih berlangsung di dunia. Menurutnya, organisasi internasional seperti PBB justru terkesan tak berdaya menyelesaikan persoalan tersebut.

"Seperti sekarang ini saja menurut saya sebagai seorang presiden, perang itu mengapa tidak bisa diselesaikan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa? Itu sebuah big question for me," ujarnya dalam sambutan yang dikutip dari keterangan resmi.

Dewan Keamanan PBB Dinilai Usang

Megawati menilai akar persoalannya ada pada struktur PBB, khususnya Dewan Keamanan (DK) PBB, yang dinilainya sudah tidak relevan dengan kondisi dunia sekarang. Ia mengingatkan bahwa lembaga ini terbentuk setelah Perang Dunia Kedua.

"Ayah saya selalu meminta PBB untuk mengubah diri karena dibuat setelah Perang Dunia Kedua. Sekarang sudah beda peradabannya," kata Megawati menyinggung Soekarno.

Ia menambahkan, negara-negara yang dulu belum merdeka dan kini telah berdiri sendiri juga harus mendapat tempat di Dewan Keamanan. "Strukturnya sudah tidak boleh seperti apa yang ada sekarang ini," tegasnya.

Usulan Forum Para Pemimpin dan Ilmuwan

Di hadapan Ramos-Horta, Megawati melontarkan gagasan untuk membentuk ruang pertemuan berkala yang mempertemukan pemimpin politik, ilmuwan, dan pemikir. Forum ini rencananya digelar dua kali setahun untuk membahas isu kemanusiaan dan masa depan peradaban.

"Kalau betul bisa disetujui, langkah itu akan mempererat kita untuk bersama-sama menjaga dunia ini supaya tetap aman, juga dari global warming," tuturnya.

Ilmu Pengetahuan untuk Kemanusiaan

Megawati juga menyoroti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang pesat. Ia mengingatkan agar kemajuan tersebut digunakan untuk membangun peradaban, bukan menghancurkannya.

"Sekali lagi, kemajuan peradaban, bukan penghancuran peradaban," tegasnya. Ia pun mendorong adanya hukum internasional yang mengatur dampak negatif teknologi agar dunia tidak terpecah akibat persaingan geopolitik.

"Pertemuan hari ini bagi saya bukan hanya pertemuan dengan para ilmuwan. Saya melihatnya sebagai kesempatan untuk mempertemukan ilmu pengetahuan dengan tanggung jawab politik," kata Megawati.

Menutup sambutannya, Megawati mengajak hadirin bersulang sebagai simbol komitmen bersama. "Mari kita bersulang agar kita dapat memegang api perjuangan untuk mendedikasikan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi bagi amal kemanusiaan," tandasnya.

Terkini